DOMPU – Kasus kekerasan dan intimidasi terhadap penyelenggara Pilkada terjadi di Kabupaten Dompu.
Korbannya, Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa O’o Kecamatan Dompu Hermansyah S.Pd.
Korban dianiaya oknum tim sukses salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu berisinial HSI.
Tindak kekerasan dan intimidasi terjadi di TPS 1 Desa O’o, Rabu (9/12/2020). Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian leher.
Didampingi Ketua Devisi Hukum dan Pengawasan KPU Dompu, Agus Setiawan, SH bersama Kasubag Hukum Abu Hasan Takwa, SH, Kamis (10/12/2020) siang sekitar pukul 11.00 wita mendatangi kantor Polres Dompu.
Laporan tersebut diharapkan memberi efek jera kepada pelaku maupun masyarakat. Supaya dikemudian hari tidak terjadi tindakan serupa pada penyelenggara pemilu. “Penyelenggara adhock KPU telah bekerja secara professional,” tuturnya.
Menurut dia, selayaknya penyelenggara pemilu memperoleh penghargaan dan penghormatan dari masyarakat dalam pelayanan hak pilih, bukan sebaliknya menjadi korban kekerasan dan intimidasi.
“Sesuai keterangan ketua PPS Desa O’o kronologis kekerasan dan intimidasi terjadi pada proses pemungutan suara sekitar pukul 12.30 wita di TPS 1 Desa O’o. Dimana ada salah satu pemilih pengguna KTP hendak mendaftar untuk memilih,” terangnya.
Karena surat suara tidak mencukupi, Ketua PPS desa O’o (korban,red) mengarahkan pemilih untuk memilih di TPS 2. Namun pelaku yang merupakan tokoh masyarakat yang juga timses salah satu paslon marah-marah dan tidak bersedia dialihkan ke TPS 2.
Pemilih itu tetap ngotot untuk memilih di TPS I, dengan alasan mematuhi prosedur. Oleh ketua PPS mengarahkan pemilih untuk pilih di TS 2. “Tidak terima dengan arahan. Saat itulah pelaku menyerang ketua PPS Desa O’o hingga menimbulkan luka dibagian leher, “ungkap Agus. (di)
![]()










