• Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Login
Tamborapost.com
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Disperindag Dompu Dorong Industri Benang Pewarna Alami Jadi Peluang Ekonomi Kreatif

tamborapost by tamborapost
26 Agustus 2026
in HEADLINE
0
Disperindag Dompu Dorong Industri Benang Pewarna Alami Jadi Peluang Ekonomi Kreatif

DOMPU — Pemerintah Kabupaten Dompu terus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif melalui pengembangan industri berbasis potensi lokal. Salah satunya dengan menggelar pelatihan industri benang pewarna alami yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Dompu.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari, 26–28 Agustus 2026, tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan dibuka Wakil Bupati Dompu, Syirajuddin, SH., di halaman SMK Kreatif We Save Dompu, Kelurahan Kandai Satu, Rabu (26/8/2026).

RELATED POSTS

Ketika Sawah Tetangga Panen Dua Kali Lipat, Petani Maluk Mulai Melirik Pertanian Organik Inisiatif AMMAN

Menyusuri Lereng Hijau AMMAN: Reklamasi Progresif di Tengah Gemuruh Alat Berat

Dalam sambutannya, Syirajuddin mengatakan pelatihan tersebut bukan sekadar kegiatan rutin dalam agenda Disperindag. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Dompu dalam menjawab tantangan zaman sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Pelatihan industri benang pewarna alami ini selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, juga merawat serta melestarikan warisan leluhur yang telah dititipkan sejak masa lampau,” ujarnya.

Syirajuddin mengakui perkembangan industri dan persaingan pasar yang semakin terbuka menghadirkan tantangan bagi pelaku usaha lokal. Salah satunya adalah penggunaan pewarna sintetis atau kimia yang selama ini lebih mudah diperoleh karena harganya relatif murah dan memiliki warna yang lebih terang.

Namun, menurut dia, penggunaan pewarna alami memiliki nilai lebih karena tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan, tetapi juga mempertahankan karakter dan keunikan produk yang dihasilkan.

“Sekarang zaman berubah. Dunia sekarang berbalik arah. Permintaan terhadap produk pewarna alami semakin meningkat dari hari ke hari, baik di pasar domestik maupun pasar internasional. Inilah peluang emas yang sedang mengetuk pintu kita, peluang yang tidak boleh kita sia-siakan,” katanya.

Karena itu, ia menilai pelatihan industri benang pewarna alami menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan masyarakat sekaligus menangkap peluang pasar yang semakin terbuka.

“Pelatihan industri benang pewarna alami yang kita buka hari ini hadir sebagai jawaban atas tantangan sekaligus peluang tersebut,” jelasnya.

Syirajuddin juga meminta seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Seraplah sebanyak-banyaknya materi yang disampaikan para narasumber dan ikutilah setiap sesi pelatihan dengan penuh perhatian, ketekunan dan kesabaran,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dompu, Ir. Armansyah, M.Si., dalam laporannya mengatakan pelatihan tersebut berlangsung selama tiga hari dan diikuti 40 peserta dari berbagai latar belakang profesi.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan dengan pemanfaatan berbagai bahan alami sebagai pewarna benang, di antaranya daun ketapang, daun jambu, daun mangga serta bahan pewarna alami lainnya yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Menurut Armansyah, penggunaan pewarna alami tidak hanya lebih ramah lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Produk kain yang dihasilkan dengan pewarna alami berpotensi memiliki harga jual lebih tinggi dibandingkan produk yang menggunakan pewarna sintetis.

“Pelatihan ini menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat meningkatkan kapasitas, keterampilan dan daya saing sehingga usaha mereka dapat berkembang dan semakin mandiri,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Dompu, Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu, Lurah Kandai Satu, serta jajaran pejabat dan staf Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dompu. (di)

Loading

Tags: Disperindag Dompuekonomi kreatifPelatihan benang pewarna alami

Related Posts

Ketika Sawah Tetangga Panen Dua Kali Lipat, Petani Maluk Mulai Melirik Pertanian Organik Inisiatif AMMAN

Ketika Sawah Tetangga Panen Dua Kali Lipat, Petani Maluk Mulai Melirik Pertanian Organik Inisiatif AMMAN

by tamborapost
24 Agustus 2026
0

Panen perdana sekaligus syukuran pertanian organik yang diinisiasi oleh PT. AMMAN Mineral untuk petani di Maluk dan Benete.   Hasil...

Menyusuri Lereng Hijau AMMAN: Reklamasi Progresif di Tengah Gemuruh Alat Berat

Menyusuri Lereng Hijau AMMAN: Reklamasi Progresif di Tengah Gemuruh Alat Berat

by tamborapost
24 Agustus 2026
0

Inilah lahan bekas tambang yang sudah hijau kembali setelah dilakukan reklamasi oleh PT. AMMAN Mineral.   Di tengah deru kendaraan...

Ketika Investasi Rp390 Miliar Hadirkan Bandara, AMMAN Buka Gerbang Baru Ekonomi dan Pariwisata Sumbawa Barat

Ketika Investasi Rp390 Miliar Hadirkan Bandara, AMMAN Buka Gerbang Baru Ekonomi dan Pariwisata Sumbawa Barat

by tamborapost
24 Agustus 2026
0

Bandara Amman Mineral Poto Tano dibangun dengan investasi sekitar Rp390 miliar oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN).   Bukan...

Presisi Rekayasa di Laut Dalam: Bagaimana Teknologi Menjawab Risiko Tailing Batu Hijau

Presisi Rekayasa di Laut Dalam: Bagaimana Teknologi Menjawab Risiko Tailing Batu Hijau

by tamborapost
24 Agustus 2026
0

Pengendalian risiko ekologis dari material sisa pengolahan dilakukan PT. AMMAN melalui sistem digital dan rekayasa terintegrasi.   Di balik perairan...

Menjinakkan Asap, Merawat Kepercayaan: Ketika Teknologi Smelter AMMAN Mengubah Polutan jadi Nilai

Menjinakkan Asap, Merawat Kepercayaan: Ketika Teknologi Smelter AMMAN Mengubah Polutan jadi Nilai

by tamborapost
22 Agustus 2026
0

Cerobong asap fasilitas smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. (Saudi/Tambora Post)  ...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result




Pos-pos Terbaru

  • Disperindag Dompu Dorong Industri Benang Pewarna Alami Jadi Peluang Ekonomi Kreatif
  • Ketika Sawah Tetangga Panen Dua Kali Lipat, Petani Maluk Mulai Melirik Pertanian Organik Inisiatif AMMAN
  • Menyusuri Lereng Hijau AMMAN: Reklamasi Progresif di Tengah Gemuruh Alat Berat
  • Ketika Investasi Rp390 Miliar Hadirkan Bandara, AMMAN Buka Gerbang Baru Ekonomi dan Pariwisata Sumbawa Barat
  • Presisi Rekayasa di Laut Dalam: Bagaimana Teknologi Menjawab Risiko Tailing Batu Hijau
Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com