DOMPU — Di tengah menjamurnya biro perjalanan haji dan umroh di Indonesia, kehadiran PT Taufik Almadani Haji dan Umroh (THU) justru mencuri perhatian masyarakat Bima dan Dompu.
Meski tergolong pemain baru, travel yang berkantor pusat di Desa Dorokobo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu itu mampu bergerak cepat dan meraih kepercayaan jamaah dalam waktu singkat.
Belum genap lama diluncurkan, kemudian memperoleh izin resmi dari Kementerian Agama, PT THU sudah mengantongi ratusan calon jamaah umroh untuk keberangkatan tahun 2026. Antusiasme masyarakat bahkan membuat sejumlah paket keberangkatan mulai dipenuhi pemesanan sejak jauh hari.
Direktur Utama PT. THU, H. Taufik, SH mengatakan, tingginya minat jamaah tidak lepas dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat Bima dan Dompu.
“Alhamdulillah, walaupun baru launching, jamaah yang mendaftar sudah sangat banyak. Untuk keberangkatan setelah musim haji tahun 2026, kami sudah menyiapkan tiga grup keberangkatan, yakni Juni, September, dan November,” ujarnya.
Menurutnya, lebih dari 100 seat penerbangan telah dibooking untuk kebutuhan jamaah. Langkah itu dilakukan lebih awal untuk memastikan kepastian keberangkatan serta kenyamanan perjalanan ibadah para jamaah.
Kepercayaan masyarakat kepada PT THU juga tidak hadir begitu saja. Sosok H. Taufik yang dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia travel umroh menjadi salah satu faktor utama. Pengalamannya yang pernah bermukim di Tanah Suci membuat banyak jamaah merasa lebih yakin dan nyaman mempercayakan perjalanan ibadah mereka kepada PT THU.
Tidak hanya menawarkan perjalanan ibadah biasa, PT THU juga menghadirkan berbagai kemudahan pembayaran yang dinilai sangat membantu masyarakat. Ada empat program khusus yang menjadi daya tarik utama travel tersebut.
Pertama, jamaah diberikan kemudahan pembayaran dua tahap. Kedua, tersedia sistem pembayaran langsung di Mekkah atau COD. Ketiga, jamaah dapat mencicil biaya umroh setiap bulan. Sementara program keempat, calon jamaah juga diperbolehkan menabung terlebih dahulu di PT THU hingga biaya perjalanan terpenuhi.
“Program ini kami hadirkan supaya masyarakat lebih mudah berangkat ke Baitullah. Banyak yang ingin umroh, tetapi terkendala biaya sekaligus. Karena itu kami buat sistem yang lebih ringan dan fleksibel,” jelasnya.
Selain harga yang relatif terjangkau, jamaah juga tertarik dengan pelayanan yang ditawarkan. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah komitmen PT THU untuk mengupayakan jamaah dapat mencium Hajar Aswad saat berada di Masjidil Haram.
Bagi sebagian umat Muslim, mencium Hajar Aswad menjadi pengalaman spiritual yang sangat diidamkan ketika menunaikan ibadah di Tanah Suci.
“Insya Allah kami akan berupaya maksimal agar jamaah bisa mendapatkan kesempatan mencium Hajar Aswad. Itu menjadi salah satu bentuk kecintaan kita kepada Allah dan Baitullah,” kata H. Taufik.
Tak hanya itu, PT THU juga menyiapkan fasilitas hotel yang berada dekat dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi demi menunjang kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah.
Menariknya lagi, calon jamaah yang melakukan pendaftaran cukup membayar uang muka atau DP sebesar Rp3 juta. Setelah itu jamaah langsung mendapatkan perlengkapan umroh.
Selain perlengkapan perjalanan, jamaah juga akan menerima air zamzam masing-masing lima liter sebelum keberangkatan dan lima liter lagi setelah kembali dari Tanah Suci. “Jadi totalnya 10 liter,” ungkapnya.
Melihat tingginya animo masyarakat, PT THU mengimbau calon jamaah untuk segera melakukan pendaftaran sebelum kuota keberangkatan penuh.
“Seat sangat terbatas karena sudah kami booking lebih awal. Kami mengajak masyarakat yang ingin berangkat umroh agar segera mendaftar,” tutupnya. (di)
![]()








