• Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi
Senin, 7 September 2026
  • Login
Tamborapost.com
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Program Kerja 100 Hari AKJ-Syah Dinilai Gagal

Tambora Post by Tambora Post
16 Juni 2021
in HEADLINE, PEMERINTAHAN
0
Program Kerja 100 Hari AKJ-Syah Dinilai Gagal

DOMPU—Program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Dompu Kader Jaelani-H. Syahrul Parsan (AKJ-Syah) nampaknya tidak terealisasi dengan baik. Bahkan dinilai masih jauh dari harapan masyarakat.

“Program kerja 100 hari AKJ-Syah gagal. Belum berdampak pada perbaikan pelayanan publik,” ungkap Akademisi, Dr. Dodo Kurniawan, SE, ME pada TamboraPost.Com.

RELATED POSTS

Resmi Buka Cabang di Mataram, Malika Tours & Travel Siap Layani Jamaah NTB

Apresiasi 37 Tahun Sekolah , Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya Kukuhkan Duta Alumni 2026

Seperti diketahui, ada empat program yang dijanjikan pemerintahan dengan jargo Jara Pasaka untuk dituntaskan dalam 100 hari kerja.

Pertama mengatasi kerusakan hutan dengan melakukan penghijauan. Kedua, pemasangan lampu penerangan jalan. Ketiga persoalan air bersih. Dan terakhir masalah reformasi birokrasi.

Untuk masalah penghijauan Dodo menilai, hanya dilakukan secara insidental atau tanpa rencana. Pelaksanaannya dinilai belum mampu menyadarkan masyarakat. “Minimal mengubah pola tingkah laku dari hanya menebang menjadi menanam,” katanya.

Sedangkan soal penerangan jalan, pemasangan lampu dinilai belum menjawab kebutuhan masyarakat. Karena dilakukan pada lokasi atau tempat yang tidak diperlukan. Bukan tempat strategis yang mampu memberikan multiplaiyer atau mendorong orang untuk melihatnya. “Misalnya hanya memasang lampu hias di jembatan, padahal harapan masyarakat lebih dari sekedar itu. Contoh seperti jembatan Padolo di Kota Bima,” terangnya.

Persoalan sarana air bersih masih menjadi masalah serius. Ini terbukti di sejumlah wilayah masyarakat masih kekurangan air bersih. “Reformasi Birokrasi apalagi. Salah satunya adalah masih lowong posisi Sekda definitif, padahal dengan kewenangan yang dimiliki progres pengisian sekda bisa lebih cepat,” ujarnya.

Pandangan yang sama juga disampaikan, Advokad Senior, Kisman Pangeran, SH. Dia menilai upaya pemerintah dalam mengatasi kerusakan hutan dengan melakukan penghijauan baru dilakukan pada beberapa titik tertentu. “Belum dilakukan secara sistimatis dan direncanakan dengan baik,” tuturnya.

Soal pemasangan lampu penerangan jalan diakui, belum dilakukan secara merata. Masih ada sejumlah wilayah yang belum disentuh. “Penerangan jalan sudah ada hasil yang bisa dilihat, walaupun masih beberapa titik yang belum disentuh,” ungkapnya.

Menurutnya, penanganan air bersih masih menjadi persoalan yang belum mampu diatasi secara serius dalam 100 hari kepemimpinan AKJ-Syah. Bahkan sampai saat ini, masih banyak masyarakat yang berteriak. “Artinya persoalan ini belum teratasi dengan baik,” katanya.

Terkait reformasi birokrasi, berbeda dengan Dodo, Kisman justru memberikan pandangan bahwa dalam hal ini belum bisa dinilai gagal atau tidak. Sebab, untuk merealisasikan Bupati Dompu masih terikat oleh regulasi. “Soal ini baru bisa kita lihat dan nilai setelah dilakukan mutasi tahap pertama nanti,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kabupaten Dompu, Syarifuddin, S.Pdi juga memberikan penilaian terhadap program kerja 100 hari AKJ-Syah. “Kalau soal penghijauan saya melihat karena keburu musim kemarau jadi pemerintah belum bisa berbuat banyak,” katanya.

Terkait penerangan jalan, Syarif menilai meski belum dilakukan secara 100 persen. Namun pemasangan sudah kelihatan di jalan negara, beberapa desa dan jembatan. “Kalau soal air bersih mungkin sudah tersentuh, cuman belum terasa hasilnya,” ungkapnya.

Mengenai reformasi birokras, Ketua KNPI menilai, pemerintahan AKJ-Syah belum diberikan kewenangan maksimal untuk menata birokrasi. Tetapi meski dibatasi oleh aturan, upaya perbaikan telah dimulai dengan mengangkat pelaksana tugas. “Saat ini, pertanyaan yang paling banyak adalah terkait masalah pengisian jabatan sekda definitif,” pungkasnya. (di)

Loading

Tags: 100 hari kerjaAdvokadakademisiAKJ SYAHdinilai gagalDOMPUketua KNPINtbPemkab Dompu

Related Posts

Resmi Buka Cabang di Mataram, Malika Tours & Travel Siap Layani Jamaah NTB

Resmi Buka Cabang di Mataram, Malika Tours & Travel Siap Layani Jamaah NTB

by tamborapost
1 September 2026
0

MATARAM — Malika Tours & Travel Haji dan Umrah resmi hadir dan mulai beroperasi setelah diresmikan dalam sebuah acara yang...

Apresiasi 37 Tahun Sekolah , Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya Kukuhkan Duta Alumni 2026

Apresiasi 37 Tahun Sekolah , Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya Kukuhkan Duta Alumni 2026

by tamborapost
30 Agustus 2026
0

Ada Pakar Ongkologi Hingga Influencer. Inilah Mereka LOMBOK TIMUR – Pengurus Pusat Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Pringgabaya Lombok Timur...

Pemkab Dompu dan PT STM Teken Nota Kesepakatan Program Pengembangan Masyarakat

Pemkab Dompu dan PT STM Teken Nota Kesepakatan Program Pengembangan Masyarakat

by tamborapost
28 Agustus 2026
0

DOMPU— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu dan PT Sumbawa Timur Mining (STM) menandatangani nota kesepakatan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM)....

Menuju Pelabuhan Perikanan Digital, Bank NTB Syariah dan Dinas Perikanan NTB Perkuat Ekosistem Pembayaran

Menuju Pelabuhan Perikanan Digital, Bank NTB Syariah dan Dinas Perikanan NTB Perkuat Ekosistem Pembayaran

by tamborapost
28 Agustus 2026
0

MATARAM - Upaya mendorong transformasi digital di sektor kelautan dan perikanan terus diperkuat melalui sinergi antara Dinas Perikanan Provinsi Nusa...

Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis

by tamborapost
27 Agustus 2026
0

MATARAM - Bank NTB Syariah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) yang ditandai dengan penandatanganan Nota...

Next Post
Ini 16 Desa yang Menggelar Pilkades Hari Ini

Ini 16 Desa yang Menggelar Pilkades Hari Ini

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Janda Tiga Anak ini Jual Sabu

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Janda Tiga Anak ini Jual Sabu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result




Pos-pos Terbaru

  • Resmi Buka Cabang di Mataram, Malika Tours & Travel Siap Layani Jamaah NTB
  • Apresiasi 37 Tahun Sekolah , Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya Kukuhkan Duta Alumni 2026
  • Pemkab Dompu dan PT STM Teken Nota Kesepakatan Program Pengembangan Masyarakat
  • Menuju Pelabuhan Perikanan Digital, Bank NTB Syariah dan Dinas Perikanan NTB Perkuat Ekosistem Pembayaran
  • Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis
Juni 2021
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Mei   Jul »
Juni 2021
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Mei   Jul »
Juni 2021
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Mei   Jul »
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Contact
  • Home 2
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Cyber
  • Sample Page
  • Syarat Penggunaan
  • Tim Redaksi

© 2020 Tamborapost.com