MATARAM – Kabaharkam Polri Komjen Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si mengharapkan kepada masyarakat di Nusa Tenggara Barat untuk menjadikan protokol kesehatan sebagai budaya.
SKomjen Arief mengingatkan bahwa dengan program hidup bersama covid, penerapan protokol Kesehatan harus menjadi budaya kehidupan Masyarakat sehari-hari.
“Dengan penerapan prokes yang kuat maka masyarakat dapat mengantisipasi terjadinya infeksi, dengan demikian Masyarakat dapat melaksanakan aktifitas sehari-hari dengan gaya hidup baru, sesuai dengan protokol kesehatan,” ujarnya
Selain itu, ditengah kondisi seperti ini, dia berharap agar tetap memberikan dukungan kepada kelompok Masyarakat yang rentan terhadap dampak Covid-19.
“Sementara memang kondisinya masih seperti ini, kita harus bertahan dan yang paling penting adalah memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak pandemic ini,” harapnya.
Dalam Dialog Virtual dengan masyarakat dan tenaga kesehatan di Gerai Vaksinasi Presisi Jajaran Polda NTB, Arief Sulistyanto menyinggung kedulian Masyarakat Lombok Barat dalam membantu masyarakat lainnya yang membutuhkan.
“Terimakasih atas sinergi, kerjasama dan kepedulian masyarakat yang memiliki kelebihan untuk membantu, dengan memberikan donasi berupa sembako yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Komjen Arief berharap agar Covid-19 segera berlalu, terutama di wilayah Lombok, sehingga kehidupan Masyarakat bisa berjalan normal kembali.
“Ekonomi bisa ditingkatkan, sekarang kita memang prihatin dengan kondisi yang ada, seperti yang kita ketahui, Pariwisata merupakan andalan di Lombok, sehingga Masyarakat sangat terpukul dimasa pandemic saat ini,” jelasnya.
Dalam vaksinasi ini sendiri, menurutnya Lombok Barat masih cukup berat, karena baru 18 persen dari 400 ribu yang ditergetkan. “Oleh karena itu kegiatan vaksinasi ini juga salah satu cara untuk membangkitkan sector pariwisata, bila herd immunity bisa tercapai,” katanya
Penulis : Saudi
![]()










