DOMPU – Kasus pencabulan terhadap seorang bocah yatim piatu di Kecamatan Manggelewa berbuntut terhadap aksi main hakim sendiri.
Orang tua terduga pelaku menjadi bulan-bulanan warga. Tidak hanya itu, rumah pelaku juga menjadi sasaran amukan massa yang geram dengan prilaku bejat tersangka.
Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu, Aiptu Hujaifah tidak bisa dielak, peristiwa yang menimpa korban terendus warga setempat.
Sejumlah warga berbondong-bondong mendatangi rumah pelaku dengan membawa kayu batu dan senjata tajam bahkan mencari orang tua pelaku.
Setiba massa di rumah pelaku, tampak orang tua pelaku, buru-buru mengemasi barang-barangnya karena ia berpikir rumahnya akan jadi sasaran amukan massa.
Anggota yang saat itu berada di TKP sempat menghalau massa dengan upaya persuasif dan humanis. Namun jumlah massa terlalu banyak, tidak mampu dihalau hingga sempat menganiaya ayah pelaku dengan menggunakan kayu dan tangan kosong. Berkali-kali dilerai oleh Anggota, akhirnya ayah pelaku berhasil melarikan diri.
Tidak sampai disitu saja, massa melakukan pengerusakan rumah orang tua pelaku dengan melempar menggunakan kayu dan batu. Kemudian berusaha masuk ke dalam rumah dan merusak seluruh isinya. Hingga rumah semi permanen itu, rata dengan tanah dan massa pun membubarkan diri.
Saat ini terduga diamankan ke Mapolres Dompu, ditangani oleh bagian Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Dompu untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (di)
![]()










