• Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
Sabtu, 11 Juli 2026
  • Login
Tamborapost.com
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Ketika Pak Kapolda Sulit Dihentikan

tamborapost by tamborapost
16 Juni 2026
in HEADLINE
0
Ketika Pak Kapolda Sulit Dihentikan
Pertandingan persahabatan antara tim PWI NTB melawan Polda NTB berlangsung penuh semangat dan suasana kekeluargaan. Laga yang digelar pada malam hari itu menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus membangun kebersamaan di luar aktivitas kerja sehari-hari.

 

Laporan : Saudi – Kota Mataram

RELATED POSTS

Gebrakan Baru! Otsuka Gandeng RS Nasional dalam Program Mental Ease at Workplaces

AMMAN Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Optimalkan Perolehan Mineral

LAMPU-LAMPU stadion mulai menyala saat malam turun di Kota Mataram. Cahaya putih memantul di rumput hijau Lapangan Kosta Sport Hub.

Di pinggir lapangan, obrolan ringan, tawa, dan saling sapa antara wartawan dan jajaran Polda NTB terdengar lebih dominan daripada aroma kompetisi.

Awalnya, banyak yang mengira ini hanya pertandingan persahabatan biasa. Namun begitu peluit dibunyikan, suasananya berubah.

Saya berdiri di lapangan dengan satu pikiran sederhana. Jangan sampai kebobolan terlalu cepat.

Di seberang, sosok Kapolda NTB, Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, berdiri di lini depan. Tidak banyak gestur. Tidak banyak bicara.

Tapi dari cara berdiri dan tatapan matanya, terlihat beliau datang bukan hanya untuk berfoto atau menjalankan seremoni. Beliau datang untuk bermain.

Dan beberapa menit setelah pertandingan dimulai, saya sadar satu hal. Ini tidak akan mudah.

Babak pertama berjalan cukup mengejutkan. Tim wartawan tampil percaya diri. Umpan-umpan pendek berjalan. Serangan dibangun rapi. Bahkan skor sempat berpihak kepada kami, unggul 4–2.

Saya sendiri mendapat tugas sebagai center back. Tugas yang di atas kertas terdengar sederhana. Menjaga pergerakan striker.

Masalahnya, striker yang saya hadapi malam itu bukan tipe pemain yang berdiri menunggu bola. Pak Kapolda bergerak terus.

Beliau mencari ruang, membuka celah, berlari tanpa bola, lalu tiba-tiba muncul di posisi yang tidak terduga.

Beberapa kali saya mencoba menempel ketat. Ketika bola datang, saya pikir masih bisa diantisipasi.

Ternyata terlambat. Satu langkah. Dua langkah. Lalu beliau sudah lebih dulu berada di depan. Saya sempat adu sprint mengejar bola. Hasilnya? Gagal.

Yang paling terasa bukan hanya kecepatannya, tapi konsistensinya. Nafas tetap panjang. Tempo tetap tinggi. Dari menit awal sampai peluit akhir babak kedua, intensitas permainannya nyaris tidak turun.

Gocekannya cepat. Gerakan tanpa bolanya hidup. Tendangannya keras.

Dan yang membuat sulit dijaga, beliau paham kapan harus menunggu dan kapan menyerang ruang kosong.

Di pinggir lapangan terdengar teriakan saling memberi instruksi. Pertandingan yang awalnya cair berubah menjadi kompetitif. Tapi tetap hangat. Tidak ada tensi berlebihan. Tidak ada gestur emosional.

Hanya orang-orang yang sedang menikmati permainan.

Lalu datang babak kedua. Polda NTB mulai mengubah pola permainan.

Umpan lebih rapi. Transisi lebih cepat. Organisasi permainan mulai terlihat. Serangan demi serangan datang.

Perlahan skor berubah. Dari tertinggal. Menjadi imbang. Lalu berbalik.

Sampai akhirnya papan skor berhenti di angka 9–5 untuk kemenangan Polda NTB.

Dan di antara gol-gol yang tercipta, Pak Kapolda ikut mencatatkan namanya beberapa kali.

Usai pertandingan, keringat masih mengalir. Nafas masih berat. Tapi yang terasa bukan rasa kalah. Yang terasa justru keakraban.

Di luar lapangan, jabatan memang ada. Seragam memang berbeda. Tetapi selama satu pertandingan itu, semua menjadi pemain.

Usai laga, Kapolda NTB menyampaikan bahwa pertandingan ini bukan soal menang atau kalah, melainkan ruang untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dan insan pers di Nusa Tenggara Barat.

Beliau mengapresiasi semangat para wartawan yang sempat unggul di babak pertama sebelum tim Polda melakukan perubahan strategi dan membalikkan keadaan.

Lebih dari itu, beliau berharap kegiatan semacam ini terus dilakukan sebagai ruang kolaborasi yang lebih cair antara pers, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat menjelang berbagai agenda besar olahraga di NTB, termasuk persiapan menuju PON 2028.

Dukungan itu juga diperkuat untuk pelaksanaan Porwada PWI NTB yang akan digelar akhir Juni nanti.

Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin juga ikut bermain di babak kedua dan nyaris mencetak gol. Ia menyebut pertandingan ini bukan hanya olahraga, tetapi simbol hubungan yang selama ini terbangun baik antara insan pers dan Polri.

Bagi wartawan sendiri, pertandingan itu menjadi pemanasan yang sempurna jelang Porwada 26 sampai 28 Juni 2026 mendatang. (*)

Loading

Tags: Jurnalis NTBMini SoccerPertandingan Persahabatan ‎Polda NTB

Related Posts

Gebrakan Baru! Otsuka Gandeng RS Nasional dalam Program Mental Ease at Workplaces

Gebrakan Baru! Otsuka Gandeng RS Nasional dalam Program Mental Ease at Workplaces

by tamborapost
9 Juli 2026
0

BOGOR – Sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga dan meningkatkan kesejahteraan holistik di lingkungan kerja, Otsuka Group Indonesia hari ini...

AMMAN Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Optimalkan Perolehan Mineral

AMMAN Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Optimalkan Perolehan Mineral

by tamborapost
9 Juli 2026
0

Inilah aktivitas karyawan PT. AMMAN Mineral dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memaksimalkan perolehan mineral.  SUMBAWA BARAT - Setiap ton bijih...

PON 2028 Diminta Beri Ruang Olahraga Tradisi, Mi6: Ini Bagian dari Jati Diri Bangsa

PON 2028 Diminta Beri Ruang Olahraga Tradisi, Mi6: Ini Bagian dari Jati Diri Bangsa

by tamborapost
5 Juli 2026
0

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto   MATARAM – Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 mengusulkan agar pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional...

Paling Ditunggu di Porwada NTB, Golden Ticket Karya Jurnalistik dan Fotografi Akhirnya Resmi Diumumkan

Paling Ditunggu di Porwada NTB, Golden Ticket Karya Jurnalistik dan Fotografi Akhirnya Resmi Diumumkan

by tamborapost
2 Juli 2026
0

MATARAM — Jika cabang olahraga lain sudah lebih dulu melahirkan para pemenang, satu pengumuman ini justru menjadi yang paling membuat...

Ruang Sidang Utama DPRD Dirusak Massa, Rapat Paripurna Dipindahkan ke Aula Dikpora

Ruang Sidang Utama DPRD Dirusak Massa, Rapat Paripurna Dipindahkan ke Aula Dikpora

by tamborapost
30 Juni 2026
0

DOMPU — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Dompu yang sedianya digelar di ruang sidang utama DPRD, Rabu (1/7/2026), terpaksa dipindahkan ke...

Next Post
Apresiasi Kualitas Pekerjaan, Fahri Hamzah Resmikan Hasil Penataan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu di Desa Soro

Apresiasi Kualitas Pekerjaan, Fahri Hamzah Resmikan Hasil Penataan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu di Desa Soro

RSUD Dompu Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 H

RSUD Dompu Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 H

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Gebrakan Baru! Otsuka Gandeng RS Nasional dalam Program Mental Ease at Workplaces

Gebrakan Baru! Otsuka Gandeng RS Nasional dalam Program Mental Ease at Workplaces

9 Juli 2026
AMMAN Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Optimalkan Perolehan Mineral

AMMAN Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Optimalkan Perolehan Mineral

9 Juli 2026
No Result
View All Result

BERITA TERPOPULER

  • Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rapat Koordinasi Ricuh, Kades dan Camat Kempo Nyaris Adu Jotos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Titian Mas Kecelakaan, Satu Tewas Ditempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Mistik Dibalik Kecelakaan Maut Bus Titian Mas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kronologi Lengkap Tragedi Berdarah di Bima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0




Pos-pos Terbaru

  • Gebrakan Baru! Otsuka Gandeng RS Nasional dalam Program Mental Ease at Workplaces
  • AMMAN Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Optimalkan Perolehan Mineral
  • PON 2028 Diminta Beri Ruang Olahraga Tradisi, Mi6: Ini Bagian dari Jati Diri Bangsa
  • Paling Ditunggu di Porwada NTB, Golden Ticket Karya Jurnalistik dan Fotografi Akhirnya Resmi Diumumkan
  • Ruang Sidang Utama DPRD Dirusak Massa, Rapat Paripurna Dipindahkan ke Aula Dikpora
Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei   Jul »
Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei   Jul »

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei   Jul »
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN

© 2020 Tamborapost.com