MATARAM – Kontingen Kabupaten Dompu kembali menunjukkan dominasinya pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII 2026. Hingga Sabtu (18/7/2026), Dompu sukses menambah empat medali emas sekaligus, masing-masing tiga emas dari cabang olahraga tinju dan satu emas dari biliar. Tambahan itu membuat koleksi medali emas Dompu kini menembus 10 keping.
Laju perolehan medali Dompu juga semakin mengesankan. Selain tambahan empat emas, kontingen “Bumi Nggahi Rawi Pahu” juga menambah satu medali perak dari cabang olahraga bola voli putra yang berhasil menembus partai final.
Kontribusi terbesar datang dari cabang olahraga tinju yang kembali membuktikan statusnya sebagai salah satu lumbung medali Kabupaten Dompu. Petinju-petinju Dompu tampil impresif di partai final dan berhasil mengamankan tiga medali emas setelah mengalahkan lawan-lawannya dalam pertarungan yang berlangsung sengit.
Secara keseluruhan, Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Dompu menutup pertandingan dengan hasil membanggakan, yakni tiga medali emas, empat medali perak, dan enam medali perunggu. Raihan tersebut menjadi salah satu penyumbang terbesar bagi perolehan medali Dompu pada Porprov kali ini.
Tak kalah dramatis, sejarah baru juga tercipta dari cabang olahraga biliar. Untuk pertama kalinya Kabupaten Dompu berhasil mempersembahkan medali emas melalui atlet putri Nur Fitriana.
Pertandingan final berlangsung penuh tensi. Nur Fitriana harus menghadapi atlet Kota Bima, Chesy, dalam duel yang menguras emosi. Kedua atlet silih berganti memimpin perolehan poin hingga pertandingan berlangsung ketat sejak awal.
Suasana arena sempat beberapa kali dibuat tegang. Penonton menahan napas setiap kali kedua atlet melakukan pukulan-pukulan krusial yang menentukan jalannya pertandingan. Hingga akhirnya Nur Fitriana mampu menjaga ketenangan pada momen-momen terakhir dan menutup laga dengan kemenangan tipis 5-4.
Begitu bola terakhir masuk ke lubang, sorak-sorai langsung pecah di arena pertandingan. Para pelatih, ofisial, dan rekan-rekan atlet Dompu berhamburan memberikan pelukan kepada Nur Fitriana. Kemenangan itu sekaligus mencatatkan sejarah sebagai medali emas pertama cabang olahraga biliar bagi Kabupaten Dompu di ajang Porprov.
Di cabang bola voli, perjuangan tim putra Dompu juga patut diapresiasi. Meski harus puas finis sebagai runner-up, keberhasilan menembus partai final berhasil menghadirkan tambahan satu medali perak yang semakin memperkuat posisi Dompu dalam klasemen sementara.
Perolehan medali tersebut semakin mempertegas konsistensi kontingen Dompu yang sejak awal pelaksanaan Porprov terus menunjukkan tren peningkatan. Cabang-cabang olahraga unggulan mampu menyumbangkan medali secara beruntun, sementara sejumlah cabang lainnya masih berpeluang menambah pundi-pundi medali karena pertandingan belum seluruhnya berakhir.
Sebelumnya, Dompu telah menambah dua medali emas dari cabang panjat tebing melalui Mega Mustika dan King Boxing. Kini, dengan tambahan tiga emas dari tinju dan satu emas dari biliar, total medali emas Dompu meningkat menjadi 10 keping.
Peluang menambah koleksi medali masih terbuka lebar. Sejumlah cabang olahraga masih menyisakan partai final yang berpotensi kembali menghadirkan emas bagi Kabupaten Dompu.
Kontingen Dompu pun semakin optimistis mampu melampaui target yang telah ditetapkan. Dukungan pemerintah daerah, kerja keras para pelatih, serta semangat juang para atlet menjadi modal penting untuk terus mengharumkan nama Kabupaten Dompu pada pesta olahraga terbesar di Nusa Tenggara Barat tersebut. (di)
![]()








