• Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
Senin, 20 April 2026
  • Login
Tamborapost.com
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Optimalisasi Potensi Pengembangan Ternak Sapi di Dompu…(4)

Tambora Post by Tambora Post
4 November 2024
in HEADLINE
0
Optimalisasi Potensi Pengembangan Ternak Sapi di Dompu…(4)

Fungsional Perencana Ahli Muda Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu Awaluddin S.Pt, mengatakan persoalan yang mendasar yang dihadapi dalam pengembangan ternak sapi di kabupaten, disebabkan karena pemeliharaan ternak Sapi bagi masyarakat bukan merupakan usaha pokok, tapi hanya sebagai usaha sambilan disamping bertani.

Disamping itu, pemeliharaan ternak sapi masih dikelola secara individu dan dalam skala kecil. Kondisi yang demikian menyebabkan pemanfaatan Sumberdaya yang dimiliki belum secara optimal. Dimana, pemeliharaan ternak masih secara Individu dan Tradisional. Pemeliharaan ternak sapi bagi masyarakat di Kabupaten Dompu adalah sudah menjadi tradisi atau turun temurun. Namun kegiatan usaha ini masih dilakukan secara tradisional, dimana system pemeliharaan ternak dengan cara dilepas dan dibiarkan untuk mencari makan sendiri dan jarang adanya campur tangan dari petaninya sendiri.

RELATED POSTS

‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026

‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB ‎

“Kondisi disebabkan karena usahatani ternak sapi adalah masih bersifat sebagai usaha sambilan, sementara usaha pokoknya adalah usahatani, serta masih dilakukan secara individu dan dalam jumlah skala kecil,” ujarnya, Senin (09/09/2024).

Kondisi ini menyebabkan perhatian petani terhadap ternak sangat kurang. Kondisi inilah yang menyebabkan produktifitas dan produksi ternak sangat rendah. Dimana dengan kondisi pengembangan ternak yang ada sekarang produksi dan produktifitas ternak sangat rendah. Berat badan ternak sapi hanya berkisar antara 150 kg/perekor s.d. 200 kg./ekor. Disamping itu tingkat kelahiran ternak hanya mencapai 5 % pertahun. Disamping itu tingkat kematian pedet masih cukup tinggi yaitu sampai 14 %.

“Optimalisasi pemanfaatan pakan hasil sisa pertanian dan perkebunan masih rendah. Sistem pemeliharan ternak yang dilakukan oleh peternak masih sebagai usaha sambilan, maka kondisi menyebabkan perhatian petani ternak terhadap ternak sangat kurang, khusus dalam pemberian pakan pada ternak, karena system pemeliharaannya adalah dengan cara dilepas sehingga ternak mencari sendiri makanannya,” jelasnya.

Kalau kondisi ini terjadi pada daerah pelepasan ternak atau padang pengembangan masih tersedia rumput terutama pada musim hujan tetapi pada musim kemarau ketersediaan pakan berkurang. Sementara pada daerah pertanian dimana kita ketahui bahwa limbah pertanian senbagai salah satu sumber pakan ternak belum dimanfaatkan secara maksimal. Jumlah limbah pertanian yang dihasilkan setiap tahun adalah sebanyak 704.230 ton/ha/thn dan baru dimanfaatkan sebagai pakan adalah sebanyak 349.466 ton/ha/th. Sedangkan pada daerah pertanian, ternak juga dibiarkan untuk mencari makan sendiri.

Kondisi ini menyebabkan perhatian petani terhadap ternak sangat kurang. Kondisi inilah yang menyebabkan produktifitas dan produksi ternak sangat rendah. Dimana dengan kondisi pengembangan ternak yang ada sekarang produksi dan produktifitas ternak sangat rendah,berat badan ternak sapi hanya berkisar antara 150 kg/perekor s.d. 200 kg./ekor. ODisamping itu tingkat kelahiran ternak hanya mencapai 5 % pertahun. Disamping itu tingkat kematian pedet masih cukup tinggi yaitu sampai 14 %.

“Keterbatasan peternak dalam permodalan, pengetahuan dan ketrampilan, akses teknologi dan akses pasar. Usaha pengembangan ternak sapi di kabupaten dompu masih dalam skala kecil dan hanya sebagai usaha sambilan sementara usaha pokoknya adalah usahatani. Dan usaha ternaknya masih dilakukan dalam skala kecil dan individu kondisi lah yang menyebabkan akses terhadap permodalan, pengetahuan dan ketrampilan serta akses teknologi dan akses pasar sangat renda,” terangnya

memelihara ternak Sapi bagi masyarakat bukan merupakan usaha pokok tapi hanya sebagai usaha sambilan disamping bertani. Disamping itu pemeliharaan ternak sapi masih dikelola secara individu dan dalam skala kecil. Kondisi yang demikian menyebabkan pemanfaatan Sumberdaya yang dimiliki belum secara optimal.

Perlu untuk dilakukan Optimalisasi Potensi Sumberdaya Untuk Pemeliharaan Ternak Sapi Melalui Penguatan Kelembagaan Kelompok Peternak, sehingga dengan demikian persoalan yang mendasar terhadap pengembangan usaha ternak sapi akan diatasi secara efektif dan efisian. Pemeliharaan ternak sapi bagi masyarakat di kabupaten Dompu adalah sudah menjadi tradisi atau turun temurun.

Namun kegiatan usaha ini masih dilakukan secara tradisional, dimana system pemeliharaan ternak dengan cara dilepas dan dibiarkan untuk mencari makan sendiri dan jarang adanya campur tangan dari petaninya sendiri. Kondisi disebabkan karena usahatani ternak sapi adalah masih bersifat sebagai usaha sambilan, sementara usaha pokoknya adalah usahatani. Upaya yang dilakukan dalam pengembangan ternak sapi adalah dengan ekstensifikasi di daerah kurang penduduk atau daerah pengembalaan ternak, serta pengembangan sitem beternak secara intensifikasi di daerah padat penduduk atau daerah pertanian.

“Sistem usaha ternak masih dilakukan secara tradisional dimana ternak sapi dilepas begitu saja untuk mencari makan sendiri dan hanya sekali sekali saja pemiliknya datang melihat atau pada saat ternak dibutuhkan untuk dijual atau dipotong. Kondisi ini menyebabkan perhatian petani terhadap ternak sangat kurang,” ujarnya, Senin (09/09/2024).

Kondisi inilah yang menyebabkan produktifitas dan produksi ternak sangat rendah. Dimana dengan kondisi pengembangan ternak yang ada sekarang produksi dan produktifitas ternak sangat rendah. Tingkat kelahiran ternak yang rendah, berat badan ternak sapi hanya berkisar antara 150 kg/perekor s.d. 200 kg./ekor. Disamping itu tingkat kelahiran ternak hanya mencapai 5 % pertahun. Disamping itu tingkat kematian pedet masih cukup tinggi yaitu sampai 14 %.

Upaya yang dalam meningkatkan produksi dan produktifitas ternak sapi, mengupayakan adanya keterlibatan peternak dalam proses produksi dan produktifitas ternaknya adalah melalui pengembangan usaha ternak sapi dengan Sistem Intesifikasi pada daerah padat penduduk atau pertanian dan ekstensifikasi pada daerah kurang penduduk atau daerah padang pengembalaan.

“Diharapkan dengan upaya ini, maka tingkat kelahiran ternak dapat diharapkan 1 tahun 1 ekor kelahiran, berat badan ternak bias meningkat menjadi minimal 300 kg/ekor, serta tingkat kematian pedet dapat ditekan sampai nol persen,” tandasnya.(adv)

Loading

Tags: PeternakanSapi

Related Posts

‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026

‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026

by tamborapost
19 April 2026
0

DOMPU — Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, memberikan klarifikasi terkait tingginya alokasi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja...

‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB  ‎

‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB ‎

by tamborapost
18 April 2026
0

‎Kenangan almarhum, Sekjen PWI Pusat saat menyerahkan hadiah kepada H. Boy Mashudi sebagai juara lomba karaoke di Hotel Lombok Raya...

‎Dompu tak Kekurangan Uang: Berhemat atau Terjerat Utang  ‎

‎Dompu tak Kekurangan Uang: Berhemat atau Terjerat Utang ‎

by tamborapost
18 April 2026
0

Oleh : Saudi - Tambora Post ‎ ‎Ada yang janggal dari arah kebijakan fiskal Kabupaten Dompu. Di saat ruang anggaran...

‎TPP Besar, PAD Kerdil: Kesejahteraan Semu di Atas Fondasi Rapuh  ‎

‎TPP Besar, PAD Kerdil: Kesejahteraan Semu di Atas Fondasi Rapuh ‎

by tamborapost
18 April 2026
0

Oleh : Saudi - Tambora Post   ‎Ada yang janggal dalam cara Pemerintah Kabupaten Dompu mengelola logika kesejahteraan aparatur sipil...

Persiapan Maksimal Menuju Tanah Suci, PT Taufik Almadani Gelar Manasik di Islamic Center Mataram

Persiapan Maksimal Menuju Tanah Suci, PT Taufik Almadani Gelar Manasik di Islamic Center Mataram

by tamborapost
18 April 2026
0

‎Kerinduan itu selalu sama. Diam-diam tumbuh di hati setiap muslim. Sebuah panggilan suci yang tak pernah lekang oleh waktu. Panggilan...

Next Post
Optimalisasi Potensi Pengembangan Ternak Sapi di Dompu…(5)

Optimalisasi Potensi Pengembangan Ternak Sapi di Dompu...(5)

Penarikan PAD Disnakeswan Sudah Sesuai Perbup

Penarikan PAD Disnakeswan Sudah Sesuai Perbup

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026

‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026

19 April 2026
‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB  ‎

‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB ‎

18 April 2026
No Result
View All Result

BERITA TERPOPULER

  • Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rapat Koordinasi Ricuh, Kades dan Camat Kempo Nyaris Adu Jotos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Titian Mas Kecelakaan, Satu Tewas Ditempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Mistik Dibalik Kecelakaan Maut Bus Titian Mas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kronologi Lengkap Tragedi Berdarah di Bima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0




Pos-pos Terbaru

  • ‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026
  • ‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB ‎
  • ‎Dompu tak Kekurangan Uang: Berhemat atau Terjerat Utang ‎
  • ‎TPP Besar, PAD Kerdil: Kesejahteraan Semu di Atas Fondasi Rapuh ‎
  • Persiapan Maksimal Menuju Tanah Suci, PT Taufik Almadani Gelar Manasik di Islamic Center Mataram
November 2024
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
« Okt   Des »
November 2024
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
« Okt   Des »

November 2024
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
« Okt   Des »
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN

© 2020 Tamborapost.com