DOMPU – Masyarakat di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat diharapkan tetap konsisten dalam menerapkan 5 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas).
Karena ini menjadi langkah tepat dalam menangkal bahaya terpapar Covid-19. “Masyarakat tidak boleh kendor. Virus ini tidak boleh dianggap sepele. Kewaspadaan harus terus ditingkatkan dengan menerapkan 5 M secara konsisten,” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Maman, S.Km pada tamborapost.com.
Menerapkan 5 M dalam kehidupan sehari-hari lanjut Maman, harus menjadi prioritas dan kebiasaan. Sebab ini langkah aman dalam menghindari ancaman virus corona. “Kebiasaan ini harus terus diterapkan dalam lingkungan kerja maupun tempat tinggal,” ungkapnya.
Maman mengajak semua pihak untuk gotong royong menangani pandemi Covid-19 serta disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Tugas bersama kita mencegah dan memutus matarantai Covid-19 yang sedang melanda kita,” harapnya.
Ditegaskannya, penanganan pandemi bukan hanya tugas sektor kesehatan, TNI/Polri dan pemerintah saja. Namun harus ada tanggungjawab moral bersama termasuk masyarakat, baik itu alim ulama, tokoh agama, akademisi dan semua komponen untuk ikut hadapi virus corona ini. “Harus ada upaya bersama dalam memerangi Covid-19,” ungkapnya.
Diakuinya, pemerintah bekerja dengan semaksimal mungkin untuk melindungi masyarakat. Sehingga segala aktifitas dan kehidupan berjalan normal dan produktif. “Kesadaran secara kolektif untuk membangun kebersamaan dan empati harus terus digelorakan,” pungkasnya.
Penulis : Saudi
![]()










