DOMPU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Dompu resmi memulai Pelatihan Daerah (Pelatda) “Dompu Maju” untuk mempersiapkan para atlet dari berbagai Cabang Olahraga (Cabor) menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII tahun 2026. Program ini menjadi bukti keseriusan KONI Dompu dalam membina atlet lokal agar mampu bersaing pada ajang multi event tingkat provinsi.
Launching Pelatda Dompu Maju akan dirangkaikan dengan jalan sehat berhadiah yang dipusatkan di arena Car Free Day (CFD) pada Minggu, 23 November, dengan titik start dan finish di lokasi yang sama. Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE, dijadwalkan hadir sekaligus memimpin agenda launching tersebut.
Ketua Panitia Launching, Endang Puji Astuti, SH, mengatakan bahwa panitia telah menyiapkan berbagai hadiah menarik dengan total nilai puluhan juta rupiah. Selain hadiah utama berupa kulkas, mesin cuci, smartphone, kipas angin, dan setrika, tersedia pula kupon belanja UMKM dan hadiah hiburan lainnya.
“Kupon undian ini bukan hanya untuk atlet cabor anggota KONI, tetapi juga dibagikan kepada masyarakat umum yang ikut jalan sehat bersama Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran Muspida,” jelas Endang.
Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu memberi motivasi tambahan bagi para atlet dan cabor yang sedang mempersiapkan diri menuju Porprov NTB. Semangat kebersamaan ini diyakini dapat mendorong lahirnya prestasi baru dan mengharumkan nama Kabupaten Dompu.
Selain jalan sehat, panitia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis serta kegiatan donor darah di arena CFD. Masyarakat cukup membawa kartu identitas untuk mengakses layanan kesehatan tersebut.
Ketua KONI Dompu, Asrullah, ST, menjelaskan bahwa Pelatda Dompu Maju merupakan bentuk kesungguhan KONI dalam mempersiapkan atlet terbaik dari setiap cabor. Atlet yang mengikuti program ini adalah mereka yang telah ditetapkan induk cabornya melalui proses seleksi internal.
Sesuai hasil rapat kerja KONI NTB, Porprov NTB XII akan digelar pada Juni 2026. Pelatda Dompu Maju tidak dipusatkan di satu lokasi, tetapi dilaksanakan di masing-masing cabor di bawah pengawasan tim Pelatda KONI. Pola ini memungkinkan jadwal latihan yang lebih teratur, intens, dan sesuai kebutuhan spesifik tiap cabang olahraga.
Dengan konsep latihan yang terstruktur, para atlet diharapkan tidak hanya menguasai teknik, tetapi juga memiliki fisik prima dan mental tanding sebagai calon juara. “KONI bertugas memberikan dukungan berupa peralatan latihan, asupan gizi, dan transport bagi atlet serta pelatih,” tegas Asrullah.(*)
![]()










