NGAWI – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), melakukan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) ke Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, dalam rangka Silaturahmi Kebangsaan sekaligus meninjau Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bertajuk “Listrik Baru, Harapan Baru, Ngawi Lebih Menyala.”
Dalam kesempatan tersebut, Ibas menegaskan bahwa program BPBL tidak sekadar menghadirkan penerangan, tetapi menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat desa. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini menekankan komitmennya untuk mengawal agar program nasional benar-benar dirasakan hingga tingkat desa, seiring penguatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertanian, dan ketahanan pangan.
Anggota DPR RI Dapil Jawa Timur VII itu menegaskan kehadirannya bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab wakil rakyat untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan kebijakan nasional berjalan efektif.
“Reses bukan hanya mendengar harapan Bapak-Ibu, tetapi juga memastikan program pemerintah nasional benar-benar berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” tegas Ibas.
Menurutnya, listrik bukan sekadar fasilitas teknis, melainkan penopang utama kehidupan yang lebih layak.
“Satu listrik untuk satu rumah tangga bisa membuat kehidupan semakin menyala. Menerangi saat gelap, menerangi hati kita, dan memberi harapan baru,” ujarnya. Dengan hadirnya listrik, lanjut Ibas, anak-anak dapat belajar lebih giat, orang tua lebih produktif, dan keluarga memiliki optimisme menuju kesejahteraan.
Ibas yang juga Dewan Penasihat KADIN menekankan pentingnya pembangunan ekonomi nasional yang kuat sebagai prasyarat pemerataan pembangunan.
“Ekonomi yang kuat akan memungkinkan negara menghadirkan lebih banyak program yang menyentuh langsung masyarakat, dari desa hingga kota,” katanya.
Dalam dialog bersama warga, Ibas turut menyinggung sejumlah isu keseharian, mulai dari program Makan Bergizi Gratis bagi anak sekolah, stabilitas harga bahan pokok seperti cabai, hingga penguatan sektor pertanian di Ngawi sebagai salah satu lumbung padi nasional. Ia juga menegaskan komitmen Partai Demokrat dalam mengawal distribusi bantuan agar tepat sasaran, berkualitas, dan berkelanjutan.
Selain itu, lulusan S3 IPB University ini menyoroti pentingnya Program Bedah Rumah (BSPS) bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) untuk mendukung produktivitas petani dan ketahanan pangan desa.
Menutup sambutannya, Ibas mengajak masyarakat Desa Kedungharjo untuk terus menjaga kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur.
“Indonesia tidak boleh menjadi negara yang gelap. Kita ingin Indonesia terang—seterang desa kita, seterang hati kita,” ujarnya. Ia juga berpesan agar bantuan listrik yang telah diterima dirawat dengan baik serta mendorong warga untuk mengusulkan keluarga lain yang belum menikmati aliran listrik.
Program BPBL di Kecamatan Mantingan tercatat telah menjangkau 580 kepala keluarga, sementara secara keseluruhan di Kabupaten Ngawi telah menyentuh 1.627 kepala keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, Ibas didampingi Anggota DPRD Kabupaten Ngawi dari Partai Demokrat Haris Agus Susilo, Kepala Desa Kedungharjo Suhadi, Manager Unit Pelayanan Pelanggan PLN UP3 Purwanto, serta Kharis selaku MULP PLN ULP Mantingan. (di)
![]()










