DOMPU—Petani jagung di Desa Dorokobo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat masih mempertahankan pola intensif tiga kali tanam dalam setahun.
Akhir bulan februari 2021 ini, 100 hektar jagung di wilayah setempat akan memasuki masa panen. Sebagai bentuk rasa syukur pemerintah desa setempat akan menggelar panen raya.
“In shaa Allah akhir bulan februari ini kita adakan panen raya. Kita akan undang pak bupati baru. Sekarang kita sedang lakukan koordinasi dengan bagian prokopim terkait jadwal pelaksaan dan kasiapan pak bupati,” ungkap Kepala Desa Dorokobo, Taufik pada Tamborapost.com.
Saat ini diakui, upaya peningkatan hasil produksi jagung terus dilakukan. Salah satu upaya dengan mempertahankan pola intensifikasi. Selain itu, memastikan ketersediaan pupuk dan obat-obatan.
“Alhamdullilah, sampai saat ini petani kami terus mempertahankan kualitas dan kuantitas jagung. Ini berkat kesigapan petani sendiri dalam menyediakan berbagai hal. Terutama pupuk disediakan lebih awal sebelum waktunya,” ujar kades.
Dia berharap, tidak ada kendala dalam rencana panen raya tersebut. “Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan sesuai rencana,” harapnya. (di)
![]()










