DOMPU— Upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Dompu ke 206 digelar, Minggu (11/4). Meski diadakan ditengah pandemi Covid-19. Namun pelaksanaan tahun ini cukup berkesan dan terasa istimewa. Karena dihadiri oleh tamu istimewa Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Anwar Usman.
Selain itu, dihadiri Bupati dan Walikota se Nusa Tenggara Barat. Mewakili Gubernur NTB hadir Asisten II Setda NTB, H. Ridwan Syah. Upacara dipimpin Bupati Dompu, Kader Jaelani.
Dalam kesempatan itu, Bupati Dompu, Kader Jaelani menyampaikan, seiring dengan perubahan waktu, tidak terasa daerah yang bermotokan nggahi rawi pahu, telah berusia 206 tahun. Usia ini adalah rentang waktu yang cukup panjang dalam perjalanan sebuah daerah. “Dengan usianya ini, tentu banyak romantika dan dinamika sejarah yang telah di alami oleh Kabupaten Dompu,” ungkapnya.
Peringatan hari jadi, memberi makna restrospektif, yaitu mendorong daerah ini, untuk menengok masa lalu sebagai sebuah mata rantai sejarah, sebagai sebuah fondasi kokoh dan sebagai referensi, untuk menapaki masa kini dan masa depan.
Kemudian introspketif, peringatan ini dijadikan sebagai sarana mawas diri, atau berinstropeksi diri. Dengan demikian, setiap etape perjalanan kehidupan yang dilewati, selalu bermakna. Karena mampu memberikan jawaban atas segala persoalan dan tututan kekinian, serta responsif dengan tantangan peradaban kedepan.
“Selanjutnya, prospektif, berupaya merancang sebuah formulasi masa depan, berlandaskan realita dan dinamika yang berkembang, tanpa melupakan nilai-nilai dan peristiwa bersejarah di masa lalu,” ungkapnya.
Hari jadi dompu ke-206 ini, dengan berbagai kemajuan, perubahan yang dapat dilihat dan nikmati, tentu tidak akan bernilai apa-apa, bila tidak menengok dimasa silam. Dimana dengan berbagai usaha dan upaya yang luar biasa, serta dengan pengorbanan yang tiada tara dari para leluhur, mereka telah bahu membahu, dengan sebaik-baiknya membangun daerah.
“Oleh karena itu, sudah selayaknya bagi kita semua untuk berterima kasih yang tulus dan ikhlas, kepada para leluhur daerah ini (para sultan dompu dan keluarganya, para mantan bupati dan wakil bupati, para mantan pejabat daerah, para alim ulama, cendekiawan, orang tua dan guru-guru kita) dari berbagai periode dan zaman, serta pihak-pihak yang telah memberikan andil yang besar, dan luar biasa. Untuk eksistensi keberlanjutan dan keharuman nama baik daerah ini, sehingga dapat dikenal dan dikenang sepanjang jaman,” katanya.
Hari jadi Dompu tahun ini mengambil tema “melalui moment hari jadi dompu, kita bangkitkan partisipasi masyarakat, menuju dompu yang mashur (mandiri, sejahtera unggul dan religius)”. tema ini mengandung semangat, mewujudkan kesejahteraan masyarakat, dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki, baik sumber daya manusia, maupun sumber daya alam yang cukup melimpah ini, dengan harapan menjadikan daerah ini, memiliki daya saing yang tinggi di lingkup regional maupun nasional, tanpa mengabaikan pelestarian alam dan lingkungan, serta peningkatan iman dan takwa kita kepada Allah.
Saat ini pemerintah daerah kabupaten dompu, sedang bekerja keras, untuk mencegah dan mengendalikan wabah covid-19, dengan mendorong masyarakat untuk patuh dan ta’at pada protokol kesehatan covid 19, mengikuti program vaksinasi, agar kita bisa memutus matarantai penyebaran covid 19, serta keluar dari wabah pandemi covid-19.
“Untuk itu sekali lagi, saya mengajak seluruh komponen masyarakat kabupaten dompu, agar bahu membahu bersama pemerintah, mendukung dan mensukseskan program pemerintah ini, sesuai dengan kapasitas kita masing-masing,” harapnya.
Di tengah menghadapi bencana non alam pandemi covid-19, kita juga dihadapkan dengan bencana alam banjir bandang di Kecamatan Hu’u, Pajo, Dompu dan Woja, yang menimbulkan kerugian materi yang tidak sedikit, ratusan rumah penduduk terdampak, jaringan irigasi, jaringan perpipaan air minum, fasilitas infrastruktur jalan, gorong-gorong, jembatan dan lain-lainnya ikut rusak. jumlah kerugian tersebut mencapai puluhan bahkan ratusan miliar lebih.
“Kita tidak perlu mencari penyebab dari semua ini, yang pasti bencana dan kerugian masyarakat tersebut, disebabkan oleh ulah kita sendiri, yang tidak bijak mengelola dan memanfaatkan hutan. untuk itu saya ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat kabupaten dompu, agar mendukung program pemerintah yaitu dompu bersih, hijau dan sehat, dengan prinsip, kita menjaga alam, maka sudah pasti alampun akan menjaga kita,” ungkapnya.
Program unggulan daerah untuk lima tahun kedepan, adalah mengembangkan komoditi jagung, porang, padi, sapi dan ikan, yang populer dengan sebutan “jara pasaka”. program ini ditujukanuntuk menampung dan mengelola komoditi unggulan tersebut, membangun kelembagaan yang kuat, melalui badan usaha milik desa (bumdes), dan koperasi, koperasi petani dan lembaga-lembaga ekonomi desa. ini merupakan asset desa yang kemudian dinamai dengan “pasaka desa”. dan seterusnya berkolabarasi secara sinergis dengan perusahaan daerah di bidang pangan.
“Program unggulan daerah dimaksud, diprioritaskan untuk dilakukan, demi mewujudkan kabupaten dompu yang mashur (mandiri, sejahtera, unggul dan religius). dengan program ini, pemerintah daerah akan bekerja keras, bahu membahu dengan melibatkan semua elemen masyarakat di daerah, tentunya dengan mengharap dukungan seluruh stakeholders yang ada, utamanya pimpinan dan anggota dprd yang terhormat, serta tetap mengikuti dan mengharapkan arahan serta petunjuk dari pemerintah provinsi nusa tenggara barat dan pemerintah pusat,” ungkapnya.
Disamping upaya-upaya untuk memajukan daerah dengan beberapa program unggulan di atas, saya juga ingin mengajak seluruh elemen masyarakat di daerah ini, untuk terus meningkatkan pola hidup bersih dan sehat. “Untuk itu pada kesempatan ini, saya juga akan melaunching program dompu bersih, hijau dan sehat atau yang disingkat dengan dompu berjasa, (jum’at bersih, sabtu hijau dan minggu sehat),” terangnya.
Upaya-upaya ini sebagai sebuah ichtiar bersama, agar masyarakat kabupaten dompu terbiasa, dengan menjaga kebersihan lingkungan, gemar menanam dan memelihara tanaman, baik di pekarangan maupun dilahan-lahan pertaniannya, serta dapat menjaga kesehatan dengan gemar berolahraga, melakukan pemeriksaan kesehatan secara dini, donor darah dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. (di/*)
![]()










