DOMPU—Tenaga Guru dan Kesehatan masih menjadi prioritas untuk diangkat melalui jalur PPPK Tahun 2023. Bahkan. Pemerintah Pusat, telah mengalokasikan anggaran untuk pengangkatan tenaga kesehatan dan guru melalui jalur PPPK itu.
” Pengadaan ASN jalur PPPK tahun 2023, tenaga Kesehatan dan Guru masih menjadi priorotas untuk dituntaskan,”kata Sekda Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra,SKM.M.MKes ditemui diacara HAB Kemenag, Selasa, (3/1/2023).
Sekda mengatakan, tenaga kesehatan yang tercacat dalam SISDMK sebanyak 1.047 orang. Oleh pusat, setiap daerah diminta untuk mengusulkan minimal 500 formasi hingga maksimal 800 formasi.
“Opsi kita ambil yang bawah, yakni 500 formasi. Usulan ini realistis, meski anggaran ditanggung pusat melalui penambahan DAU,” Jelasnya.
Lebih lanjut Sekda mengatakan, Kabupaten Dompu saat ini masih memiliki Pekerjaan Rumah (PR) untuk menuntaskan PPPK formasi guru.
Senada disampaikan Sekda, Kepala BKD dan PSDM Kabupaten Dompu, Drs, Aris Munandar mengatakan, sebanyak 2.860 formasi guru harus dituntaskan. Angka itu belum termasuk 42 orang yang belum mendapat penempatan.
“Kami berharap, usulan yang disampaikan Pemkab Dompu ke Pusat nantinya bisa diakomodir sepenuhnya”harapnya.
Disatu sisi, Pemkab Dompu, masih terus berupaya untuk mengusulkan tenaga tehnis lainnya melalui jalur PPPK. Namun, karena untuk jabatan ini tidak mengekor pada kementrian, Pemkab Dompu masih menunggu informasi dari pusat. Namun, informasinya, untuk tenaga non teknis ini lebih menitik beratkan pada jabatan analis digitalisasi. (di/adv)
![]()










