• Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Login
Tamborapost.com
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

‎Kisah Perjuangan Membangkitkan Pacuan Kuda Dompu, Rogoh Kocek Sendiri Demi Budaya 

Tambora Post by Tambora Post
1 November 2025
in HEADLINE
0
‎Kisah Perjuangan Membangkitkan Pacuan Kuda Dompu, Rogoh Kocek Sendiri Demi Budaya 
SEMANGAT – Ketua Pordasi Dompu, H. Abdul Haris saat menghadiri rapat bersama Bupati Dompu dalam rangka persiapan pelaksanaan pacuan kuda di Lapangan Lemba Kara Dompu.

 

‎Penulis : Saudi Al Gibran

RELATED POSTS

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

Rp5,6 Miliar Dialokasikan, Ahmad Amrullah Pastikan Perbaikan Jalan Rumbuk–Padamara Ditargetkan Akhir Tahun

‎‎

‎Pagi itu, Lemba Kara tampak bernafas kembali. Embun masih menggantung di pucuk rumput yang baru tumbuh menghijau. Sinar matahari menimpa pagar-pagar kayu yang kini berdiri rapi mengelilingi lintasan pacuan kuda. Lapangan yang dulu sempat terlupakan, kini kembali hidup. ‎

‎Angin pagi berembus membawa aroma tanah dan semangat baru. Di ujung utara, boks start berdiri gaga. Catnya masih segar. Dari kejauhan, beberapa warga tampak memandang dengan bangga. “Akhirnya, pacuan akan kembali,” bisik seorang bapak tua yang rambutnya memutih, matanya berbinar mengenang masa-masa ketika sorak sorai penonton menggema di lembah ini.

‎Dua tahun lamanya Lemba Kara terdiam. Sepi dari derap kuda, lengang dari teriakan joki cilik yang beradu keberanian di atas pelana. Namun tahun 2025 ini, semuanya akan berubah.

‎Di balik kebangkitan itu, berdiri sosok yang tidak menyerah pada keadaan. Haji Abdul Haris, Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Dompu.‎

‎Ketika menerima Surat Keputusan (SK) sebagai ketua baru, Haji Haris tahu bahwa tantangan di depan tidak ringan. Kepengurusan sebelumnya terbiasa dengan dana hibah pemerintah yang rutin diberikan untuk penyelenggaraan pacuan. Tapi kali ini, nihil. Tidak ada sepeser pun bantuan turun dari kas daerah.‎

‎Bahkan, sempat beredar kabar akan ada dana Rp400 juta. Namun setelah ia telusuri langsung ke instansi terkait, kenyataan berkata lain. Tak ada anggaran sama sekali.

‎Bagi sebagian orang, itu cukup alasan untuk mundur. Tapi bagi Haji Haris, justru menjadi ujian komitmen. “Kalau bukan kita yang jaga budaya ini, siapa lagi?,” katanya.

‎Dengan tekad bulat, H. Haris memutuskan untuk tidak menunggu uluran tangan siapa pun. Ia merogoh kocek pribadi untuk memperbaiki lapangan yang rusak dimakan waktu dan cuaca.‎

‎Pagar lintasan diperkuat, besi tribun  mulai terkelupas akibat dihantam agin di las kembali. Dan gerbang masuk yang dulu reyot kini berdiri megah menyambut pengunjung. “Biar kecil, asal dari niat yang besar,” ujarnya.

‎Tak berhenti di situ, ia bahkan membuat alat ukur kuda baru dari dana pribadi. Ada yang sempat menawarkan pinjaman alat, tapi ia menolak dengan halus.

‎“Saya tidak ingin berhutang budi. Pengukuran harus profesional, tanpa ada pengaruh siapa pun,” katanya tegas.

‎Di matanya, pacuan bukan sekadar adu cepat. Ia adalah harga diri budaya, tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Simbol kegagahan dan kejujuran masyarakat Dompu.‎

‎Bagi H. Haris, pacuan ini bukan hanya ajang olahraga rakyat. Ia ingin menjadikannya sekolah kehidupan. Tempat di mana nilai-nilai disiplin, sportivitas dan cinta tanah lahir tumbuh bersamaan.‎

‎Karena itu, ia menggagas hal baru.  Selama berlangsungnya pacuan, para joki cilik tidak akan dibiarkan meninggalkan dunia belajar. Mereka akan mendapatkan pelajaran di lapangan.

‎“Nanti kita hadirkan guru-guru. Disela-sela bertanding mereka belajar,” jelasnya.‎

‎Ia bahkan menyiapkan tempat khusus agar para joki memiliki ruang bermain dan belajar di sela-sela perlombaan.‎

‎Bagi Haji Haris, menjadi joki bukan alasan untuk berhenti menuntut ilmu. Ia ingin anak-anak itu tetap bisa bermimpi. Bukan hanya menjadi pemenang di lintasan, tapi juga menjadi pemenang dalam hidup.‎

‎Selama persiapan, berbagai dinamika muncul. Ada perdebatan, ada cibiran, ada yang meragukan langkah Pordasi tanpa dukungan anggaran. Tapi Haji Haris tetap teguh.

‎“Kalau niat kita baik, Allah yang bantu,” katanya lirih, senyum kecil tersungging di wajahnya. ‎

‎Ia tahu, pacuan ini bukan hanya milik organisasi. Tetapi ini milik masyarakat Dompu. Sebuah warisan budaya yang menjadi denyut nadi kebanggaan mereka. Karena itu, segala keterbatasan ia ubah menjadi energi. Ia ingin pacuan kali ini menjadi momentum kebangkitan, bukan hanya acara seremonial.‎

‎Targetnya tidak main-main. 800 peserta dari berbagai daerah akan ikut serta. Dan panitia pun sudah terbentuk, bekerja siang malam menyiapkan segalanya.

‎Kini, jelang tanggal delapan november, yang ditetapkan sebagai jadwal pengukuran kuda pacuan, suara langkah dan tawa mulai terdengar di sekitar Lemba Kara. Para pemilik kuda membawa harapan. Debu yang lama mengendap di tanah itu seolah mulai menari kembali dihembus semangat baru.‎

‎Bagi Haji Haris, pacuan ini bukan sekadar lomba. Ia adalah pernyataan cinta budaya pada tanah Dompu dan semangat untuk bangkit meski dalam keterbatasan.‎

‎Dan ketika kuda-kuda itu mulai berlari pada tanggal 15 November nanti, setiap derapnya akan menjadi saksi bahwa dari tangan-tangan yang tulus, sebuah budaya daerah bisa hidup kembali. (*)

Loading

Tags: Budaya DompuJoki CilikLemba KaraPacuan Kuda TradisionalPordasi Dompu

Related Posts

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

by tamborapost
21 Oktober 2026
0

MATARAM – Bank NTB Syariah terus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai komunitas dan pelaku usaha di Nusa Tenggara Barat (NTB)....

Rp5,6 Miliar Dialokasikan, Ahmad Amrullah Pastikan Perbaikan Jalan Rumbuk–Padamara Ditargetkan Akhir Tahun

Rp5,6 Miliar Dialokasikan, Ahmad Amrullah Pastikan Perbaikan Jalan Rumbuk–Padamara Ditargetkan Akhir Tahun

by tamborapost
14 Oktober 2026
0

LOMBOK TIMUR — Perbaikan Jalan Rumbuk–Padamara di Kabupaten Lombok Timur dipastikan masuk dalam program pembangunan melalui APBD Perubahan Kabupaten Lombok...

Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Perkuat Kemitraan Strategis, Tingkatkan Layanan kepada Masyarakat

Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Perkuat Kemitraan Strategis, Tingkatkan Layanan kepada Masyarakat

by tamborapost
13 Oktober 2026
0

LOMBOK TIMUR — Bank NTB Syariah memperkuat sinergi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Timur melalui penandatanganan Perjanjian...

Tambora Post Borong Dua Penghargaan Cerita Sasambo 2026, Raih Rp15 Juta dan Emas

Tambora Post Borong Dua Penghargaan Cerita Sasambo 2026, Raih Rp15 Juta dan Emas

by tamborapost
9 Oktober 2026
0

SEMBALUN, LOTIM – Media online Tambora Post kembali menorehkan prestasi dalam ajang Lomba Karya Jurnalistik Cerita Sasambo 2026 yang diselenggarakan...

Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan

Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan

by tamborapost
2 Oktober 2026
0

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., menerima langsung audiensi jajaran PT Bank...

Next Post
‎Danramil Sebut Siskamling di Kempo Berhasil Tekan Aksi Kriminal 

‎Danramil Sebut Siskamling di Kempo Berhasil Tekan Aksi Kriminal 

‎Pilih Ketua Baru, Karang Taruna Dompu Gelar Temu Karya   ‎

‎Pilih Ketua Baru, Karang Taruna Dompu Gelar Temu Karya  ‎

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result




Pos-pos Terbaru

  • Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong
  • Rp5,6 Miliar Dialokasikan, Ahmad Amrullah Pastikan Perbaikan Jalan Rumbuk–Padamara Ditargetkan Akhir Tahun
  • Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Perkuat Kemitraan Strategis, Tingkatkan Layanan kepada Masyarakat
  • Ini Dia 36 Pemenang Cerita Sasambo AMMAN 2026
  • Tambora Post Borong Dua Penghargaan Cerita Sasambo 2026, Raih Rp15 Juta dan Emas
November 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
« Okt   Des »
November 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
« Okt   Des »
November 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
« Okt   Des »
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com