Giliran PT. Pegadaian Tandatangani MoU
DOMPU—Tingkat kepercayaan lembaga publik terhadap dua perguruan tinggi STKIP dan STIE Yapis Dompu yang berada dibawa naungan Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) Dompu semakin tinggi.
Hal ini ditandai dengan adanya sejumlah lembaga publik yang membangun kerjasama dengan kedua kampus tersebut.
Jika sebelumnya, mengikat kerjasama dengan PT. Bank NTB Syariah Cabang Dompu. Kini giliran PT. Pegadaian yang menarik minat untuk bersinergi kemitraan dengan kedua kampus yang memiliki ribuan mahasiswa tersebut.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan, Kamis, (18/11). Dipusatkan di Kampus STKIP Yapis Dompu di Desa Sorisakolo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Ketua Yapis Dompu, Arman H. Manan, SE menyambut baik kerjasama tersebut. Karena sejalan dengan perkembangan dan tuntutan pendidikan tinggi. Khususnya berkaitan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
“Kerjasama ini diharapkan akan menjadi sarana bagi peningkatan Sumber Daya Manusia di STKIP dan STIE Yapis Dompu,” ungkapnya.
Dia mengajak mahasiswa dan dosen agar memanfaatkan komitmen ini untuk meningkatkan pengalaman dan pengetahuan, sambil membantu PT. Pegadaian dalam meningkatkan likuiditas perusahaan.
“Kerjasama ini diharapkan akan menguntungkan kedua belahpihak,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua GP Ansor Dompu ini.
Sementara itu, Deputy Bisnis Pegadaian Pulau Sumbawa I Made Sriada mengaku sangat antusias dengan kerjasama ini. Karena pihak kampus sangat terbuka dalam membangun kemitraan. “Kami sangat bersemangat dengan kerjasama ini,” ungkapnya.
Point terpenting dalam kerjasama ini kata dia, bagaiaman kedua belahpihak saling menguntungkan. “Kami bisa berbagi pengalaman tentang mengelola perusahaan. Sebaliknya, pihak kampus juga dapat membantu pegadaian dalam meningkatkan penjualan produk,” ungkapnya.
Ketua STKIP Yapis Dompu, Dr. Dodo Kurniawan, SE, ME mengaku, sejauh ini STKIP Yapis Dompu telah membangun kerjasama dengan beberapa dunia usaha dan industri. Diantaranya, PT. Bank NTB Syariah dan PT. Pegadaian. “Di level kampus kami sudah bangun kerjasama dengan STISIP Bima,” katanya.
Saat ini, pihaknya tengah melakukan penjajakan kerjasama dengan sejumlah kampus lain. Seperti, Universitas Mataram, Universitas NTB, UIN Mataram. Diharapkan, awal tahun nanti akan terbangun kerjasama nasional dan internasional. Baik dengan perguruan tinggi di Australia maupun di Malaysia.
“Ini penting dilakukan agar mahasiswa dan dosen dapat beradaptasi dan merasakan atmosfir yang berada diluar negeri,” pungkasnya. (di)
![]()










