• Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
Senin, 25 Mei 2026
  • Login
Tamborapost.com
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Potret Kepemimpinan AKJ-Syah, Berjuang Wujudkan Dompu Mashur Ditengah Gempuran Covid-19 dan Masa Jabatan Singkat

Tambora Post by Tambora Post
6 Desember 2022
in HEADLINE
0
Potret Kepemimpinan AKJ-Syah, Berjuang Wujudkan Dompu Mashur Ditengah Gempuran Covid-19 dan Masa Jabatan Singkat

H. Kader Jaelani dan H. Syahrul Parsan, ST, MT resmi memegang tongkat kepemimpinan sebagai Bupati-Wakil Bupati Dompu pada tanggal 26 Februari 2021. Era kepemimpinan pasangan AKJ-Syah ini, dihadapkan dengan berbagai ujian. Mulai dari bencana non alam Covid-19 hingga regulasi tentang masa jabatan singkat. Bagaimana perjalanan kepemimpinannya. Berikut catatan.

 

RELATED POSTS

‎Iklim Investasi Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

‎Rapat Pleno PWI NTB Bahas Kesiapan Porwarda 2026, UKW Gratis, dan Kemandirian Ekonomi Lewat Koperasi

SAUDI – TAMBORA POST

 

Sejak memperoleh mandat rakyat untuk memimpin Bumi Nggahi Rawi Pahu, Bupati, H. Kader Jaelani dan Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, ST, MT langsung bergerak cepat dalam menentuhkan arah kebijakan pembangunan daerah.

Arah kebijakan pembangunan diawali dengan penetapan Jagung, Porang, Padi, Sapi dan Ikan (Jara Pasaka) sebagai program unggulan untuk mewujudkan Dompu yang Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius (Mashur).

Pemerintahan AKJ-Syah memandang, penetapan lima komoditi unggulan yang sudah tergambar dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ini sangatlah tepat. Sebab, selain potensi sumber daya alam yang mendukung, juga komoditi ini sangat familiar. Karena mata pencaharian utama masyarakat Dompu adalah bertani, beternak dan nelayan.

Disamping itu, sektor ini memiliki kontribusi 40 persen dalam capaian PDRB (Produk Domestik Regional Bruto). “Selama ini pengelolaan lima komoditi ini masih dilakukan secara konvensional. Dengan dijadikan sebagai komoditas unggulan, maka proses pengelolaannya akan dilakukan secara cerdas dari hulu sampai hilir,” ujar Bupati Dompu, H. Kader Jaelani diawal-awal masa kepemimpinannya.

Arah kebijakan ini tidak begitu berjalan mulus. Karena masa kepemimpinan AKJ-Syah harus dihadapkan dengan berbagai tantangan. Bencana alam Covid-19 menjadi salah satu ujian berat diawal kepemimpinan mereka. Kebijakan refocusing anggaran untuk kebutuhan penanganan corona sangat berdampak terhadap postur pembiayaan APBD Dompu dalam mendukung program Jara Pasaka. Secara otomatis pelaksanaan program unggulan dilaksanakan dengan anggaran terbatas.

Kemudian, regulasi tentang masa jabatan singkat juga ikut menggangu konsentrasi dalam upaya AKJ-Syah mewujudkan kesuksesan sejumlah program kerja. Karena normalnya mereka bisa mewujudkan Dompu Mashur dalam waktu lima tahun. Tetapi karena tuntutan aturan, mau tidak mau, suka tidak suka, pasangan yang berlatarbelakang pengusaha dan birokrat ini harus mengenjot pencapaian visi-misi hanya dalam waktu 3.5 tahun.

Meski demikian, sejumlah persoalan ini, bukanlah tantangan yang berarti bagi kepemimpinan AKJ-Syah. Justru ujian ini dijadikankan sebagai cambuk dalam mendorong pencapaian visi-misi membangun daerah. Berbagai trobosan dan kerja nyata terus dilakukan tanpa putus asa. Hal ini bisa dilihat dari pencapaian pelaksanaan program yang baru berjalan hampir dua tahun. Mari kita melirik satu persatu capaian program yang berhasil diwujudkan oleh kepemimpinan AKJ-Syah.

Dimulai dari program unggulan jagung. Meski program ini sangat identik dengan kepemimpinan periode sebelum. Namun kehadiran AKJ-Syah memberikan warna dan gairah tersediri dalam melengkapi kekurangan komoditi tersebut. Dimana, pada tahun pertama masa kepemimpinannya, harga jagung meningkat dratis. Bahkan mencapai angka Rp. 4800 perkilogram. Sungguh harga yang belum pernah dirasakan oleh petani pada masa-masa sebelumnya. “Alhamdulillah, harga jagung tahun ini meningkat bila dibandingkan tahun-tahun sebelum. Kami sebagai petani sangat bersyukur dengan kenaikan harga ini,” ujar Hamid salah seorang petani di Kecamatan Manggelewa pada tahun 2021 lalu.

Peningkatan harga jagung tersebut, tidak terlepas dari semangat juang AKJ-Syah dalam mendatangi sejumlah gudang-gudang besar (pembeli jagung) di Surabaya, Jawa Timur. “Kami membangun komitmen dengan pengusaha jagung di Surabaya untuk tetap menerima komoditi jagung Dompu dengan harga tinggi,” ujar Bupati Dompu, H Kader Jaelani beberapa waktu lalu.

Ditahun 2022, tepatnya dua tahun masa kepemimpinan AKJ-Syah, harga jagung mengalami sedikit penurunan. Meski penurunan masih diatas standar Harga Acuan Pembelian (HAP) namun petani yang sudah nyaman dengan harga tinggi justru melakukan gelombang protes.
Bupati dan Wakil Bupati Dompu tidak tinggal diam menanggapi gejolak tersebut. Salah satu langkah strategis dengan melakukan upaya mendorong peningkatan HAP di tingkat pusat.

Hasilnya, pada tahun yang sama, Badan Ketahanan Pangan Nasional (Bapanas) menaikan HAP jagung dari Rp. 3.150 perkilogram dengan kadar air 15 persen menjadi Rp. 4.200 perkilogram.

Penetapan HAP baru ini menjadi angin segar bagi petani di Dompu. Para petani menyambut gembira atas hasil perjuangan Bupati Dompu. Sebab, kedepan akan ada jaminan bagi pembelian harga jagung yang tentunya akan sangat menguntungkan petani.
Tidak hanya sampai disitu saja, untuk meningkatkan nilai tawar petani, Pemerintah Kabupaten Dompu berhasil menjalin kerjasama dengan Bulog Pusat.

Dalam ikatan kerjasama tersebut Bulog membangun pabrik jagung untuk proses pengeringan dengan kapasitas 9.000 ton yang berlokasi di Kecamatan Manggelewa. “Kedepan kita tidak hanya mengandalkan gudang yang ada. Tetapi dengan adanya pabrik ini menjadi solusi untuk menampung hasil panen petani. Sekaligus memastikan harga 4.200 perkilogram terjamin,” ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Muhammad Syahroni, SP, MM.

Selain memastikan harga, pemerintah dibawah kepemimpinan Abi Jio sapaan akrab Bupati Dompu, juga terus melakukan berbagai upaya mempertahankan kualitas dan kuantintas produksi jagung. Salah satunya dengan menyalurkan pupuk subsidi sesuai RDKK dan tetap terus memperjuangkan penambahan kuota.

Sementara itu, pada komoditas Porang, sebagai langkah awal tahun anggaran 2022, pemerintahan AKJ-Syah menganggarkan dana sebesar satu miliar. Alokasi dana itu diperuntukan bagi kegiatan demplot budidaya produksi benih tanaman porang. Kegiatan demplot ini dilaksanakan pada tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Dompu dengan luas 0,5 hektar. Kecamatan Woja satu hektar dan Kecamatan Pekat seluas dua hektar. “Lokasi kegiatan demplot dipilih berdasarkan pada lokasi yang memenuhi syarat untuk pertumbuhan tanaman porang. Kami arahkan pada kelompok atau perorangan yang sudah pernah menanam porang sehingga diharapkan hasilnya maksimal,” jelas Kadis Pertanbun Dompu, M. Syahroni.

Karena komoditas porang merupakan tanaman baru dikembangkan di Dompu, demplot ini, selain sebagai wahana belajar anggota kelompok tani dalam melaksanakan budidaya, juga diharapkan akan mengahasilkan benih porang untuk dikembangkan pada kelompok disekitar areal demplot maupun pada kelompok lain.

Kegiatan demplot tersebut disamping diberikan bantuan fasilitas, juga dilaksanakan peningkatan sumber daya manusia (SDM) melalui bimbingan teknis bagi petugas dan anggota kelompok oleh ahli porang. Sehingga, kedepan petugas maupun anggota kelompok dapat memahami teknik budidaya. Tentunya hal ini akan berdampak terhadap kesuksesan program porang.

Untuk komoditas padi, pemerintahan AKJ-Syah juga dihadapkan dengan masalah serius. Dimana, harga gabah pada musim panen 2021 – 2022 mengalami anjlok. Kondisi ini sangat merugikan petani. Para petani menjerit. Aksi unjuk rasa dimana-mana. Bahkan terjadi aksi pemblokiran jalan di sejumlah titik sebagai bentuk protes atas turunnya harga gabah.

Berbagai upaya sempat dilakukan Bupati Dompu untuk menstabilkan harga. Salah satunya, dengan memanggil pihak-pihak terkait. Namun, karena anjloknya harga berlaku di sejumlah daerah, sehingga pemerintah tidak bisa berbuat banyak.
Rupanya, kondisi tersebut tidak membuat Bupati Dompu, H. Kader Jaelani menyerah. AKJ tidak tinggal diam. Dia terus mencari akal untuk tetap bisa membantu petani. Minimal ketika musim tanam tahun berikutnya petani tidak lagi berada dalam persimpangan jalan.
Berbagai pihak didatanginya. Baik ditingkat provinsi maupun pusat. Termasuk Bulog Pusat. Perjuangan AKJ tidak sia-sia. Setelah bertemu Bolug Pusat, ia langsung mendapatkan solusi kongkrit atas persoalan yang dihadapi masyarakatnya. Dia membangun kesepakatan dengan pihak Bulog.

Salah satu kesepakatan, bahwa di tahun 2023 Bulog bersedia membangun Modern Rise Milng Plan (MRMP) atau penggilingan beras modern di wilayah Kelurahan Montabaru, Kecamatan Woja. “Semoga dengan adanya pembagunan MRMP tahun depan,  pihak swasta yang selalu mendominasi dan mendrive harga selama ini akan memiliki kompetitor dan tentu kita berharap harga akan semakin bersaing dan layak,” harap AKJ.

Sementara itu, untuk program unggulan di bidang peternakan. Khususnya pengembangan sapi. Pemerintah Kabupaten Dompu juga melakukan berbagai upaya dan langkah-langkah strategis. Terutama untuk menjaga dan memingkatkan populasi ternak sapi.
Langkah-langkah tersebut antara lain, diawali dengan melakukan penertiban secara administrasi terhadap petani ternak. Baik perorangan, kelompok usaha maupun koperasi ternak. Hal ini dilakukan untuk memperoleh jaminan mendapatkan bantuan sarana prasarana dan bantuan modal.

Disamping itu, Dinas Peternakan terus meningkatkan Sumber Daya Manusian (SDM) para peternak. Tahun 2022, sebanyak 200 orang dari berbagai desa telah diberikan pelatihan tentang bagaimana menjadi peternak penggemukan sapi sukses dan tehnik budidaya pakan ternak hijau.

Selain peningkatan SDM, pemerintahan AKJ-Syah juga telah membuat gebrakan dengan membangun kawasan pakan ternak hijau seluas 5 hektar yang berlokasi di Desa Tolokalo Kecamatan Kempo yang dilengkapi kandang klumonial seluas 2 hektar sebagai pilot project. Dipilihnya lokasi ini, karena Desa Tolokalo sedang gencar melakukan usaha penggemukan sapi.

Diharapakan program ini akan berlanjut di masing-masing kecamatan dengan pola sistim penggemukan sapi. “Ketika pakan ternak dan kandang klumonial tersedia, maka petani ternak akan dengan mudah mendapatkan akses modal KUR tanpa bunga dari pihak perbangkan,” ujar Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Dompu, Ir. Zainal Arifin, M.Si.

Terakhir dibidang perikanan. Pemerintahan AKJ-Syah manargetkan terjadi peningkatan produksi. Dalam peningkatan produktivitas ini ada tiga kompenen yang dikembangkan. Yakni peningkatan produksi hasil ikan tangkap, kemudian komponen produksi pada perikanan budidaya dan peningkatan produksi pada hasil olahan kelautan dan perikanan.

Berbagai trobosan dan dukungan terus dilakukan pemerintah dalam mewujudkan target tersebut. Sejumlah kegiatan didorong untuk meningkatkan produksi dalam tiga komponen tersebut. Misalnya, untuk komponen peningkatan produksi ikan tangkap melalui pemberian bantuan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan kepada nelayan. Berupa alat tangkap kepiting dan jaring. Kemudian kelompok nelayan yang sudah rusak mesin perahu juga diberikan bantuan.

Pada perikanan budidaya air payu diberikan pula bantuan bibit jenis bandeng dibeberapa kelompok dan bibit udang. Sedangkan, di budidaya air tawar diberikan dukungan kepada kelompok percontohan berupa bibit lelet dengan sistim biovlot. “Ada juga bantuan bibit nila dan tawes. Disamping itu juga diberikan bantuan bibit perorangan yang usaha skala rumahan. Mereka meminta bibit dan kita arahkan ke BBI dengan kapasistas 1,000 ekor,” ungkap Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Dompu, Amiruddin, S.Hut.

Sedangkan, untuk peningkatan produksi pada hasil olahan kelautan dan perikanan diberikan bantuan kepada kelompok-kelompok pengolahan ikan.
Menyadari bahwa capaian ini belum maksimal. Sementara sisa masa jabatan tinggal menghitung bulan. Bupati langsung mengambil sikap untuk mengkonsultasikan program Jara Pasaka dengan para pakar atau ahli dibidangnya.

AKJ-Syah menjalin kerjasama dengan Centre of Suistenable Farm Sistim (Cesfarms) Universitas Mataram. Ada banyak masukan-masukan yang diperoleh untuk penyempurnaan pelaksanaan lima komoditas tersebut. Sehingga, program Jara Pasaka mampu menciptakan Dompu Mashur. (*)

 

Loading

Tags: AKJ SYAHDompu MashurJara Pasaka

Related Posts

‎Iklim Investasi Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

‎Iklim Investasi Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

by tamborapost
24 Mei 2026
0

MANDALIKA – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus mempercepat pengembangan kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), seiring...

‎Rapat Pleno PWI NTB Bahas Kesiapan Porwarda 2026, UKW Gratis, dan Kemandirian Ekonomi Lewat Koperasi

‎Rapat Pleno PWI NTB Bahas Kesiapan Porwarda 2026, UKW Gratis, dan Kemandirian Ekonomi Lewat Koperasi

by tamborapost
23 Mei 2026
0

MATARAM - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar rapat pleno strategis di Sekretariat PWI NTB, Jalan...

‎Sekjen NasDem Instruksikan DPD Dompu Bersinergi dengan Pemerintahan BBF-DJ

‎Sekjen NasDem Instruksikan DPD Dompu Bersinergi dengan Pemerintahan BBF-DJ

by tamborapost
22 Mei 2026
0

‎Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE didampingi kader Nasdem, Ir. Mutakun melakukan silaturahmi politik ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem....

‎Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar Beasiswa SMK Unggulan AMMAN 2026      ‎

‎Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar Beasiswa SMK Unggulan AMMAN 2026  ‎

by tamborapost
22 Mei 2026
0

SUMBAWA BARAT– PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) kembali membuka pendaftaran program beasiswa pendidikan vokasi SMK Unggulan AMMAN untuk tahun...

‎Warga Gili Meno Desak Pipa Bawah Laut, Krisis Air Bersih Dinilai Kian Genting  ‎

‎Warga Gili Meno Desak Pipa Bawah Laut, Krisis Air Bersih Dinilai Kian Genting ‎

by tamborapost
22 Mei 2026
0

LOMBOK UTARA — Krisis air bersih yang menahun di Gili Meno, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, memicu gelombang protes...

Next Post
Inspiratif, Kades Dorokobo Sukses Raih Predikat S1 Hukum Tata Negara

Inspiratif, Kades Dorokobo Sukses Raih Predikat S1 Hukum Tata Negara

Jelang Porprov 2023, Ratusan Atlet Dompu Jalani Pelatkab

Jelang Porprov 2023, Ratusan Atlet Dompu Jalani Pelatkab

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Efan Limantika Calon Tunggal, Musda Golkar Dompu Dipastikan Berjalan Aklamasi

Efan Limantika Calon Tunggal, Musda Golkar Dompu Dipastikan Berjalan Aklamasi

25 Mei 2026
‎Iklim Investasi Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

‎Iklim Investasi Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

24 Mei 2026
No Result
View All Result

BERITA TERPOPULER

  • Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rapat Koordinasi Ricuh, Kades dan Camat Kempo Nyaris Adu Jotos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Titian Mas Kecelakaan, Satu Tewas Ditempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Mistik Dibalik Kecelakaan Maut Bus Titian Mas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kronologi Lengkap Tragedi Berdarah di Bima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0




Pos-pos Terbaru

  • Efan Limantika Calon Tunggal, Musda Golkar Dompu Dipastikan Berjalan Aklamasi
  • ‎Iklim Investasi Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata
  • ‎Rapat Pleno PWI NTB Bahas Kesiapan Porwarda 2026, UKW Gratis, dan Kemandirian Ekonomi Lewat Koperasi
  • ‎Mi6 Nilai Oke Wiredarme Figur Muda Progresif untuk Demokrat NTB ‎
  • ‎Sekjen NasDem Instruksikan DPD Dompu Bersinergi dengan Pemerintahan BBF-DJ
Desember 2022
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Nov   Jan »
Desember 2022
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Nov   Jan »

Desember 2022
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Nov   Jan »
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN

© 2020 Tamborapost.com