DOMPU – Salah satu persoalan terbesar dalam dunia pendidikan Dompu saat ini adalah kekurangan tenaga guru.
Seharusnya, upaya untuk menambah tenaga pendidik dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan menjadi sebuah keharusan. Tetapi nyatanya, pemerintah daerah setempat justru mengabaikan hal tersebut.
Jumlah guru yang harusnya ditambah. Malah dikurangi dalam kebijakan mutasi dan rotasi perdana yang dilakukan, Jumat (24/9) lalu. Sejumlah guru dipindahkan tugaskan kedalam jabatan struktural.
Bahkan, ada guru yang diangkat dalam jabatan struktural tidak ada kaitannya sama sekali dengan peningkatan kualitas pendidikan.
Kondisi ini menuai kritik. Salah satunya dari Ketua Komisi I DPRD Dompu yang membidangi masalah hukum dan pemerintahan, Ir. Mutakun.
Menurutnya, disinilah pentingnya peran Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) untuk penilaian kinerja ASN. Sehingga, tidak salah dalam memberikan telahan kepada Bupati Dompu selaku pengambil kebijakan.
“Saya melihat munculnya persoalan ini karena kelemahan Baperjakat dalam menterjemahkan keinginan pak bupati. Harusnya kinerja ASN dinilai sehingga tidak salah dalam menempatkan pejabat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Baperjakat Kabupaten Dompu, Gatot Gunawan PP, SKM, M.Mkes menjelaskan, penunjukan guru untuk menempati beberapa jabatan struktural di Dinas Dikpora Dompu dilakukan sebagai upaya dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.
“Guru-guru yang memiliki kemampuan untuk mengurus pendidikan kami pindahkan ke struktural demi peningkatan kualitas pendidikan. Karena kami yakin, mereka lahir dari dunia pendidikan, maka mereka sangat paham dengan kondisi pendidikan. Itu yang menjadi pertimbangan kami,” terangnya.
Bagaimana korelasi dunia pendidikan dengan jabatan Camat Pekat. Dimana ditunjuk seorang guru yang memiliki tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah?
Gatot mengaku, jabatan camat dan dunia pendidikan memiliki keterkaitan. Dalam hal hubungan sosial. Camat yang berlatarbelakang seorang pendidik melalui hubungan sosialnya akan memberikan pengaruh kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas pendidikan. “Disinilah korelasinya,” jelas Gatot. (di)
![]()










