DOMPU—Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu melalui Kapala Bidang Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi Pembangunan Daerah dan Litbang Kabupaten Dompu, Putra Agung Eko Iwinduarta, ST, MM menyampaikan tentang pentingnya Musrenbang dalam merumuskan perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, Musrenbang merupakan perencanaan dengan pendekatan Partipatif yang dilaksanakan dengan melibatkan semua pemangku kepentingan. Hal ini dimaksud untuk membangkitkan rasa memiliki terhadap hasil-hasil pembangunan.
Disisi lain Musrenbang juga merupakan wahana strategis bagi para pihak dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara kolaboratif dengan melibatkan 3 Pilar pembangunan yaitu Pemerintah Daerah, Masyarakat dan Swasta/Dunia Usaha.
Musrenbang diakui menjadi masukan yang sangat penting dalam rangka perumusan dan penyempurnaan RKPD Kabupaten Dompu. Selanjutnya akan dijadikan acuan/pedoman dalam menyusun anggaran. Disamping itu, Musrenbang merupakan momentum penting untuk menyatukan pola pikir/aspirasi dari berbagai unsur pelaku pembangunan serta mengintegrasikannya dengan berbagai bidang urusan pemerintahan.
Selain itu, kualitas dan keterpaduan perencanaan sangat menentukan capaian kinerja pembangunan. UU Nomor 5 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) mencerminkan komitmen pemerintah akan pentingnya proses perencanaan sebagai pedoman/rujukan dalam pelaksanaan pembangunan. Demikian juga Pemkab Dompu sangat menyadari akan pentingnya kualitas perencanaan, karena tidak dapat dipungkiri bahwa tingkat capaian kinerja (keberhasilan) pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan itu sendiri.
Untuk itu, Pemerintah berkomitmen selalu mengedepankan hasil-hasil rumusan perencanaan pembangunan dalam menyusun rancangan APBD Kabupaten Dompu. “Sebelum penyusunan APBD, kita sudah ingatkan kepada seluruh kepala Perangkat Daerah agar betul-betul memperhatikan hasil Musrenbang dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran pada unit kerja yang dipimpin,” tuturnya. (di/adv)
![]()










