• Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Login
Tamborapost.com
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

‎BRIN dan Komisi X DPR RI Perkuat Jurnalisme Sains di NTB di Tengah Era AI  ‎

tamborapost by tamborapost
17 Mei 2026
in HEADLINE
0
‎BRIN dan Komisi X DPR RI Perkuat Jurnalisme Sains di NTB di Tengah Era AI   ‎

MATARAM – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Komisi X DPR RI menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTB menggelar kegiatan sosialisasi teknik menulis berita ilmiah populer di tengah tantangan era kecerdasan buatan (AI) dan banjir disinformasi.‎

‎Kegiatan yang menghadirkan peneliti BRIN, Mega Mardita tersebut menekankan pentingnya kemampuan wartawan membaca, membingkai, dan memverifikasi informasi ilmiah agar tidak terjebak dalam penyebaran informasi yang menyesatkan. Materi bertajuk “Jurnalisme Sains di Era AI & Disinformasi” membahas bagaimana media saat ini memiliki peran sebagai “agen pengetahuan publik” di tengah semakin kompleksnya isu berbasis sains dan teknologi. ‎

RELATED POSTS

Tambora Post Borong Dua Penghargaan Cerita Sasambo 2026, Raih Rp15 Juta dan Emas

Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan

‎Dalam pemaparannya, Mega Mardita menyoroti bahwa hampir seluruh isu publik saat ini bersinggungan dengan sains, mulai dari teknologi dan AI, krisis global, hingga kebijakan berbasis data. Karena itu, media dituntut mampu menerjemahkan bahasa ilmiah yang rumit menjadi informasi yang mudah dipahami masyarakat.

‎Menurutnya, banyak berita sains gagal menarik perhatian publik karena terlalu teknis dan dipenuhi jargon ilmiah. Padahal masyarakat lebih tertarik pada dampak nyata suatu penelitian terhadap kehidupan sehari-hari.

‎“Publik tidak hanya ingin tahu bahwa penelitian dilakukan, tetapi mengapa mereka harus peduli terhadap hasil riset tersebut,” kata Mega menyampaikan salah satu poin penting dalam materi yang disampaikan.

‎Mega juga memperkenalkan formula dasar jurnalisme sains, yakni terkait temuan, dampak, dan manusia. Di mana hasil penelitian harus diterjemahkan menjadi manfaat konkret bagi publik.

‎‎Selain itu, peserta juga dibekali cara cepat membaca jurnal ilmiah dengan memahami abstrak, metode penelitian, hingga kesimpulan untuk menghindari pemberitaan yang berlebihan terhadap hasil riset yang masih prematur.

‎‎Dalam sesi lain, Mega mengingatkan wartawan agar tidak terjebak pada kesalahan umum seperti menyamakan korelasi dengan kausalitas, serta terlalu cepat mengutip hasil riset preprint yang belum melewati proses peer review.

‎Ia juga menegaskan bahwa AI kini membawa tantangan baru dalam dunia jurnalistik, mulai dari deepfake audio dan video, artikel sintetis, jurnal palsu, hingga halusinasi AI yang dapat memanipulasi data dan informasi.

‎‎Karena itu, wartawan masa depan dituntut memiliki kemampuan verifikasi berlapis, literasi data, serta kemampuan berpikir kontekstual yang tidak dapat sepenuhnya digantikan AI.

‎‎Sementara Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani atau Miq Ari yang turut hadir melalui sambungan zoom menilai, penguatan kapasitas wartawan penting agar informasi berbasis riset dapat dipahami publik secara benar dan tidak menimbulkan disinformasi.

‎“Di era digital dan perkembangan AI saat ini, wartawan dituntut tidak hanya cepat menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu memverifikasi dan menerjemahkan informasi ilmiah agar mudah dipahami masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas insan pers, khususnya di NTB,” ujar Miq Ari.

‎Ia menilai, kolaborasi antara BRIN, DPR RI, dan PWI NTB menjadi langkah strategis dalam membangun literasi publik berbasis data dan riset ilmiah.

‎“Terimakasih sahabat-sahabat media di Mataram, khususnya PWI NTB. Kita ingin hasil-hasil riset tidak berhenti di ruang akademik saja, tetapi bisa diterjemahkan menjadi informasi yang berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Media memiliki peran penting sebagai jembatan antara dunia riset dan publik,” katanya.

‎‎Anggota DPR RI Dapil Pulau Lombok ini juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap maraknya disinformasi dan manipulasi konten berbasis AI yang kini semakin sulit dibedakan dari informasi asli.

‎‎“Pers harus tetap menjadi penjaga kepercayaan publik. Verifikasi, akurasi, dan etika jurnalistik harus tetap menjadi fondasi utama di tengah banjir informasi digital,” pungkasnya. (*)

‎

Loading

Tags: ‎BRINEra AI  ‎Jurnalisme SainsKomisi X DPR RINtb

Related Posts

Tambora Post Borong Dua Penghargaan Cerita Sasambo 2026, Raih Rp15 Juta dan Emas

Tambora Post Borong Dua Penghargaan Cerita Sasambo 2026, Raih Rp15 Juta dan Emas

by tamborapost
9 Oktober 2026
0

SEMBALUN, LOTIM – Media online Tambora Post kembali menorehkan prestasi dalam ajang Lomba Karya Jurnalistik Cerita Sasambo 2026 yang diselenggarakan...

Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan

Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan

by tamborapost
2 Oktober 2026
0

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., menerima langsung audiensi jajaran PT Bank...

Bagian Umum Setda Dompu Mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Bagian Umum Setda Dompu Mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

by tamborapost
1 Oktober 2026
0

Musyafirin Masih Aktif di Partai, Presiden Kasta NTB Tuntut PDIP Bersikap Tegas, Jangan Jadi Beban Partai

Musyafirin Masih Aktif di Partai, Presiden Kasta NTB Tuntut PDIP Bersikap Tegas, Jangan Jadi Beban Partai

by tamborapost
30 September 2026
0

MATARAM—Kasta NTB melalui presidennya, Lalu Munawir Haris yang akrab disapa Wink Haris, meminta DPD PDI Perjuangan NTB memberikan kejelasan mengenai...

Agar Pembangunan Tak Salah Arah, Kantor Pertanahan dan Pemkab Lombok Tengah Perkuat Tata Ruang

Agar Pembangunan Tak Salah Arah, Kantor Pertanahan dan Pemkab Lombok Tengah Perkuat Tata Ruang

by tamborapost
29 September 2026
0

LOMBOK TENGAH – Laju pembangunan di Kabupaten Lombok Tengah perlu diimbangi dengan penataan ruang yang terarah agar pemanfaatan wilayah tidak...

Next Post
‎Jiwa Sosial di Tengah Keterbatasan, Reza Dompu Dapat Hadiah Umrah Gratis dari Travel THU

‎Jiwa Sosial di Tengah Keterbatasan, Reza Dompu Dapat Hadiah Umrah Gratis dari Travel THU

‎Jiwa Sosial di Tengah Keterbatasan, Reza Dompu Dapat Hadiah Umrah Gratis dari Travel THU

‎Hadiah Umroh dari PT THU Bikin Reza Dompu Terharu, Publik Beri Dukungan Positif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result




Pos-pos Terbaru

  • Tambora Post Borong Dua Penghargaan Cerita Sasambo 2026, Raih Rp15 Juta dan Emas
  • Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan
  • Bagian Umum Setda Dompu Mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026
  • Musyafirin Masih Aktif di Partai, Presiden Kasta NTB Tuntut PDIP Bersikap Tegas, Jangan Jadi Beban Partai
  • Agar Pembangunan Tak Salah Arah, Kantor Pertanahan dan Pemkab Lombok Tengah Perkuat Tata Ruang
Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr   Jun »
Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr   Jun »
Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr   Jun »
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com