Oleh: Firmansyah
Bolos sekolah, hal ini menjadi masalah yang menyita perhatian para guru, orang tua, anggota masyarakat dan juga para pemerhati masalah anak.
Banyaknya siswa yang bolos sekolah membuat pemerintah daerah melalui dinas terkait juga turun tangan untuk menertibkan.
Adapun hal yang menjadi alasan dilakukan penertiban dan pengamanan terhadap anak yang bolos sekolah diantaranya untuk mencegah siswa terlibat dalam perilaku kriminal yang berdampak merugikan masa depannya.
Menumbuhkan motivasi belajar dikalangan siswa sehingga bisa sukses dalam program belajarnya di sekolah juga menjadi alasan dilakukan pengamanan dan penertiban terhadap siswa yang bolos sekolah.
Sebagai support sistem yang baik bagi tumbuh dan kembang anak adanya kasus siswa bolos sekolah peran ayah sangat diharapkan.
Dalam mencegah siswa bolos sekolah dalam banyak hal figur ayah bisa menjadi tokoh penting dan berpengaruh.
Peran ayah sangat vital bagi kebaikan anak karena menjadi teladan dalam menghadapi masalah, membangun ikatan emosional yang kuat, serta mengajarkan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran.
Ayah juga berkontribusi pada perkembangan kognitif anak dan membantu membentuk identitas diri anak, terutama bagi anak perempuan yang belajar menghargai pria dari interaksinya dengan ayah.
Meningkatkan peran penting dimaksud seorang ayah bisa melakukan lima hal penting untuk mencegah siswa bolos sekolah.
Kelima hal tersebut adalah membantu anak dalam menyelesaikan masalah, menjadi teman bermain bagi anak, dan mengajarkan anak mengenai perilaku apa saja yang bisa diterapkan dalam kehidupan sosial.
Selain itu, ayah juga bisa turut membantu dengan menyiapkan segala kebutuhan dan membimbing anak agar siap menghadapi tantangan hidup di masa depan.
Demikian, mudah-mudahan ada manfaatnya untuk mencegah siswa bolos sekolah dan membuat anak tetap memiliki semangat yang tinggi untuk belajar. (*)
![]()










