• Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
Minggu, 10 Mei 2026
  • Login
Tamborapost.com
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Taufik, Sang Penyuluh dari Lereng Tambora, Menanam Harapan untuk Pertanian Dompu

Tambora Post by Tambora Post
28 Oktober 2025
in EKONOMI, HEADLINE
0
Taufik, Sang Penyuluh dari Lereng Tambora, Menanam Harapan untuk Pertanian Dompu
INOVASI PERTANIAN— Seorang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menunjukkan tanaman durian hasil inovasi yang kini mulai berbuah di kebun percontohan belakang rumah.

 

Penulis : Saudi Al Gibran

RELATED POSTS

‎Dompu Belum Punya Rencana Induk Sampah, Bantuan Pusat untuk TPA Kerap Tersendat

‎Wajah Baru Dompu di Akhir Pekan: Jalanan Bersih Tanpa Tumpukan Sampah ‎

SORE ITU, langit Kecamatan Pekat tampak murung. Hujan baru saja berhenti, menyisakan aroma tanah basah yang menenangkan. Jalan menuju Desa Kandidi Barat masih lembab, meninggalkan jejak ban kendaraan dan gemericik air yang perlahan meresap ke bumi.

Di pinggir jalan menuju Latonda, berdirilah rumah milik seorang penyuluh pertanian yang namanya sudah akrab di telinga para petani Tambora. Ia dikenal bukan karena jabatan, tapi karena cara kerjanya yang tak biasa. Tekun, ilmiah dan selalu turun tangan langsung di tanah.

Namanya Taufik, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu.

Di belakang rumahnya, terhampar kebun kecil yang menakjubkan. Di sana tumbuh durian, manggis, kurma hingga beberapa jenis buah langka yang ia sebut “buah dari timur mentoa”. Buah-buah eksotis yang jarang tumbuh di tanah Dompu. Semua tertata rapi, hijau dan sedang berbuah lebat.

“Setiap tanaman yang saya anjurkan ke petani, saya coba dulu di sini,” ujarnya sembari menunjuk pohon durian yang tengah berbuah.

“Kalau saya sendiri belum pernah mencobanya, bagaimana bisa saya memberi contoh kepada petani? Ilmu itu tidak boleh berhenti di teori. Harus diuji di tanah dengan tangan kotor.”

Bagi Taufik, kebun di belakang rumah bukan hanya ladang, tapi laboratorium hidup. Di sinilah ia menanam, meneliti dan mengamati perilaku setiap tanaman terhadap tanah vulkanik dan iklim lembap khas lereng Tambora.

Setiap kali mendapat ilmu baru dari pelatihan atau hasil studi, ia tidak buru-buru menyampaikan ke kelompok tani binaannya. Ia uji dulu di kebunnya sendiri.

“Kalau gagal di sini, berarti belum waktunya diajarkan ke petani. Tapi kalau berhasil, baru saya turunkan ilmunya. Saya yang ambil risikonya dulu, agar petani tidak perlu rugi waktu dan biaya,” tuturnya.

Cara kerja seperti ini jarang ditemukan. Banyak penyuluh hanya menjadi perantara program. Mengirim data, membuat laporan dan menyalurkan bantuan. Tapi Taufik memilih jalan berbeda, menjadi bagian dari petani itu sendiri. Ia tidak sekadar menginstruksikan, tapi memberi teladan.

Bagi Taufik, keberhasilan menanam buah tidak terletak pada jenis tanaman, melainkan pada kesabaran merawatnya.

“Menanam itu gampang. Tapi merawat, itu yang sulit. Banyak yang menyerah sebelum waktunya,” ujarnya.

TUMBUH SUBUR — Tanaman manggis ini tumbuh subur dan berbuah lebat di tangan dingin seorang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kecamatan Pekat, Dompu. Inovasi dan ketekunan menjadi kunci keberhasilannya

Selain ketelatenan, ia juga percaya pada kekuatan inovasi. Ia kerap mencoba teknologi baru. Bahkan yang belum populer di Dompu. Baru-baru ini, ia berangkat ke Lombok Utara untuk mempelajari teknik kawin silang kurma, guna menciptakan varietas yang cocok dengan tanah dan iklim tropis basah Tambora.

Kini, hasil eksperimen itu sedang ia uji di kebunnya sendiri. “Kalau berhasil, baru saya terapkan di lahan petani binaan. Petani di sini harus belajar dari contoh nyata, bukan janji,” katanya.

Di tengah geliat jagung dan tebu sebagai komoditas andalan di lereng Tambora, Taufik menanam impian lain. Kurma Dompu.

Ia meyakini, lereng Tambora menyimpan potensi besar. Tanah vulkanik, udara lembap dan cahaya matahari sepanjang tahun. Semuanya mendukung pertumbuhan tanaman kurma yang adaptif.

“Kita punya lahan luas dan iklim yang pas. Kalau kurma bisa tumbuh di sini, nilainya jauh lebih tinggi. Bisa jadi ikon baru daerah,” ujarnya penuh semangat. Di matanya, terlihat kilau keyakinan bahwa cita-cita itu bukan hanya mimpi.

Dia memiliki keyakinan sederhana. Perubahan besar di pertanian Dompu tidak akan lahir dari proyek besar atau dana hibah, melainkan dari orang-orang kecil yang bekerja dengan hati besar.

“Petani itu bukan orang yang tidak bisa maju. Mereka hanya butuh contoh yang bisa mereka lihat dan percaya,” katanya.

Dari kebun kecil di Desa Kandidi Barat, Taufik menanam lebih dari sekadar pohon buah. Ia menanam masa depan dan harapan bagi pertanian Dompu.

Dari tanah Tambora, ia menunjukkan bahwa kemajuan bisa tumbuh dari ketulusan, dan perubahan bisa berawal dari satu kebun kecil di belakang rumah. (*)

Loading

Tags: Distanbun DompuDOMPUDurianInovasi PertanianKurmaManggisPekatPPL Sukses

Related Posts

‎Dompu Belum Punya Rencana Induk Sampah, Bantuan Pusat untuk TPA Kerap Tersendat

‎Dompu Belum Punya Rencana Induk Sampah, Bantuan Pusat untuk TPA Kerap Tersendat

by tamborapost
10 Mei 2026
0

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu, M. Syaukani, ST DOMPU — Persoalan sampah di Kabupaten Dompu tidak hanya soal tumpukan...

‎Wajah Baru Dompu di Akhir Pekan: Jalanan Bersih Tanpa Tumpukan Sampah  ‎

‎Wajah Baru Dompu di Akhir Pekan: Jalanan Bersih Tanpa Tumpukan Sampah ‎

by tamborapost
9 Mei 2026
0

Nampak salah satu ruas jalan di Kota Dompu, bersih tanpa tumpukan sampah diakhir pekan.  ‎ ‎SABTU PAGI di Kota Dompu...

‎12.522 Penonton Ramaikan GT World Challenge Asia 2026 di The Mandalika dan Dongkrak Ekonomi Lokal  ‎

‎12.522 Penonton Ramaikan GT World Challenge Asia 2026 di The Mandalika dan Dongkrak Ekonomi Lokal ‎

by tamborapost
9 Mei 2026
0

MATARAM – Ajang balap internasional GT World Challenge Asia 2026 yang berlangsung di Mandalika International Circuit pada 1–3 Mei 2026...

‎Cari Talenta Terbaik, AMNT Gelar Seleksi Rekrutmen di Berbagai Wilayah  ‎

‎Cari Talenta Terbaik, AMNT Gelar Seleksi Rekrutmen di Berbagai Wilayah ‎

by tamborapost
7 Mei 2026
0

‎SUMBAWA BARAT – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, membuka...

Bank NTB Syariah Sukses Implementasikan QRIS Cross Border, Dorong Transaksi Global dari Korea hingga Singapore

Bank NTB Syariah Sukses Implementasikan QRIS Cross Border, Dorong Transaksi Global dari Korea hingga Singapore

by tamborapost
6 Mei 2026
0

MATARAM – Bank NTB Syariah terus memperkuat transformasi layanan digital dengan mencatatkan keberhasilan implementasi QRIS Cross Border, yang memungkinkan transaksi...

Next Post
RSUD Dompu – Selamat Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025

RSUD Dompu - Selamat Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025

Bupati Dompu Resmikan Ruang Operasi Modern RSUD Manggelewa

Bupati Dompu Resmikan Ruang Operasi Modern RSUD Manggelewa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

‎Dompu Belum Punya Rencana Induk Sampah, Bantuan Pusat untuk TPA Kerap Tersendat

‎Dompu Belum Punya Rencana Induk Sampah, Bantuan Pusat untuk TPA Kerap Tersendat

10 Mei 2026
‎Wajah Baru Dompu di Akhir Pekan: Jalanan Bersih Tanpa Tumpukan Sampah  ‎

‎Wajah Baru Dompu di Akhir Pekan: Jalanan Bersih Tanpa Tumpukan Sampah ‎

9 Mei 2026
No Result
View All Result

BERITA TERPOPULER

  • Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rapat Koordinasi Ricuh, Kades dan Camat Kempo Nyaris Adu Jotos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Titian Mas Kecelakaan, Satu Tewas Ditempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Mistik Dibalik Kecelakaan Maut Bus Titian Mas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kronologi Lengkap Tragedi Berdarah di Bima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0




Pos-pos Terbaru

  • ‎Dompu Belum Punya Rencana Induk Sampah, Bantuan Pusat untuk TPA Kerap Tersendat
  • ‎Wajah Baru Dompu di Akhir Pekan: Jalanan Bersih Tanpa Tumpukan Sampah ‎
  • ‎12.522 Penonton Ramaikan GT World Challenge Asia 2026 di The Mandalika dan Dongkrak Ekonomi Lokal ‎
  • ‎Cari Talenta Terbaik, AMNT Gelar Seleksi Rekrutmen di Berbagai Wilayah ‎
  • Bank NTB Syariah Sukses Implementasikan QRIS Cross Border, Dorong Transaksi Global dari Korea hingga Singapore
Oktober 2025
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Sep   Nov »
Oktober 2025
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Sep   Nov »

Oktober 2025
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Sep   Nov »
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN

© 2020 Tamborapost.com