DOMPU – GP Ansor Kabupaten Dompu ikut ambil bagian dalam mensukseskan Pilkada Dompu tahun 2024. Mereka menyerukan pelaksanaan pesta demokrasi berlangsung damai dan bermartabat.
Komitmen itu diwujudkan dalam bentuk apel 1000 kader. Ditandai dengan pembacaan naskah deklarasi dan penandatanganan kesepakatan Pilkada Damai di Lapangan Beringin Dompu, Kamis (31/10/2024).
Kegiatan bertajuk ‘Meneguhkan Gerakan dan Militansi Kader Ansor sebagai Peta Jalan NU Masa Depan’ merupakan rangkaian dari pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ke II Tahun 2024.
Pjs. Bupati Dompu, Baiq Nelly Yuniarti AP, M.Si mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan GP Ansor. Kegiatan ini, sangat bermanfaat dalam menciptakan kader Ansor yang unggul dan berkualitas. “Ansor adalah satu organisasi yang tetap konsisten dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Menurutnya, Pilkada adalah momentum penting memilih pemimpin. Peran semua pihak dalam mewujudkan Pilkada damai sangat diharapkan. “Kami memberikan apresiasi atas peran Ansor menjaga kedamaian dan persatuan,” ungkapnya.
Ketua PC GP Ansor Dompu, Arman Anwar, SE menyampaikan, apel 1000 kader merupakan upaya mendorong peran GP Ansor dalam menyikapi perkembangan dinamika yang terjadi di daerah.
Pada momentum itu, ia mengajak seluruh kader untuk menyukseskan Pilkada damai tahun 2024. “Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Pilkada damai,” ajak Arman.
Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Dompu, Drs. H. Muhibbuddin, M.Si, mengatakan, Ansor adalah lembaga otonomi dibawah Nahdlatul Ulama (NU). Ansor menghimpun para pemuda dan mengawal para ulama serta menjaga kedaulatan NKRI. “Visi dan misi ini, sampai sekarang tetap dijalani dan menjadi pedoman,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen pemuda Ansor dalam mensukseskan pelaksanaan Pilkada. “Ansor siap ketika dibutuhkan. Ansor adalah cadangan keamanan nasional,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, arti Ansor adalah kaum penolong. Termasuk berperan penting dalam menjaga keutuhan NKRI. “Ansor adalah orang orang yang dicintai. Disetiap generasi Ansor pasti ada kebaikan.
Siapa yang mencintai Ansor akan dicintai oleh Allah SWT,” terangnya.
Dia memberikan spirit kepada sejumlah kader untuk teruslah semangat dalam menjalankan tugas dan fungsinya.”Mari terus semangat demi negara dan daerah ini,” tuturnya.
Ketua GP Ansor NTB, diwakili Abdul Majid, melalui sambutannya mengatakan NU berdiri jauh sebelum negara ini merdeka. NU mempunyai saham yang besar untuk kemerdekaan negara Indonesia.
Oleh karena itu, tetap bersama sama menjaga kedamaian. Termasuk pada Pilkada Dompu Tahun 2024. “Ini kontribusi kita untuk sukseskan Pilkada. Bagi kita politik adalah kompetensi riang dan gembira,” ujarnya.
Dalam pesta demokrasi, GP Ansor mengartikan Pilkada riang gembira. Semua harus berkontribusi terhadap kedamaian pelaksanaan Pilkada. Sebagai warga pemuda NU dan GP Ansor, tidak boleh memicu keributan, terutama dalam Pilkada.”Ansor adalah tameng utama menjaga keutuhan NKRI,” jelasnya.
Ansor berdiri dan lahir 24 Maret Tahun 1934. Artinya, Ansor terbentuk sebelum adanya TNI-AD dan Polri. “Ini menunjukan Kemerdekaan tidak terlepas perjuangan sahabat sahabat Ansor,” terangnya.
Disamping itu, dia mengingatkan kepada kader tentang PKD adalah sebuah kaderisasi untuk menanamkan sikap menjaga keutuhan NKRI. “Baju Banser yang dipakai tidak sembarangan, sebab itu adalah seragam untuk bertugas mengawal ulama dan menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya. (di/*)
![]()










