Perubahan di sektor pertanian tidak terjadi tiba-tiba. Ia dimulai dari hal-hal mendasar yang langsung menyentuh petani.
Pada tahun 2025, pemerintah menggelontorkan bantuan benih jagung unggul senilai miliaran rupiah. Bantuan ini bukan sekadar distribusi program, tetapi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
Tak berhenti di situ, program optimalisasi lahan (oplah) juga digerakkan. Ratusan hektare lahan diperbaiki pada 2025, dan meningkat signifikan pada 2026 hingga ribuan hektare.
Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat fondasi pertanian.
Selain itu, pembukaan sawah baru juga menjadi strategi penting. Lahan-lahan produktif terus diperluas, memberikan ruang bagi peningkatan produksi yang berkelanjutan.
Di tingkat petani, dampaknya mulai terasa: biaya produksi lebih terkendali, hasil panen lebih baik, dan harapan terhadap musim tanam berikutnya semakin tinggi. (Kerjasama)
![]()










