Fungsional Perencana Ahli Muda Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu Awaluddin S.Pt, mengatakan dalam rangka mendukung visi dan misi Bupati Kabupaten Dompu, dimana Visinya adalah Terwujudnya masyarakat Dompu Yang Sejahtera, Mandiri dan Religius, dengan Misi besarnya adalah DOMPU MASHUR.
Maka, kaitan dengan sub sektor peternakan dalam mendukung itu adalah pada Misi Pertama yaitu Meningkatkan Pertumbuhan dan memperkuat Struktur ekonomi daerah yang berbasis potensi. “Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu mempunyai Visi Terwujudnya masyarakat peternak yang mandiri dan sejahtera melalui pembangunan peternakan yang tangguh, berkelanjutran dan berdaya saing untuk kemakmuran dan ketahanan masyarakat dompu,” ujarnya.
Hal yang dapat dilakukan, yakni Peningkatan kualitas Sumberdaya manusia (aparat peternakan dan petani ternak), Peningkatan Produksi dan Produktifitas ternak, Peningkatan pengawasan dan pengendalian terhadap mutu ternak, Peningkatan kualitas Pakan dan Peningkatan sarana dan prasarana peternakan. Strategi yang dilakukan adalah dengan upaya Meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi peternakan, Memfasilitasi terjadinya kemitraan usaha bidang peternakan, Meningkatkan jaminan keamanan pangan asal hewani. “Meningkatkan dan mengembangkan pengolahan pasca panen dan hasil produksi peternakan,” terangnya.
Roadmap pengembangan komoditas unggulan kabupaten dompu JARAPASAKA masa kepemimpinan Bupati Dompu periode 2021 – 2026, salah satu program utamanya adalah Ternak Sapi. Bagi masyarakat Dompu, usaha peternakan Sapi bukan merupakan usaha yang baru tetapi sudah merupakan usaha yang tidak terpisahkan dengan kehidupan masyarakat Dompu, namun pengembangan ternak sapi belum mengembirakan.
Kondisi ini, disebabkan karenapemeliharaan ternak sapi masih didominasi oleh peternakan rakyat yang terintegrasi dengan usahatani lainnya. Memelihara ternak Sapi bagi masyarakat bukan merupakan usaha pokok tapi hanya sebagai usaha sambilan dengan usaha pokok adalah bertani, pemeliharaan ternak sapi masih dikelola secara individu dan dalam skala kecil.
“Hal ini menyebabkan pemanfaatan Sumberdaya yang dimiliki belum secara optimal. Dengan mengacu pada kondisi dan agar pengembangan ternak sapi dapat mengembirakan, maka perlu dilakukan Optimalisasi Potensi Sumberdaya Untuk Pengembangan Ternak Sapi Di kabupaten Dompu,” terangnya. (adv)
![]()










