DOMPU – Sejumlah elemen masyarakat, mulai dari Koordinator Pelabuhan Soro, tokoh masyarakat, ketua komunitas sopir, hingga pelaku usaha jasa bongkar muat, menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan Dermaga II di Pelabuhan Soro, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dermaga I yang telah beroperasi sejak tahun 1995 kini dinilai tidak lagi memadai untuk melayani tingginya volume aktivitas bongkar muat kapal, terutama kapal besi berukuran besar. Pelabuhan ini memainkan peran vital sebagai pusat distribusi hasil ternak, jagung, dan komoditas lainnya di wilayah Dompu dan sekitarnya.
“Seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, fasilitas dermaga yang ada sudah tidak lagi mencukupi. Dulu memang fokus untuk ternak, tapi sekarang aktivitas sudah berkembang jauh. Sudah saatnya dibangun Dermaga II,” ujar Koordinator Pelabuhan Soro, Anshar, SH, didampingi tokoh masyarakat Sahrul H. Mansyur, Ketua Komunitas Sopir Amirudin, dan mantan Camat Kempo Lukman BA.
Pihaknya berharap Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan, bersama Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Dompu, dapat merespons secara serius kebutuhan masyarakat tersebut. Menurut Anshar, keberadaan Dermaga II akan meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan, mempercepat waktu bongkar muat, dan secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selama periode April hingga September 2025, Pelabuhan Soro telah mencatatkan kontribusi PAD sebesar Rp500–600 juta. Dengan dukungan infrastruktur tambahan, potensi peningkatan PAD dinilai masih sangat besar.
Selain pembangunan dermaga baru, Anshar juga menekankan pentingnya peningkatan fasilitas penunjang pelabuhan, seperti penerangan memadai, tambahan aliran listrik, dan pendalaman sumur bor dari 50 meter menjadi 80 meter guna menunjang kebutuhan air bersih bagi kapal yang bersandar.
Pelaku Usaha Sambut Positif
Dukungan terhadap rencana ini juga datang dari pelaku usaha lokal. Totok, perwakilan dari perusahaan bongkar muat CV Vantovin, menyatakan bahwa keberadaan Dermaga II akan menjadi solusi atas padatnya aktivitas bongkar muat saat ini.
“Dengan bertambahnya dermaga, waktu tunggu kapal bisa ditekan, efisiensi meningkat, dan distribusi barang jadi lebih lancar. Ini akan mempercepat perputaran ekonomi masyarakat,” ungkap Totok.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas Pelabuhan Soro merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi perekonomian lokal serta membuka peluang perdagangan yang lebih luas.
Para tokoh masyarakat, pengelola pelabuhan, dan pelaku usaha berharap aspirasi ini dapat menjadi perhatian bersama antar level pemerintahan. Pembangunan Dermaga II diyakini akan menjadi langkah kunci dalam menopang pertumbuhan ekonomi Dompu ke depan. (di)
![]()










