DOMPU – Perjalanan panjang para jamaah umrah PT Taufik Haji dan Umrah (THU) belum benar-benar usai ketika pesawat yang mereka tumpangi mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZ), Lombok. Dari bandara, sebanyak 50 jamaah kembali melanjutkan perjalanan darat menggunakan dua unit bus menuju Kabupaten Dompu dan Kota Bima.
Perjalanan yang menempuh ratusan kilometer itu berlangsung penuh rasa syukur. Di sepanjang jalan, lantunan salawat dan doa terdengar dari dalam bus. Wajah-wajah lelah setelah menempuh perjalanan dari Tanah Suci perlahan berubah menjadi senyum bahagia karena sebentar lagi mereka akan kembali bertemu keluarga.
Memasuki wilayah perbatasan Dompu-Sumbawa, rombongan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian. Mobil patroli mengawal kedua bus hingga memasuki wilayah Dompu sebagai bentuk pelayanan dan pengamanan agar perjalanan para tamu Allah berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Suasana haru mulai terasa ketika bus pertama memasuki halaman Masjid Cabang Soriutu. Sejak beberapa jam sebelumnya, keluarga jamaah telah memenuhi pelataran masjid. Anak-anak, orang tua, hingga kerabat berdiri menanti dengan mata yang tak lepas memandang ke arah jalan.
Saat pintu bus dibuka, isak tangis kebahagiaan langsung pecah. Pelukan hangat dan jabat tangan tak henti-hentinya terjadi. Beberapa keluarga tampak mencium tangan para jamaah yang baru kembali dari Tanah Suci sebagai ungkapan rasa syukur atas kepulangan mereka dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah, akhirnya kembali dengan selamat,” ucap salah seorang anggota keluarga sambil memeluk jamaah yang baru turun dari bus.
Sementara itu, bus kedua melanjutkan perjalanan menuju Masjid Raya Baiturrahman Dompu. Pemandangan serupa kembali terlihat. Halaman masjid dipenuhi kendaraan dan masyarakat yang telah menunggu sejak sore hari.
Begitu bus berhenti, takbir dan ucapan syukur menggema. Senyum, air mata, serta pelukan hangat mewarnai momen pertemuan yang telah lama dinantikan. Banyak di antara keluarga mengabadikan detik-detik tersebut menggunakan telepon genggam sebagai kenangan atas kepulangan orang-orang tercinta dari ibadah umrah.
Direktur PT Taufik Haji dan Umrah (THU), HM Taufik, SH, menyampaikan rasa syukur karena seluruh jamaah dapat kembali ke daerah asal dalam kondisi sehat dan selamat.
Menurutnya, keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan kepada jamaah menjadi prioritas utama sejak keberangkatan hingga kepulangan. Karena itu, seluruh proses perjalanan dipastikan berjalan sesuai rencana, termasuk koordinasi dengan berbagai pihak selama perjalanan darat menuju Dompu dan Bima.
Kepulangan 50 jamaah menjadi penutup perjalanan yang penuh makna. Setelah menunaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci, mereka akhirnya kembali ke pelukan keluarga, membawa cerita, doa, serta pengalaman religius yang akan menjadi kenangan sepanjang hayat. (di)
![]()








