DOMPU — Ketua terpilih DPD II Partai Golkar Kabupaten Dompu, Efan Limantika, langsung memasang target politik yang cukup ambisius usai terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda). Ia menegaskan Partai Golkar Dompu akan memburu tambahan kursi di seluruh daerah pemilihan pada Pemilu mendatang, dengan sasaran akhir merebut kursi pimpinan DPRD Kabupaten Dompu.
Menurut Efan, capaian dua kursi yang saat ini dimiliki Golkar di DPRD Dompu belum mencerminkan potensi kekuatan partai berlambang pohon beringin tersebut di daerah. Karena itu, kepengurusan baru akan fokus membangun konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.
“Target kami jelas, bagaimana Golkar bisa menambah kursi di semua dapil. Kalau seluruh dapil mampu menyumbang keterwakilan, peluang merebut kursi pimpinan DPRD akan semakin terbuka,” kata Efan.
Anggota DPRD Provinsi NTB itu menilai setiap wilayah di Kabupaten Dompu memiliki basis suara yang potensial untuk diperkuat. Strategi partai ke depan, kata dia, bukan hanya menjaga kantong suara lama, tetapi juga memperluas pengaruh politik Golkar di delapan kecamatan.
Ia menyebut kepengurusan baru akan bergerak melakukan konsolidasi menyeluruh, mulai dari struktur desa hingga tingkat kabupaten. Langkah itu dinilai penting untuk menghidupkan kembali mesin partai sekaligus memperkuat soliditas kader menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Momentum Musda ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi titik awal membangun kembali kekuatan Golkar di Dompu,” ujarnya.
Selain fokus pada penguatan internal partai, Efan juga menekankan pentingnya menghadirkan program politik yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Menurut dia, keberhasilan partai tidak hanya diukur dari jumlah kursi legislatif, tetapi juga sejauh mana kader mampu memperjuangkan aspirasi warga.
Sementara itu, Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB, Firadz Pariska, meminta seluruh kader meninggalkan perbedaan pasca-Musda dan kembali membangun kekompakan partai.
Ia mengatakan dinamika dalam proses pemilihan merupakan hal yang biasa dalam organisasi politik. Namun setelah forum Musda selesai, seluruh elemen partai diharapkan kembali bersatu demi memperkuat posisi Golkar di Kabupaten Dompu.
“Tidak boleh ada lagi sekat-sekat kelompok setelah Musda. Yang dibutuhkan sekarang adalah kader yang solid, militan, dan saling mendukung untuk membesarkan Partai Golkar,” kata Firadz.
Menurut dia, kepemimpinan baru Golkar Dompu memiliki tantangan besar untuk mengembalikan kejayaan partai sekaligus meningkatkan kepercayaan publik menjelang Pemilu mendatang. (di)
![]()










