Tahun 2026 menjadi titik balik bagi pertanian di Kabupaten Dompu. Di tengah keterbatasan dan tantangan yang selama ini membayangi petani, secercah harapan hadir melalui program cetak sawah baru seluas 1.090 hektare yang dialokasikan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Program ini bukan sekadar proyek pembangunan. Ia adalah jawaban atas kegelisahan panjang petani—tentang air, tentang kepastian tanam, dan tentang masa depan yang selama ini terasa jauh.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Syahrul Ramadhan, menegaskan bahwa program ini lahir dari proses panjang dan terukur.
“Dari 1.200 hektare yang kita usulkan, 1.090 hektare dinyatakan layak melalui hasil Survey Investigasi dan Desain (SID). Ini menunjukkan bahwa program ini benar-benar disiapkan secara matang,” ujarnya.
Pelaksanaan program akan dilakukan melalui kerja sama dengan TNI dan pihak ketiga yang memiliki alat berat, sementara pemerintah daerah memastikan kesiapan petani dan lokasi melalui data CPCL (Calon Petani dan Calon Lokasi).
Di Desa Riwo, Kecamatan Woja, Safrudin berdiri di atas lahan yang selama ini hanya bisa ditanami secara terbatas. Kini, lahan itu akan berubah menjadi sawah produktif.
Dengan mata berbinar, ia mengungkapkan harapannya panjang:
“Selama ini kami hanya bisa menanam seadanya. Kalau hujan bagus, kami panen. Kalau tidak, kami rugi. Tapi dengan adanya program ini, kami merasa seperti diberi kesempatan baru untuk hidup lebih baik.”
Ia lalu melanjutkan dengan suara yang lebih dalam:
“Kalau sawah ini jadi, kami bisa tanam padi secara teratur. Tidak lagi bergantung pada cuaca. Kami bisa panen lebih dari sekali. Ini bukan hanya soal hasil, tapi soal masa depan keluarga kami.”
Safrudin juga menekankan arti kehadiran pemerintah:
“Yang paling kami rasakan adalah perhatian. Kami merasa dilihat, didengar. Pemerintah hadir untuk kami. Itu yang membuat kami semakin semangat.”
Di balik angka 1.090 hektare, tersimpan harapan ribuan petani—bahwa perubahan bukan lagi janji, melainkan sesuatu yang sedang dikerjakan. (kerjasama)
![]()










