• Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
Rabu, 8 Juli 2026
  • Login
Tamborapost.com
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

‎Nasib Honorer di Dompu Berada Diujung Tanduk, 2.920 Bakal Dirumahkan ‎

Tambora Post by Tambora Post
23 Desember 2025
in HEADLINE
0
‎Nasib Honorer di Dompu Berada Diujung Tanduk, 2.920 Bakal Dirumahkan  ‎

DOMPU – Nasib ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu kian berada di ujung tanduk.

‎Sebanyak 2.920 honorer yang tidak terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) terancam dirumahkan sebagai dampak kebijakan pemerintah pusat terkait penataan tenaga non-ASN.‎

RELATED POSTS

PON 2028 Diminta Beri Ruang Olahraga Tradisi, Mi6: Ini Bagian dari Jati Diri Bangsa

Paling Ditunggu di Porwada NTB, Golden Ticket Karya Jurnalistik dan Fotografi Akhirnya Resmi Diumumkan

‎Para honorer tersebut selama ini telah mengabdi di berbagai instansi pemerintah daerah. Namun, regulasi nasional yang mengharuskan seluruh tenaga honorer terdata dalam sistem BKN membuat Pemkab Dompu berada pada posisi sulit dan serba terbatas dalam mengambil kebijakan.

‎Bupati Dompu, Bambang Firdaus, mengakui bahwa hingga saat ini keputusan final terkait nasib ribuan honorer tersebut memang belum ditetapkan. Namun ia menegaskan, pemerintah daerah tidak memiliki banyak ruang gerak untuk keluar dari ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

‎“Meski keputusan belum saya ambil, kami tidak bisa bertahan dengan aturan. Kami tetap harus menaati regulasi yang ada,” ujar Bambang Firdaus kepada Tambora Post, Senin (22/12/2025).‎

‎Ia menambahkan, keputusan terkait honorer yang tidak masuk dalam database BKN akan dipertimbangkan secara matang dalam waktu dekat. Pemerintah daerah, kata dia, tetap berpegang pada prinsip kepatuhan terhadap aturan perundang-undangan dan tidak akan mengambil kebijakan yang berpotensi melanggar regulasi.‎

‎“Yang pasti, dalam mengambil keputusan kami tetap berpedoman pada aturan yang berlaku. Kami tidak akan melanggar ketentuan,” tegasnya.

‎Terkait kemungkinan adanya kebijakan alternatif untuk menyelamatkan tenaga honorer tersebut, Bambang menyebut hal itu masih dalam tahap pertimbangan. Namun ia mengakui, opsi yang tersedia sangat terbatas, terutama karena kondisi keuangan daerah.

‎Jika keputusan merumahkan honorer benar-benar diambil, Pemkab Dompu juga belum bisa memastikan adanya pemberian tali asih. Hal ini disebabkan oleh kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Dompu yang dinilai sangat minim, terlebih setelah adanya pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat.

‎“Kami belum bisa memastikan adanya tali asih mengingat kondisi APBD Dompu yang minim pasca pengurangan dana transfer pusat,” ungkapnya.‎

‎Sementara itu, opsi kebijakan melalui skema outsourcing juga dinilai tidak mampu mengakomodasi seluruh tenaga honorer yang jumlahnya mencapai ribuan orang. Menurut Bambang, outsourcing hanya memungkinkan untuk tenaga tertentu saja.‎

‎“Outsourcing hanya untuk tenaga keamanan dan kebersihan. Tidak mungkin honorer yang jumlahnya ribuan orang ini kita arahkan ke dua jenis pekerjaan tersebut,” jelasnya.

‎Situasi ini menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan tenaga honorer, mengingat sebagian besar dari mereka telah mengabdi bertahun-tahun dan menggantungkan hidup dari penghasilan sebagai pegawai non-ASN. Pemkab Dompu kini dihadapkan pada dilema antara kepatuhan terhadap kebijakan pusat dan tanggung jawab sosial terhadap ribuan tenaga honorer yang terancam kehilangan pekerjaan.

‎Sebelumnya, rencana merumahkan ribuan tenaga honorer non-database BKN memicu gelombang penolakan dari para honorer. Ratusan honorer non-database di Kabupaten Dompu, bahkan menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terhadap kebijakan tersebut serta menuntut adanya penambahan kuota formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

‎Aksi yang digelar Aliansi Honorer Dompu itu berlangsung di depan Kantor DPRD Kabupaten Dompu. Para peserta aksi menilai kebijakan penghapusan tenaga honorer pasca-pengangkatan PPPK Paruh Waktu tidak mencerminkan keadilan, mengingat peran honorer yang selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung pelayanan pemerintahan di daerah.

‎Perwakilan honorer mendesak Bupati Dompu agar memperjuangkan tambahan kuota PPPK Paruh Waktu sekaligus memastikan honorer non-database tidak dirumahkan, sebagaimana yang telah terjadi di sejumlah daerah lain, seperti Lombok Barat. Mereka menegaskan, kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan persoalan sosial baru jika tidak diiringi dengan solusi yang berpihak pada honorer.

‎Gerakan penolakan ini juga disebut merupakan bagian dari aksi serentak nasional. Para honorer berharap pemerintah pusat merevisi Surat Edaran Menpan RB Nomor B/3832/M/SM.01.00/2025 tertanggal 8 Agustus 2025, agar honorer non-database termasuk yang tidak lulus CPNS, tidak memenuhi syarat, maupun tidak mengikuti seleksi dapat diakomodasi dalam skema PPPK Paruh Waktu serta terhindar dari pemutusan hubungan kerja.

‎Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Dompu, Muttakun, meminta para honorer menyiapkan data lengkap riwayat pengabdian sebagai dasar perjuangan ke pemerintah pusat. Ia mengaku terenyuh mendengar langsung suara para honorer, khususnya ketika seorang honorer perempuan menyampaikan orasi penuh haru di hadapan anggota dewan.‎ “Aspirasi ini wajib kami perjuangkan,” tegas Muttakun. (di)

‎

Loading

Tags: Bambang FirdausBupati DompuDirumahkanKebijakan Pusatnon Data BasePemkab DompuTenaga honorer

Related Posts

PON 2028 Diminta Beri Ruang Olahraga Tradisi, Mi6: Ini Bagian dari Jati Diri Bangsa

PON 2028 Diminta Beri Ruang Olahraga Tradisi, Mi6: Ini Bagian dari Jati Diri Bangsa

by tamborapost
5 Juli 2026
0

Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto   MATARAM – Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 mengusulkan agar pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional...

Paling Ditunggu di Porwada NTB, Golden Ticket Karya Jurnalistik dan Fotografi Akhirnya Resmi Diumumkan

Paling Ditunggu di Porwada NTB, Golden Ticket Karya Jurnalistik dan Fotografi Akhirnya Resmi Diumumkan

by tamborapost
2 Juli 2026
0

MATARAM — Jika cabang olahraga lain sudah lebih dulu melahirkan para pemenang, satu pengumuman ini justru menjadi yang paling membuat...

Ruang Sidang Utama DPRD Dirusak Massa, Rapat Paripurna Dipindahkan ke Aula Dikpora

Ruang Sidang Utama DPRD Dirusak Massa, Rapat Paripurna Dipindahkan ke Aula Dikpora

by tamborapost
30 Juni 2026
0

DOMPU — Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Dompu yang sedianya digelar di ruang sidang utama DPRD, Rabu (1/7/2026), terpaksa dipindahkan ke...

Bank NTB Syariah KCP Kempo Diresmikan, Bupati Tekankan Transformasi Layanan dan Dukungan UMKM

Bank NTB Syariah KCP Kempo Diresmikan, Bupati Tekankan Transformasi Layanan dan Dukungan UMKM

by tamborapost
29 Juni 2026
0

DOMPU —Persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif menuntut lembaga keuangan daerah untuk terus beradaptasi. Di tengah perubahan perilaku nasabah dan...

DPPKB Dompu Peringati Harganas ke-33, Ajak Ayah Lebih Aktif dalam Pengasuhan Anak

DPPKB Dompu Peringati Harganas ke-33, Ajak Ayah Lebih Aktif dalam Pengasuhan Anak

by tamborapost
29 Juni 2026
0

DOMPU – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Dompu memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dengan...

Next Post
‎Demi Air Bersih dan Lampu Jalan, BBF Rela Dompu Berutang hingga Rp70 Miliar  ‎

‎Demi Air Bersih dan Lampu Jalan, BBF Rela Dompu Berutang hingga Rp70 Miliar ‎

‎Dukung Kemanusiaan di Aceh, Bank NTB Syariah Fasilitasi Operasional Ambulance Tim Medis NTB

‎Dukung Kemanusiaan di Aceh, Bank NTB Syariah Fasilitasi Operasional Ambulance Tim Medis NTB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

PON 2028 Diminta Beri Ruang Olahraga Tradisi, Mi6: Ini Bagian dari Jati Diri Bangsa

PON 2028 Diminta Beri Ruang Olahraga Tradisi, Mi6: Ini Bagian dari Jati Diri Bangsa

5 Juli 2026
Paling Ditunggu di Porwada NTB, Golden Ticket Karya Jurnalistik dan Fotografi Akhirnya Resmi Diumumkan

Paling Ditunggu di Porwada NTB, Golden Ticket Karya Jurnalistik dan Fotografi Akhirnya Resmi Diumumkan

2 Juli 2026
No Result
View All Result

BERITA TERPOPULER

  • Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rapat Koordinasi Ricuh, Kades dan Camat Kempo Nyaris Adu Jotos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Titian Mas Kecelakaan, Satu Tewas Ditempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Mistik Dibalik Kecelakaan Maut Bus Titian Mas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kronologi Lengkap Tragedi Berdarah di Bima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0




Pos-pos Terbaru

  • PON 2028 Diminta Beri Ruang Olahraga Tradisi, Mi6: Ini Bagian dari Jati Diri Bangsa
  • Paling Ditunggu di Porwada NTB, Golden Ticket Karya Jurnalistik dan Fotografi Akhirnya Resmi Diumumkan
  • Ruang Sidang Utama DPRD Dirusak Massa, Rapat Paripurna Dipindahkan ke Aula Dikpora
  • Bank NTB Syariah KCP Kempo Diresmikan, Bupati Tekankan Transformasi Layanan dan Dukungan UMKM
  • DPPKB Dompu Peringati Harganas ke-33, Ajak Ayah Lebih Aktif dalam Pengasuhan Anak
Desember 2025
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
« Nov   Jan »
Desember 2025
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
« Nov   Jan »

Desember 2025
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
« Nov   Jan »
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN

© 2020 Tamborapost.com