DOMPU– Dukungan terhadap kegiatan Istighosah yang akan digelar oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersama PMII Cabang Dompu terus mengalir.
Setelah sebelumnya, Bupati Dompu, Kader Jaelani, Kepala Kejaksaan Negeri dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Dompu menyatakan komitmennya untuk mendukung kegiatan tersebut.
Kini, giliran Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, SIK memberikan dukungan yang sama. Bahkan pihak kepolisian siap untuk memberikan dukungan penuh atas kegiatan yang akan dilaksanakan akhir tahun ini, di Lapangan Beringin Dompu.
“Kami siap untuk mengsupport kegiatan teman-teman GP Ansor dan PMII. Terutama memberikan rasa aman dalam kegiatan istighosah,” ungkap Kapolres Dompu, Iwan Hidayat saat bersilaturahmi dengan jajaran GP Ansor dan PMII Dompu, di ruang rapat Polres Dompu, Sabtu (11/12).
Dalam silaturahmi tersebut, Kapolres berharap adanya sinergitas antara pihak kepolisian dengan organisasi kepemudaan guna menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Dompu.
Kapolres menceritakan tentang kondisi daerah. Dimana, dalam peta nasional, Dompu selalu ditempatkan dalam posisi rawan konflik sosial. Bahkan berada pada peringkat kelima secara nasional. Seperti digambarkan dalam Pilkada beberapa waktu lalu.
Kondisi ini disebabkan karena masyarakatnya mudah terprovokasi. “Dompu ini unik. Saudara-saudara kita mudah sekali terprovokasi. Ada persoalan selalu diakhiri dengan tutup jalan. Dan ini berlangsung hampir setiap hari,” katanya.
Hal ini menjadi sebuah tantangan dalam menciptakan kondusifitas daerah. GP Ansor dan PMII diharapkan hadir untuk memberikan edukasi kepada masyarakat supaya tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan masyarakat luas.
“Saya berharap kegiatan istighosah nanti akan menggugah kesadaran masyarakat untuk tidak lagi melakukan aksi penutupan jalan raya. Supaya tercipta Dompu yang aman dan damai,” harapnya.
Sementara itu, Ketua GP Ansor, Arman H. Manan, SE menyampaikan, apresiasi atas dukungan yang diberikan pihak kepolisian. Dukungan ini sangat penting, terutama dalam memberikan rasa aman terhadap kegiatan istighosah.
GP Ansor dan PMII berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian dalam menciptakan suasana kondusif. “Kami akan terus berbuat yang terbaik bagi masyarakat dan daerah. Berbuat sesuai dengan porsi kami masing-masing. Kami sadar organisasi ini belum bisa melakukan hal-hal besar, karena kami bukan organisasi yang memiliki anggaran besar. Kami hanya memiliki semangat untuk berbuat,” ungkapnya.
Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) yang menaungi dua kampus terbesar di Dompu, STIE dan STKIP ini menyampaikan, bahwa kedua organisasi sayap dari organisasi besar Nahdatul Ulama (NU) ini memiliki cara pandang berbeda dengan OKP lainnya.
“Kami lebih fokus pada kegiatan-kegiatan yang berbasis keagamaan. Kegiatan istighosah akhir tahun ini merupakan sebuah wujud kecintaan kami terhadap daerah. Mudah-mudahan dari kegiatan do,a bersama nanti daerah kita tetap aman dan terhindar dari bala bencana,” harapnya. (di)
![]()










