Nampak kedua kandidat calon Ketua Pordasi Dompu sedang melakukan proses pendaftaran. Proses pendaftaran dilakukan di sekretariat panitia Gedung Pemuda Dompu.
DOMPU – Layar sejarah Pordasi Kabupaten Dompu sebentar lagi terbuka. Rabu (3/9/2025), dua figur resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua yang akan bertarung dalam Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub), forum tertinggi organisasi pencinta pacuan kuda ini.
Mereka adalah sosok senior, Drs. H. Abdul Haris, M.Ap, dan kandidat muda penuh energi, Dediansyah. Keduanya datang di waktu berbeda, didampingi para pendukung, membawa berkas persyaratan lengkap sebagai tiket menuju gelanggang demokrasi Pordasi.
Pendaftaran diterima langsung oleh Ketua Panitia Muskablub, Panji Putra BA, bersama Sekretaris Muhammad Arif Fatwa, serta disaksikan Plt. Ketua Pordasi Dompu, Yuyun Indarayuddin, dan Sekretaris Pordasi NTB, Sayyed Abdullah, ST.
“Selamat kepada dua kandidat yang telah resmi mendaftar. Mereka adalah figur terbaik yang punya komitmen tinggi memajukan Pordasi,” ujar Panji Putra.
Ia menegaskan, persaingan harus dijaga tetap sehat. “Tidak boleh ada manuver yang merusak suasana. Mari kita jaga daerah ini, agar Muskablub berjalan aman dan lancar,” harapnya.
Muskablub Pordasi Dompu akan digelar pada Sabtu, 6 September 2025 di Gedung Darma Wanita. Sebanyak 9 stable dan satu pengurus daerah akan menjadi pemilik hak suara, menentukan secara demokratis siapa nakhoda Pordasi lima tahun ke depan.
Momentum ini terasa istimewa. Karena ini adalah Muskablub pertama dalam 40 tahun terakhir. Sejak Pordasi berdiri di Dompu pada tahun 1985. Selama ini Ketua Pordasi selalu ditunjuk langsung. Baru kali inilah, atas instruksi pusat, pemilihan ketua digelar secara terbuka dan demokratis.
“Ini adalah Muskablub pertama. Kita berkomitmen menyukseskannya, agar agenda-agenda besar Pordasi ke depan, termasuk pacuan kuda, bisa berjalan lebih baik,” kata Panji.
Plt. Ketua Pordasi Dompu, Yuyun Indarayuddin, menegaskan Muskablub ini dilakukan sebagai upaya penyelamatan organisasi pasca mundurnya ketua sebelumnya. “Kami berkomitmen mengawal lahirnya pemimpin baru yang siap membangun Pordasi menuju Dompu Maju,” tegasnya.
Dukungan moral juga datang dari Sekjen Pordasi NTB, Sayyed Abdullah, ST. Ia berharap Muskablub berjalan demokratis, aman dan hasilnya diterima semua pihak. “Siapapun yang terpilih harus didukung bersama demi kemajuan Pordasi Dompu,” ujarnya.
Dia menambahkan, Muskablub bukan hanya soal memilih ketua. Lebih dari itu, ini menjadi titik balik perjalanan panjang Pordasi Dompu. Filosofi pacuan kuda, besi taho, uma taho, jara taho diharapkan menjadi ruh yang melahirkan pemimpin berkomitmen, mampu merawat tradisi, sekaligus membawa organisasi berlari lebih kencang.
Sabtu nanti, semua mata akan tertuju pada arena demokrasi Pordasi Dompu. Dua nama sudah siap. Pertanyaannya tinggal satu. Siapa yang akan menuntun kuda kebanggaan Dompu menuju masa depan yang lebih gemilang?. (di)
![]()










