DOMPU – Calon Kepala Desa (Cakades) di Kabupaten Dompu yang akan mengikuti Pilkades serentak tahun 2021 diminta tidak menjadikan rekrutmen jabatan perangkat desa sebagai komoditas kampanye politik.
Sebab, proses rekrutmen aparatur sudah diatur jelas dalam regulasi. Sehingga, jika dipaksakan untuk memenuhi janji politik, maka Cakades terpilih nantinya berpotensi menabrak aturan yang ada.
Demikian disampaikan, Ketua DPW Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi NTB, Taufik saat menghadiri acara Takbir Akbar dan Buka Puasa bersama Cakades Ta,a, Kecamatan Kempo, Kamis (22/4).
Selain itu, dia berharap kepada seluruh perangkat desa dan panitia penyelenggara Pilkades untuk tetap menjaga netralitas. Tidak mendukung salah satu kandidat. “Wujudkan Pilkades yang bermartabat untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas,” harapnya.
Paling penting diharapkan pula kepada Cakades beserta seluruh pendukung dan simpatisan untuk tetap menjaga kedamaian dalam pesta demokrasi. Dengan tetap menjalin silaturahmi dan kebersamaan. “Mari ciptakan Pilkades yang aman dan kondusif,” harapnya.
Kegiatan itu digagas oleh komunitas GARDA MERDEKA Desa Ta,a. Dihadiri, empat Cakades yakni, calon nomor 1, Syaiful, Azwar Lumrah, SE calon nomor 3. Mujahidin Cakades nomor urut 4 dan Purwanto, S.Pd calon nomor 5.
Sedangkan, calon nomor urut 2, Sanusi yang berstatus sebagai petahana tidak hadir. Dalam kesempatan tersebut juga para Cakades juga menyampaikan visi dan misi dihadapan masyarakat yang jadir.
“Saya mengapresiasi teman-teman Garda Merdeka yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini,” tambah Taufik yang juga merupakan Kepala Desa Dorokobo ini. (di)
![]()










