DOMPU — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dompu terus memperluas jejak pendidikan demokrasi di kalangan pelajar. Dalam dua pekan terakhir, lembaga penyelenggara pemilu ini aktif turun ke sejumlah sekolah menengah atas di berbagai kecamatan, menghadirkan semangat demokrasi melalui kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih yang dirangkaikan dengan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS.
Kegiatan bertajuk “Pemilu OSIS, Miniatur Demokrasi Sesungguhnya” ini telah digelar di SMA Negeri 1 Hu’u, SMA Negeri 1 Woja, dan SMA Negeri 2 Dompu. Masing-masing kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Dompu, Yusuf, didampingi Kasubbag Parmas dan SDM Abu Hasan Taqwa, serta jajaran staf KPU lainnya.
Demokrasi Dimulai dari Sekolah
Di SMA Negeri 1 Hu’u, Selasa (14/10/2025), kegiatan sosialisasi dikemas beriringan dengan debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS periode 2025/2026. Aula sekolah penuh sesak oleh ratusan siswa dan guru yang antusias menyaksikan jalannya debat yang berlangsung hidup dan dinamis.
Dalam sambutannya, Yusuf menegaskan pentingnya menumbuhkan kesadaran politik di usia muda.
“Kalian bukan hanya memilih teman, tapi menilai gagasan, visi, dan integritas calon pemimpin,” ujarnya di hadapan para siswa. “Melalui pemilihan OSIS, kalian sedang belajar tentang demokrasi yang sesungguhnya. Bagaimana menilai, berpendapat, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.”
Kepala SMA Negeri 1 Hu’u menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran KPU memberikan warna baru dalam pendidikan karakter di sekolah. “Anak-anak belajar langsung tentang pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Ini pengalaman yang tidak mereka dapatkan di kelas,” ujarnya.
Miniatur Pemilu yang Menginspirasi
Beberapa hari sebelumnya, Rabu (2/10/2025), kegiatan serupa juga dilaksanakan di SMA Negeri 1 Woja. Di sekolah ini, KPU Dompu tidak hanya mendampingi pelaksanaan pemungutan suara, tetapi juga memberikan pemahaman tentang tahapan pemilu dan pentingnya menjadi pemilih yang cerdas.
“Pemilu OSIS ini adalah miniatur dari Pemilu sesungguhnya,” ungkap Yusuf. “Kami sangat mengapresiasi semangat para siswa. Harapan kami, pengalaman ini dapat menumbuhkan kesadaran politik dan tanggung jawab sebagai warga negara di masa depan.”
Kepala SMA Negeri 1 Woja mengakui, kegiatan ini membuka cakrawala baru bagi peserta didik. “Mereka jadi tahu bagaimana sistem demokrasi bekerja. Anak-anak bukan hanya memilih karena suka, tapi karena memahami visi dan program calon.”
Membangun Generasi Pemilih Cerdas
Sementara itu, pada Senin (7/10/2025), tim KPU hadir di SMA Negeri 2 Dompu dalam rangkaian Debat Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Suasana penuh semangat demokrasi mewarnai kegiatan yang juga menjadi ruang pembelajaran tentang partisipasi politik sejak dini.
“Proses demokratisasi kita hari ini adalah cerminan demokratisasi kita di kemudian hari,” kata Yusuf dalam sambutannya. “Jika pelajar hari ini belajar menghargai pilihan, berdiskusi dengan sehat, dan menilai berdasarkan visi, maka masa depan politik kita akan lebih matang.”
Menyiapkan Pemimpin Masa Depan
Melalui rangkaian kegiatan ini, KPU Kabupaten Dompu menunjukkan komitmennya membangun budaya demokrasi yang partisipatif dan berintegritas sejak bangku sekolah. Sosialisasi pendidikan pemilih bukan sekadar program formal, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk menyiapkan generasi pemilih cerdas dan calon pemimpin bangsa yang berkarakter demokratis.
“Kesadaran demokrasi tidak tumbuh tiba-tiba,” ujar Yusuf menutup sesi sosialisasi di Hu’u. “Ia tumbuh dari ruang-ruang kecil seperti ini. Dari kelas, dari debat OSIS, dari keberanian siswa menyampaikan pendapat. Dari sanalah masa depan demokrasi kita dimulai. (di/*)
![]()










