• Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi
Rabu, 26 Agustus 2026
  • Login
Tamborapost.com
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

‎Dari Dunia Militer ke Tanah Kelahiran: Kolonel Purn. Isnaini Siap Mengabdi

tamborapost by tamborapost
15 Mei 2026
in HEADLINE
0
‎Dari Dunia Militer ke Tanah Kelahiran: Kolonel Purn. Isnaini Siap Mengabdi

Di lereng perbukitan Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, terdapat sebuah desa yang melahirkan banyak putra terbaik. Desa Maria, desa yang tenang dan sarat nilai budaya itu, kini kembali disebut-sebut masyarakat seiring munculnya satu nama yang mulai diperbincangkan menjelang kontestasi politik 2030:  Kolonel Inf. Purn. Drs. Isnaini, M.Si.

‎Bagi sebagian masyarakat Bima, nama itu bukan sekadar perwira militer. Ia dianggap sebagai simbol kedisiplinan, ketegasan, dan pengabdian panjang terhadap negara. Setelah puluhan tahun mengabdi di dunia militer, Isnaini kini menyatakan kesiapannya untuk kembali ke tanah kelahiran — bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk mengabdi kepada masyarakat Bima.

RELATED POSTS

Ketika Sawah Tetangga Panen Dua Kali Lipat, Petani Maluk Mulai Melirik Pertanian Organik Inisiatif AMMAN

Menyusuri Lereng Hijau AMMAN: Reklamasi Progresif di Tengah Gemuruh Alat Berat

‎Pesan singkat yang disampaikannya melalui WhatsApp pada 16 Mei 2026 menjadi awal mula perbincangan publik. Di tengah dinamika politik daerah dan harapan masyarakat akan perubahan, pernyataan sederhana itu justru memantik optimisme baru.

‎“Siap kembali ke daerah kelahiran untuk bersilaturahmi dan mengabdi,” tulisnya singkat.

‎Namun di balik kalimat itu, tersimpan harapan besar masyarakat yang selama ini merindukan hadirnya figur pemimpin yang dianggap mampu membawa ketegasan sekaligus keteduhan dalam pemerintahan.

‎Tumbuh dari Tanah Bima

‎Lahir dan besar di Desa Maria, Kecamatan Wawo, Isnaini memahami watak dan karakter masyarakat Bima. Ia tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi nilai agama, budaya, dan solidaritas sosial. Pengalaman hidup di daerah menjadi bekal penting yang membentuk cara pandangnya terhadap kepemimpinan dan pengabdian.

‎Masyarakat Wawo mengenalnya sebagai sosok sederhana yang tidak melupakan asal-usul. Meski bertugas di berbagai daerah di Indonesia, hubungan emosionalnya dengan Bima disebut tetap terjaga.

‎Nama Isnaini kini mulai dibicarakan dari warung kopi hingga ruang-ruang diskusi masyarakat. Aspirasi itu muncul secara alami, terutama dari warga yang berharap lahirnya pemimpin baru dengan pengalaman nasional namun tetap memahami denyut kehidupan rakyat kecil.

‎Karier Panjang di Dunia Militer

‎Perjalanan karier Kolonel Inf. Drs. Isnaini, M.Si. terbilang panjang dan penuh pengalaman. Ia dikenal pernah menjadi Guru Militer dan pelatih di Secapaad Bandung. Dalam perjalanan tugasnya, ia juga pernah menjabat sebagai Danramil di Sumbawa, NTB, Dandenma Rindam I/Bukit Barisan, Kasdim 0306/50 Kota Sumatera Barat, hingga Irdya PPS Itdam I/BB.

‎Kariernya terus berkembang dengan berbagai amanah strategis, seperti Kabagminvet Babinminvetcaddam I/BB. Setelah menempuh pendidikan Seskoad AD, ia kembali dipercaya menjabat Irdya Verifikasi Keuangan Kodam I/BB, Kepala Tim Pelatih Rindam I/BB, hingga Dandodikjur Rindam I/BB.

‎Rekam jejak tersebut membuat banyak kalangan menilai Isnaini memiliki pengalaman birokrasi, manajerial, dan kepemimpinan yang matang. Di mata masyarakat, latar belakang militer dianggap memberi nilai lebih, terutama dalam hal disiplin, keberanian mengambil keputusan, dan kemampuan membangun tata kelola pemerintahan yang tertib.

‎Selama bertugas di Sumatera, ia juga dikenal dekat dengan para jurnalis dan berbagai elemen masyarakat. Kedekatannya dengan almarhum Muslimin Hamzah menjadi salah satu cerita yang masih dikenang sejumlah wartawan senior.

‎Harapan Baru Masyarakat Bima

‎Menjelang pesta demokrasi 2030, suhu politik di Kabupaten Bima perlahan mulai menghangat. Masyarakat mulai membicarakan figur-figur potensial yang dinilai layak memimpin daerah ke depan.

‎Di tengah situasi itu, nama Isnaini hadir sebagai alternatif baru. Bukan berasal dari lingkaran elite politik lama, tetapi dari dunia pengabdian yang berbeda: militer.

‎Harapan terhadap dirinya datang dari berbagai wilayah di Bima — mulai dari Wawo, Sape, hingga Tambora. Banyak warga berharap pemimpin masa depan tidak hanya hadir saat kampanye, tetapi benar-benar mampu menjadi pelindung masyarakat dan penggerak pembangunan daerah.

‎Bagi sebagian warga, Bima membutuhkan sosok yang mampu menghadirkan pemerintahan bersih, pelayanan publik yang kuat, dan pembangunan yang merata hingga pelosok desa.

‎Kerinduan itu semakin besar di tengah berbagai persoalan yang masih dihadapi daerah, mulai dari infrastruktur, pelayanan dasar, lapangan kerja, hingga penguatan ekonomi masyarakat.‎

‎Membawa Semangat “Bima Sejahtera”‎

‎Di tengah harapan masyarakat tersebut, muncul visi yang mulai dikaitkan dengan sosok Isnaini: “Bima Sejahtera, Makmur, Aman, Religius.”‎

‎Sebuah visi yang dianggap mencerminkan karakter masyarakat Bima sekaligus kebutuhan pembangunan masa depan. Tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keamanan sosial, nilai keagamaan, dan keadilan pembangunan.

‎Bagi masyarakat, kepemimpinan bukan sekadar soal jabatan politik. Lebih dari itu, pemimpin harus mampu menghadirkan rasa aman, menjadi teladan, serta menjaga persatuan seluruh elemen daerah.

‎Perjalanan menuju 2030 memang masih panjang. Namun kemunculan nama Kolonel Inf. Purn. Drs. Isnaini, M.Si. telah memberi warna baru dalam percakapan politik di Kabupaten Bima.‎

‎Dari Desa Maria di kaki Wawo, harapan itu mulai tumbuh — tentang seorang putra daerah yang pulang membawa pengalaman, pengabdian, dan mimpi besar untuk tanah kelahirannya. (*)

‎

‎

Loading

Tags: BimaNtbSuksesi

Related Posts

Ketika Sawah Tetangga Panen Dua Kali Lipat, Petani Maluk Mulai Melirik Pertanian Organik Inisiatif AMMAN

Ketika Sawah Tetangga Panen Dua Kali Lipat, Petani Maluk Mulai Melirik Pertanian Organik Inisiatif AMMAN

by tamborapost
24 Agustus 2026
0

Panen perdana sekaligus syukuran pertanian organik yang diinisiasi oleh PT. AMMAN Mineral untuk petani di Maluk dan Benete.   Hasil...

Menyusuri Lereng Hijau AMMAN: Reklamasi Progresif di Tengah Gemuruh Alat Berat

Menyusuri Lereng Hijau AMMAN: Reklamasi Progresif di Tengah Gemuruh Alat Berat

by tamborapost
24 Agustus 2026
0

Inilah lahan bekas tambang yang sudah hijau kembali setelah dilakukan reklamasi oleh PT. AMMAN Mineral.   Di tengah deru kendaraan...

Ketika Investasi Rp390 Miliar Hadirkan Bandara, AMMAN Buka Gerbang Baru Ekonomi dan Pariwisata Sumbawa Barat

Ketika Investasi Rp390 Miliar Hadirkan Bandara, AMMAN Buka Gerbang Baru Ekonomi dan Pariwisata Sumbawa Barat

by tamborapost
24 Agustus 2026
0

Bandara Amman Mineral Poto Tano dibangun dengan investasi sekitar Rp390 miliar oleh PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN).   Bukan...

Presisi Rekayasa di Laut Dalam: Bagaimana Teknologi Menjawab Risiko Tailing Batu Hijau

Presisi Rekayasa di Laut Dalam: Bagaimana Teknologi Menjawab Risiko Tailing Batu Hijau

by tamborapost
24 Agustus 2026
0

Pengendalian risiko ekologis dari material sisa pengolahan dilakukan PT. AMMAN melalui sistem digital dan rekayasa terintegrasi.   Di balik perairan...

Menjinakkan Asap, Merawat Kepercayaan: Ketika Teknologi Smelter AMMAN Mengubah Polutan jadi Nilai

Menjinakkan Asap, Merawat Kepercayaan: Ketika Teknologi Smelter AMMAN Mengubah Polutan jadi Nilai

by tamborapost
22 Agustus 2026
0

Cerobong asap fasilitas smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. (Saudi/Tambora Post)  ...

Next Post
Ananda Mikola Ditunjuk Jadi Dirut MGPA, ITDC Rombak Jajaran Pengurus 2026

Ananda Mikola Ditunjuk Jadi Dirut MGPA, ITDC Rombak Jajaran Pengurus 2026

‎BRIN dan Komisi X DPR RI Perkuat Jurnalisme Sains di NTB di Tengah Era AI   ‎

‎BRIN dan Komisi X DPR RI Perkuat Jurnalisme Sains di NTB di Tengah Era AI  ‎

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result




Pos-pos Terbaru

  • Ketika Sawah Tetangga Panen Dua Kali Lipat, Petani Maluk Mulai Melirik Pertanian Organik Inisiatif AMMAN
  • Menyusuri Lereng Hijau AMMAN: Reklamasi Progresif di Tengah Gemuruh Alat Berat
  • Ketika Investasi Rp390 Miliar Hadirkan Bandara, AMMAN Buka Gerbang Baru Ekonomi dan Pariwisata Sumbawa Barat
  • Presisi Rekayasa di Laut Dalam: Bagaimana Teknologi Menjawab Risiko Tailing Batu Hijau
  • Tanggap Bencana Kebakaran Desa Adat Sade, Bank NTB Syariah Salurkan Bantuan Air Bersih dan Paket Sembako
Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr   Jun »
Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr   Jun »
Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr   Jun »
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com