Keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk meraih cita-cita. Karena perjalanan hidup seseorang tak ada yang tahu.
Kisah, Diansyah anak seorang petani dari Desa Lanci, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu yang sukses menjadi anggota Kesatuan Brimob merupakan
salah satu contoh.
Putra kedua dari pasangan suami istri, Ramli Ismail dan Hajnah ini berhasil mewujudkan mimpinya meski dengan segala keterbatasan.
Sebagai anak petani yang sederhana pria kelahiran Dompu 3 Agustus 1999 ini tidak pernah putus asa dalam berjuang.
Sempat menghadapi berbagai tantangan dan rintangan. Namun buah dari kesabaran, kerja keras dan do’a kedua orang tua menjadi modal utama bagi pria lulusan SMAN 1 Manggelewa ini dalam meraih kesuksesan.
Mengikuti testing di Polda Papua pada tahun 2020, anak kedua dari lima bersaudara ini berhasil lolos. Kini, ia sedang menjalani pendidikan di Cikeas – Jakarta.
Peristiwa yang sangat mengesankan ketika Diansyah pulang kerumah tempat tinggal di Desa Lanci Jaya untuk meminta izin kepada kedua orang tua sebelum berangkat bertugas.
Dia sempat mencuci dan mencium kaki kedua orang tuanya. Dan meminum air bekas cucian tersebut. Ini sebagai wujud bhakti anak kepada orang tua.
Karena dia menyadari bahwa doa dan restu serta perjuangan kedua orang tua selama ini menjadi kunci kesuksesannya dalam meraih impian untuk berbhakti pada bangsa dan negara. (di)
![]()










