• Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi
Sabtu, 5 September 2026
  • Login
Tamborapost.com
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Kisah Humanis Polri, Terobos Medan Terisolir Demi Selamatkan Nyawa Bayi dan Kerahkan Bantuan

Tambora Post by Tambora Post
6 Januari 2026
in HEADLINE
0
Kisah Humanis Polri, Terobos Medan Terisolir Demi Selamatkan Nyawa Bayi dan Kerahkan Bantuan
PENGOBATAN: Tim Medis Sidokkes Polres Aceh Tengah sedang melakukan pengobatan seorang bayi di wilayah terisolir Kampung Atu Payung, setelah melewati jalur ekstrim selama 14 jam perjalanan. 

‎

‎LAPORAN : SAUDI – TAMBORA POST

RELATED POSTS

Resmi Buka Cabang di Mataram, Malika Tours & Travel Siap Layani Jamaah NTB

Apresiasi 37 Tahun Sekolah , Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya Kukuhkan Duta Alumni 2026

‎Jalan tanah itu licin dan nyaris tak lagi menyerupai jalur kendaraan. Lumpur bercampur material longsor menutup sebagian badan jalan. Menyisakan lintasan sempit. Hanya bisa dilalui dengan kehati-hatian ekstra.

‎Di antara perbukitan Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, sisa hujan masih menyisakan kubangan di sepanjang jalur tanah. Sepeda motor trail melaju tertatih. Rombongan kecil itu bergerak, berhenti, lalu kembali melaju menyusuri medan ekstrim.

‎Rombongan itu adalah Tim Medis Sidokkes Polres Aceh Tengah bersama personel Keslap BKO Brimob Polda Aceh. Mereka menuju Kampung Atu Payung, salah satu wilayah terisolasi pascabencana banjir dan tanah longsor.

‎Dalam perjalanan sulit itu, ada satu tujuan yang sangat mendesak. Memastikan keselamatan seorang bayi yang dikabarkan sakit. Foto bayi berusia lima bulan itu menyebar cepat di media sosial. Memunculkan kecemasan publik tentang kondisi kesehatannya.

‎Bagi aparat kepolisian, informasi tersebut tidak berhenti sebagai kabar viral. Pesan itu dibaca sebagai tanda bahwa ada warga yang membutuhkan kehadiran negara. Meski akses terbatas dan medan geografis ekstrem, pelayanan kesehatan harus tetap menjangkau masyarakat yang terisolir.

‎Dalam kondisi normal, perjalanan dari Takengon menuju Kecamatan Bintang dapat ditempuh dalam waktu relatif singkat. Namun bencana mengubah segalanya. Longsor menutup badan jalan. Hujan membuat tanah berubah menjadi lumpur tebal. Sejumlah titik jalur yang ada hanya cukup dilewati satu kendaraan dengan risiko tergelincir.

‎Rombongan menggunakan sepeda motor trail hingga batas terakhir yang masih memungkinkan dilalui. Setelah itu, perjalanan berlanjut dengan menuntun motor melewati tanjakan curam dan jalan berlumpur. Di beberapa titik, personel harus turun bergantian, mendorong kendaraan agar tidak terperosok atau tergelincir ke jurang.

‎Curah hujan yang masih tinggi membuat medan semakin berbahaya. Setiap meter ditempuh dengan perhitungan. Perjalanan yang seharusnya singkat akhirnya memakan waktu hingga 14 jam.

‎“Kondisi jalannya memang sangat sulit. Tapi kami harus sampai,” ujar salah satu personel di sela perjalanan.

‎Rombongan tiba di Kampung Atu Payung malam hari. Lampu-lampu rumah warga menjadi penanda kehidupan di tengah keterisolasian. Kedatangan tim medis disambut rasa lega. Tanpa banyak jeda, pemeriksaan terhadap bayi berinisial RJ langsung dilakukan di rumah warga dengan fasilitas sangat terbatas.

‎Di kampung yang selama berhari-hari terputus dari dunia luar, kehadiran aparat menjadi pemandangan mengharukan. Warga mengaku tak menyangka aparat kepolisian bersedia menembus medan ekstrim.  Bahkan sulit mereka lalui sendiri. Bagi mereka, kedatangan itu adalah penanda bahwa negara belum melupakan wilayah terpencil di lereng Pegunungan Bintang.

‎Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi bayi RJ dalam keadaan stabil. Tidak ditemukan tanda-tanda gizi buruk sebagaimana yang sempat dikhawatirkan publik. Penjelasan medis pun disampaikan kepada keluarga dengan pendekatan persuasif dan humanis.

‎Orang tua RJ menjelaskan bahwa saat foto diambil, bayinya tengah mengalami cacar air (varicella). Sebagai upaya pengobatan, mereka mengoleskan air sirih. Metode tradisional yang lazim dilakukan di kampung. Olesan inilah yang membuat kulit bayi tampak kemerahan dan memicu kekhawatiran pihak luar.

‎Bagi keluarga RJ, kehadiran tim medis membawa ketenangan. Kekhawatiran yang sempat membebani perlahan mereda. Mereka merasa diperhatikan.  Bukan dihakimi di tengah keterbatasan pengetahuan dan akses layanan kesehatan yang mereka miliki.

‎Kehadiran tim medis Polri tidak berhenti pada satu kasus. Di tiga kampung, yakni Jamur Koyel, Atu Payung dan Serule, pelayanan kesehatan juga diberikan kepada warga yang terdampak bencana.

‎Beragam keluhan muncul pascabencana.  Mulai dari hipertensi, sakit kepala, gangguan lambung, diare, flu, asma, alergi kulit hingga gatal-gatal. Tim juga menangani pasien stroke dengan luka tekan (decubitus) yang memerlukan perawatan khusus.

‎Dengan sarana sederhana, pelayanan dilakukan secara menyeluruh dan menyesuaikan kondisi lapangan. Bagi warga, kehadiran tenaga medis bukan hanya soal obat, tetapi juga penguatan psikologis. Di tengah keterbatasan dan rasa cemas pascabencana, perhatian serta kesediaan aparat untuk mendengar keluhan mereka menjadi sesuatu yang sangat berarti.

‎Menembus Gelap Menuju Desa Serule Salurkan Bantuan Logistik 

MEDAN EKSTRIM: Seorang polisi melewati medan sulit menuju Desa Serule untuk mengantar bahan makanan. Ini adalah wilayah terisolir pasca bencana alam banjir bandang. 

 

‎Di hari yang sama, upaya menjangkau wilayah terisolir juga dilakukan personel Polres Aceh Tengah lainnya. Dipimpin Bripka Hendri Faisal, tiga personel berangkat dari Mapolres Aceh Tengah sekitar pukul 12.00 WIB menuju Desa Serule untuk menyalurkan bantuan logistik.

‎Jarak sekitar 46 kilometer dari Kota Takengon ditempuh dengan sepeda motor trail. Namun kondisi jalan pascabencana membuat perjalanan berlangsung berjam-jam. Lumpur, tanjakan terjal, dan material longsor memaksa rombongan bergerak perlahan. Di sejumlah titik, kendaraan harus dituntun dan didorong secara bergantian.

‎Rombongan baru tiba di Desa Serule sekitar pukul 23.30 WIB. Di tengah malam yang dingin, bantuan logistik akhirnya diserahkan. Warga menyambut dengan rasa syukur. Menyadari bahwa bantuan itu datang melalui perjuangan panjang dan risiko yang tidak kecil.

‎Negara yang Hadir di Tengah Keterbatasan

‎Bagi masyarakat Kecamatan Bintang, kehadiran Polri pascabencana bukan semata soal penanganan darurat. Ini adalah sebuah berkah di masa sulit. Di tengah lumpur, longsor dan akses jalan terputus, aparat hadir langsung di kampung memberi keyakinan bahwa negara tidak sepenuhnya jauh dari kehidupan mereka.

‎Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menegaskan bahwa pelayanan kepolisian tidak boleh berhenti dalam kondisi apa pun. Bahkan ketika fasilitas rusak akibat bencana, pelayanan harus tetap berjalan, termasuk dengan membuka markas sementara. Kehadiran Polri di tengah bencana, menurutnya, adalah simbol kehadiran negara yang tidak boleh absen.

‎Komitmen itu sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan pengerahan besar-besaran personel Polri ke wilayah terdampak bencana di Sumatera. Hingga kini, sebanyak 10.759 personel Polri diterjunkan untuk mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

‎Selain personel, Polri juga mengoperasikan 29 dapur lapangan, mendukung sanitasi dan penyediaan air bersih, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

‎Di Kampung Atu Payung dan Desa Serule, bantuan itu mungkin datang terlambat menurut jarum jam. Namun bagi warga yang menunggu di balik keterisolasian, kehadiran tersebut adalah penegasan bahwa mereka tidak sendiri. Di tengah alam yang menguji, langkah aparat menembus lumpur dan longsor menjadi jejak nyata bahwa negara masih berjalan menuju mereka. (*)

‎

Loading

Tags: Acehbanjir bandangBantuan medisBencana alamSumateraWilayah terisolir

Related Posts

Resmi Buka Cabang di Mataram, Malika Tours & Travel Siap Layani Jamaah NTB

Resmi Buka Cabang di Mataram, Malika Tours & Travel Siap Layani Jamaah NTB

by tamborapost
1 September 2026
0

MATARAM — Malika Tours & Travel Haji dan Umrah resmi hadir dan mulai beroperasi setelah diresmikan dalam sebuah acara yang...

Apresiasi 37 Tahun Sekolah , Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya Kukuhkan Duta Alumni 2026

Apresiasi 37 Tahun Sekolah , Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya Kukuhkan Duta Alumni 2026

by tamborapost
30 Agustus 2026
0

Ada Pakar Ongkologi Hingga Influencer. Inilah Mereka LOMBOK TIMUR – Pengurus Pusat Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Pringgabaya Lombok Timur...

Pemkab Dompu dan PT STM Teken Nota Kesepakatan Program Pengembangan Masyarakat

Pemkab Dompu dan PT STM Teken Nota Kesepakatan Program Pengembangan Masyarakat

by tamborapost
28 Agustus 2026
0

DOMPU— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu dan PT Sumbawa Timur Mining (STM) menandatangani nota kesepakatan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)....

Menuju Pelabuhan Perikanan Digital, Bank NTB Syariah dan Dinas Perikanan NTB Perkuat Ekosistem Pembayaran

Menuju Pelabuhan Perikanan Digital, Bank NTB Syariah dan Dinas Perikanan NTB Perkuat Ekosistem Pembayaran

by tamborapost
28 Agustus 2026
0

MATARAM - Upaya mendorong transformasi digital di sektor kelautan dan perikanan terus diperkuat melalui sinergi antara Dinas Perikanan Provinsi Nusa...

Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis

by tamborapost
27 Agustus 2026
0

MATARAM - Bank NTB Syariah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) yang ditandai dengan penandatanganan Nota...

Next Post
‎Info APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026…(1) ‎

‎Info APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026...(1) ‎

‎Bupati Dompu Diwakili Pj Sekda Terima Audiensi Pimpinan BUMN

‎Bupati Dompu Diwakili Pj Sekda Terima Audiensi Pimpinan BUMN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result




Pos-pos Terbaru

  • Resmi Buka Cabang di Mataram, Malika Tours & Travel Siap Layani Jamaah NTB
  • Apresiasi 37 Tahun Sekolah , Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya Kukuhkan Duta Alumni 2026
  • Pemkab Dompu dan PT STM Teken Nota Kesepakatan Program Pengembangan Masyarakat
  • Menuju Pelabuhan Perikanan Digital, Bank NTB Syariah dan Dinas Perikanan NTB Perkuat Ekosistem Pembayaran
  • Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis
Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des   Feb »
Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des   Feb »
Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des   Feb »
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com