• Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Login
Tamborapost.com
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

‎Pelajaran Berharga dari Buku “Mengasuh dengan Bahagia”

Tambora Post by Tambora Post
21 Desember 2025
in HEADLINE
0
‎Pelajaran Berharga dari Buku “Mengasuh dengan Bahagia”
Kegiatan diskusi dan launching buku “Mengasuh dengan Bahagia” karya Yuliana Setia Rahayu.

 

Di tengah derasnya arus informasi digital dan cepatnya perubahan zaman, menulis buku kerap dianggap sebagai sesuatu yang berat, rumit, bahkan eksklusif. Seolah hanya bisa dilakukan oleh akademisi, tokoh besar atau mereka yang “sudah sangat siap”.

RELATED POSTS

Rp5,6 Miliar Dialokasikan, Ahmad Amrullah Pastikan Perbaikan Jalan Rumbuk–Padamara Ditargetkan Akhir Tahun

Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Perkuat Kemitraan Strategis, Tingkatkan Layanan kepada Masyarakat

‎Namun buku “Mengasuh dengan Bahagia” karya Yuliana Setia Rahayu hadir sebagai penegasan bahwa menulis buku sejatinya bisa berangkat dari pengalaman hidup sehari-hari. Kegelisahan yang jujur dan dari niat baik untuk berbagi manfaat kepada sesama.

‎Buku ini tidak lahir dari menara gading teori, melainkan dari ruang paling manusiawi. Rumah, keluarga dan proses mengasuh anak yang penuh dinamika. Di sanalah letak kekuatannya. Yuliana Setia Rahayu menunjukkan bahwa pengalaman personal, ketika dituliskan dengan kejujuran, empati dan refleksi, dapat menjelma menjadi karya yang relevan bagi banyak orang.

‎Bagi para penulis muda, buku ini memberikan pelajaran penting bahwa menulis bukan soal seberapa hebat kita di mata orang lain, tetapi seberapa jujur kita memahami dan mengolah pengalaman hidup sendiri. Mengasuh anak, dalam buku ini, tidak digambarkan sebagai proses yang selalu sempurna, melainkan perjalanan yang penuh pembelajaran, kesalahan, perbaikan dan harapan. Justru dari ketidaksempurnaan itulah nilai edukatifnya tumbuh.

‎Lebih dari sekadar buku parenting, “Mengasuh dengan Bahagia” adalah contoh nyata bahwa tema besar tidak harus disampaikan dengan bahasa yang rumit. Bahasa yang hangat, membumi, dan komunikatif membuat pesan buku ini mudah diterima oleh pembaca lintas latar belakang. Inilah pelajaran penting bagi penulis muda, kesederhanaan bukan kelemahan, melainkan kekuatan.

‎Menulis buku juga sering ditakuti karena dianggap memerlukan keberanian besar. Takut dinilai, takut dikritik, atau takut tidak dibaca. Namun keberanian Yuliana Setia Rahayu dalam membagikan pemikirannya menjadi contoh bahwa setiap tulisan yang lahir dari niat baik akan menemukan pembacanya sendiri. Buku ini tidak menggurui, tidak menghakimi, tetapi mengajak pembaca berjalan bersama dalam proses mengasuh dengan bahagia dan penuh kesadaran.

‎Bagi generasi muda yang memiliki kegelisahan, pengalaman atau pengetahuan di bidang apa pun.  Baik di bidang pendidikan, sosial, budaya, lingkungan, bahkan kehidupan sehari-hari, buku ini menjadi bukti bahwa menulis adalah cara merawat ingatan, menyebarkan nilai, dan meninggalkan jejak pemikiran bagi masa depan. Setiap pengalaman memiliki nilai, selama ditulis dengan tanggung jawab dan ketulusan.

‎Dalam konteks literasi di tanah air, karya seperti “Mengasuh dengan Bahagia” juga memperlihatkan bahwa menulis buku adalah bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat. Buku tidak hanya menjadi produk intelektual, tetapi juga medium perubahan, membentuk cara berpikir, cara bersikap dan cara memaknai kehidupan.

‎Editorial ini hendak mengajak para penulis muda untuk tidak menunggu sempurna. Mulailah menulis dari hal yang paling dekat dengan diri sendiri. Mulailah dari pengalaman, dari keresahan, dari pertanyaan-pertanyaan kecil yang sering kita abaikan. Seperti yang ditunjukkan Yuliana Setia Rahayu, sebuah buku bisa lahir dari niat sederhana. Berbagi kebahagiaan dan pembelajaran hidup.‎

‎Karena pada akhirnya, menulis buku bukan untuk menjadi terkenal, tetapi tentang memberi makna. Dan setiap penulis muda memiliki kesempatan yang sama untuk memulainya.

‎Selamat dan sukses atas terbitnya buku “Mengasuh dengan Bahagia” karya Yuliana Setia Rahayu. (*)

 

Loading

Tags: Mengasuh anak dengan bahagiaTerbit bukuYuliana Setia Rahayu

Related Posts

Rp5,6 Miliar Dialokasikan, Ahmad Amrullah Pastikan Perbaikan Jalan Rumbuk–Padamara Ditargetkan Akhir Tahun

Rp5,6 Miliar Dialokasikan, Ahmad Amrullah Pastikan Perbaikan Jalan Rumbuk–Padamara Ditargetkan Akhir Tahun

by tamborapost
14 Oktober 2026
0

LOMBOK TIMUR — Perbaikan Jalan Rumbuk–Padamara di Kabupaten Lombok Timur dipastikan masuk dalam program pembangunan melalui APBD Perubahan Kabupaten Lombok...

Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Perkuat Kemitraan Strategis, Tingkatkan Layanan kepada Masyarakat

Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Perkuat Kemitraan Strategis, Tingkatkan Layanan kepada Masyarakat

by tamborapost
13 Oktober 2026
0

LOMBOK TIMUR — Bank NTB Syariah memperkuat sinergi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lombok Timur melalui penandatanganan Perjanjian...

Tambora Post Borong Dua Penghargaan Cerita Sasambo 2026, Raih Rp15 Juta dan Emas

Tambora Post Borong Dua Penghargaan Cerita Sasambo 2026, Raih Rp15 Juta dan Emas

by tamborapost
9 Oktober 2026
0

SEMBALUN, LOTIM – Media online Tambora Post kembali menorehkan prestasi dalam ajang Lomba Karya Jurnalistik Cerita Sasambo 2026 yang diselenggarakan...

Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan

Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan

by tamborapost
2 Oktober 2026
0

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., menerima langsung audiensi jajaran PT Bank...

Bagian Umum Setda Dompu Mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

Bagian Umum Setda Dompu Mengucapkan Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026

by tamborapost
1 Oktober 2026
0

Next Post
‎Nasib Honorer di Dompu Berada Diujung Tanduk, 2.920 Bakal Dirumahkan  ‎

‎Nasib Honorer di Dompu Berada Diujung Tanduk, 2.920 Bakal Dirumahkan ‎

‎Demi Air Bersih dan Lampu Jalan, BBF Rela Dompu Berutang hingga Rp70 Miliar  ‎

‎Demi Air Bersih dan Lampu Jalan, BBF Rela Dompu Berutang hingga Rp70 Miliar ‎

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result




Pos-pos Terbaru

  • Rp5,6 Miliar Dialokasikan, Ahmad Amrullah Pastikan Perbaikan Jalan Rumbuk–Padamara Ditargetkan Akhir Tahun
  • Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Perkuat Kemitraan Strategis, Tingkatkan Layanan kepada Masyarakat
  • Ini Dia 36 Pemenang Cerita Sasambo AMMAN 2026
  • Tambora Post Borong Dua Penghargaan Cerita Sasambo 2026, Raih Rp15 Juta dan Emas
  • Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan
Desember 2025
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
« Nov   Jan »
Desember 2025
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
« Nov   Jan »
Desember 2025
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
« Nov   Jan »
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com