DOMPU—Keberadaan Perusahaan Daerah ‘Kapoda Rawi’ yang diharapkan sebagai salah satu sumber Pandapatan Asli Daerah (PAD) melalui penyetoran deviden sudah tidak bisa diharapkan.
Pasalnya, bertahun-tahun perusahaan yang mengelola dua cabang usaha ini, SPBU Manggelewa dan Wisma Praja merugi. Hingga kini belum mampu memberikan kontribusi bagi daerah.
Anggota DPRD Dompu, Yatim menilai ada yang tidak beres dalam pengelolaan perusahaan daerah tersebut. Bupati Dompu, Kader Jaelani diminta untuk mengambil langkah tegas guna menyehatkan kembali perusahaan tersebut.
“Saran kami rombak seluruh menajemen Perusda. Karena kami menilai ada yang tidak beres dalam pengelolaan perusahaan itu,” ungkap legislator Partai Demokrat ini.
Tidak hanya itu, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap pengelolaan keuangan Perusda juga bisa menjadi rujukan untuk mengevaluasi kinerja pengurus perusda.
“Perusda harus segera dilakukan perbaikan. Keberadaannya harus bisa memberikan kontribusi bagi daerah,” pungkasnya. (di)
![]()










