Nampak salah satu ruas jalan di Kota Dompu, bersih tanpa tumpukan sampah diakhir pekan.
SABTU PAGI di Kota Dompu perlahan kembali bernapas lega. Di sejumlah ruas jalan yang biasanya dipenuhi kantong sampah, kini hanya tersisa jejak aktivitas warga yang mulai berjalan normal. Aroma menyengat yang sempat menguar dari sudut pasar, pertokoan, hingga kawasan permukiman perlahan menghilang. Berganti dengan hiruk pikuk kota kecil yang kembali tertata.
Beberapa pekan terakhir, persoalan sampah menjadi keresahan baru bagi masyarakat Kabupaten Dompu. Setiap Sabtu dan Minggu, tumpukan sampah rumah tangga terlihat menggunung di berbagai titik. Di kawasan pasar, kantong plastik bercampur sisa sayur dan limbah dagangan menumpuk hingga meluber ke badan jalan. Di depan pertokoan, warga harus berjalan memutar karena sebagian trotoar tertutup sampah yang belum terangkut.
Situasi itu sempat memunculkan keluhan masyarakat. Tidak sedikit warga yang khawatir persoalan tersebut akan berdampak pada kesehatan lingkungan, terutama ketika musim panas membuat bau sampah semakin menyengat.

Di tengah situasi itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dompu mulai melakukan langkah normalisasi pelayanan. Kepala DLH Kabupaten Dompu, M. Syaukani, ST memastikan bahwa mulai Sabtu, (9/5/2026) ini armada pengangkut sampah kembali beroperasi normal dengan sistem enam hari kerja.
Keputusan itu menjadi kabar yang cukup melegakan bagi masyarakat. Sebab, selama ini akhir pekan menjadi titik paling rawan terjadinya penumpukan sampah akibat terbatasnya operasional pengangkutan.
“Pelayanan kebersihan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal dan maksimal,” ujar Syaukani.
Menurut dia, normalisasi operasional armada tidak terjadi begitu saja. Ada komunikasi intens yang dilakukan pihak DLH dengan berbagai pihak terkait agar pelayanan publik di sektor kebersihan tetap berjalan. Upaya itu, kata dia, menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga kenyamanan dan kesehatan lingkungan masyarakat.
Bagi Syaukani, urusan sampah bukan semata persoalan teknis pengangkutan. Di balik bersihnya jalanan kota, ada para petugas kebersihan yang bekerja sejak dini hari, mengangkut sampah dari lorong-lorong permukiman hingga pusat aktivitas ekonomi warga.
Karena itu, ia menilai perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kebersihan juga menjadi hal yang penting. Syaukani meminta adanya perhatian serius terhadap peningkatan kelayakan gaji bagi para petugas pelayanan kebersihan di DLH.
Menurutnya, tuntutan pelayanan publik yang terus berjalan harus sebanding dengan perhatian terhadap para pekerja di lapangan. Mereka adalah garda terdepan yang memastikan wajah kota tetap bersih ketika sebagian besar warga masih terlelap.
Di sejumlah titik kota, perubahan di hari Sabtu mulai terlihat. Aktivitas perdagangan di pasar kembali berjalan lebih nyaman. Warga pun berharap kondisi itu dapat terus dipertahankan, bukan hanya menjadi solusi sementara.
“Beberapa waktu terakhir, setiap hari Sabtu dan Minggu kami selalu dihantui tumpukan sampah di sudut-sudut jalan lingkungan. Bau menyengat kadang sampai masuk ke rumah, apalagi saat cuaca panas. Tapi sekarang kondisinya mulai berbeda. Akhir pekan ini sudah lebih bersih dan nyaman,” ujar Novi Nurhalifah, seorang ibu rumah tangga di Lingkungan Rato, Kelurahan Karijawa.
Novi mengapresiasi langkah dan kinerja petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu yang dinilainya mulai sigap menangani persoalan sampah, terutama pada hari-hari libur akhir pekan. Menurut dia, perubahan tersebut membuat lingkungan pemukiman terlihat lebih tertata dan memberi kenyamanan bagi masyarakat.
Senada dengan itu, Siti Aisyah, salah seorang pedagang di Pasar Dompu, mengaku kondisi pasar kini terasa lebih bersih dibanding sebelumnya.
“Sabtu lalu sampah menumpuk sampai mengganggu pembeli. Sekarang mulai diangkut , jadi pasar terlihat lebih rapi dan tidak terlalu bau. Kami sebagai pedagang tentu senang karena pembeli juga lebih nyaman datang ke pasar,” katanya.
Bagi masyarakat Dompu, persoalan sampah mungkin tampak sederhana. Namun di balik itu, ada soal wajah kota, kesehatan lingkungan, hingga penghormatan terhadap mereka yang setiap hari bekerja menjaga kebersihan tanpa banyak sorotan.
Dan akhir pekan ini, Dompu tampaknya sedang berusaha memulai kembali satu hal penting. Menjaga kotanya tetap nyaman. (saudi)
![]()








