DOMPU—Ratusan hektar tanaman jagung di Kabupaten Dompu terancam gagal panen. Kondisi tersebut disebabkan karena hantaman angin puting beliung dalam beberapa hari terakhir.
Angin puting beliung disertai dengan hujan telah merusak jagung yang sedang mulai membentuk tongkol. “Kemungkinan kami gagal panen, karena tanaman jagung yang sedang membentuk tongkol tumbang,” ungkap Indra salah seorang petani jagung di Desa Riwo.
Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Dompu, Arifin mengaku, telah memperoleh laporan sejumlah anggota yang terdiri dari para Kepala Desa terkait dengan bencana alam tersebut. “Rata-rata tanaman petani di sejumlah wilayah Dompu dihantam angin puting beliung. Ini laporan dari para kades,” ungkapnya.
Petani terancam mengalami gagal panen dan tidak melunasi pinjaman biaya produksi di lembaga perbankan. “Sesuai laporan kades kerusakan tanaman jagung mencapai 600 hektar. Kepada pemerintah atasan juga kita berharap untuk membantu para petani,” harapnya. (di)
![]()










