• Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
Jumat, 17 Juli 2026
  • Login
Tamborapost.com
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

‎Setahun BBF–DJ: Menanam Fondasi, Menuai Janji yang Tersisa

Tambora Post by Tambora Post
20 Februari 2026
in HEADLINE
0
‎Setahun BBF–DJ: Menanam Fondasi, Menuai Janji yang Tersisa
Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE dan Wakil Bupati Dompu, Sirajuddin, SH

 

Laporan: Saudi – Tambora Post

RELATED POSTS

Sulistiawati Sumbang Emas, Anggar Dompu Tambah Tiga Medali di Porprov NTB 2026

BPK Temukan Kekurangan Volume pada 12 Proyek Dompu

‎TEPAT SETAHUN lalu, 20 Februari 2025, pasangan Bambang Firdaus, SE dan Syirajuddin, SH melangkah memasuki Pendopo Kabupaten Dompu dengan mandat politik yang sarat harapan.

‎Di bawah bayang-bayang transisi nasional menuju pemerintahan Prabowo Subianto, duet yang dikenal dengan akronim BBF–DJ itu mengusung visi besar: mentransformasi Dompu menjadi daerah maju, religius, dan berkeadilan pada 2030.

‎Setelah 365 hari memimpin “Bumi Nggahi Rawi Pahu”, wajah pemerintahan mulai memperlihatkan garis tegas antara capaian administratif dan pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

‎Di satu sisi, stabilitas tata kelola dan sejumlah program sosial memberi sinyal kemajuan. Di sisi lain, sektor pertanian, urat nadi ekonomi lokal masih menghadapi ketidakpastian yang berulang.

‎Konsolidasi Birokrasi: Dari WTP hingga “Dompu Satu Data”‎

‎Langkah awal BBF–DJ dimulai dari ruang yang jarang terlihat publik. Dapur birokrasi. Reformasi tata kelola keuangan menjadi pijakan pertama. ‎

‎Pada Mei 2025, pemerintah daerah kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 dari BPK RI. Sebuah indikator konsistensi administrasi fiskal.

‎Namun capaian administratif tidak otomatis menjawab problem klasik daerah. Ketidaksinkronan data. Program ‘Dompu Satu Data’ digagas sebagai fondasi kebijakan berbasis bukti.

‎Sistem ini ditujukan untuk merapikan data kemiskinan, penerima bantuan sosial, hingga basis perencanaan pembangunan desa.

‎Seorang pejabat internal Pemkab Dompu, mengakui bahwa integrasi data masih menghadapi kendala teknis dan koordinasi lintas OPD.‎

‎ “Validasi data hingga level desa membutuhkan waktu. Banyak data lama yang tidak sinkron dengan kondisi riil di lapangan,” ujarnya.

‎Perlindungan Sosial: Sabuk Pengaman bagi Pekerja Rentan‎

‎Salah satu capaian paling terasa bagi masyarakat adalah perluasan perlindungan sosial. Sekitar 6.000 pekerja rentan termasuk petani tembakau, buruh tani, dan pekerja informal telah didaftarkan dalam BPJS Ketenagakerjaan.

‎Program ini bukan sekadar angka statistik. Di desa-desa, santunan kecelakaan kerja hingga Rp42 juta bagi ahli waris menjadi penopang ekonomi keluarga yang sebelumnya rentan jatuh ke jurang kemiskinan ekstrem.

‎Pengakuan atas komitmen tersebut tercermin dalam perolehan UHC Award 2025, yang menandai semakin luasnya jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu. Meski demikian, sejumlah aktivis masyarakat sipil menilai keberlanjutan program ini bergantung pada disiplin fiskal daerah.

‎Pendidikan dan Stabilitas Aparatur: Investasi Jangka Panjang‎

‎Di sektor pendidikan, kebijakan seragam gratis bagi siswa SD dan SMP negeri pada 2025 menjadi intervensi langsung terhadap beban rumah tangga. Bagi keluarga petani dengan pendapatan musiman, pengeluaran awal tahun ajaran kerap menjadi tekanan finansial.

‎Namun kebijakan ini memunculkan dinamika baru. Sekolah swasta dan madrasah merasa tertinggal, memunculkan kecemburuan sosial yang berpotensi menjadi isu politik lokal.

‎Di sisi lain, penerbitan SK PPPK paruh waktu bagi 5.387 tenaga honorer menandai langkah berani pemerintah daerah menjaga stabilitas birokrasi dan layanan publik. Kebijakan ini memberi kepastian kerja bagi ribuan tenaga pengajar dan staf administrasi yang selama bertahun-tahun berada dalam status tidak pasti.

‎Menggerakkan Ekonomi Mikro: UMKM dan Efek Berganda Lokal

‎Upaya menghidupkan ekonomi rakyat terlihat melalui distribusi bantuan alat usaha bagi pelaku UMKM. Mulai dari rombong, mesin kompresor, hingga peralatan dapur. Program ini diarahkan untuk memperkuat sektor informal yang menjadi penyangga ekonomi daerah.

‎Strategi kupon belanja UMKM pada event daerah terbukti efektif menciptakan perputaran uang secara instan di tingkat lokal. Pedagang kecil merasakan lonjakan penjualan saat acara berlangsung. Namun ekonom lokal menilai program ini masih bersifat jangka pendek dan perlu diperluas menjadi ekosistem pemasaran berkelanjutan.

‎Sektor Pertanian: Janji yang Masih Menggantung

‎Di balik capaian sosial dan administratif, sektor pertanian masih menjadi titik paling rapuh. Harga jagung yang fluktuatif tetap menjadi momok tahunan bagi petani Dompu. Ketergantungan pada pasar luar daerah dan minimnya fasilitas pascapanen memperparah posisi tawar petani.

‎Janji subsidi benih Rp15 miliar per tahun dan program asuransi nelayan masih tertahan pada tahap validasi data dan keterbatasan fiskal. Pemerintah daerah beralasan bahwa ketepatan sasaran menjadi prioritas sebelum anggaran digelontorkan.

‎Beberapa agenda strategis yang belum optimal antara lain:

‎* Digitalisasi layanan publik yang belum terintegrasi hingga level desa

‎* Beasiswa kedokteran bagi hafidz yatim piatu yang belum terealisasi maksimal

‎* Ketimpangan kebijakan seragam gratis antara sekolah negeri dan swasta

‎Keterbatasan APBD menjadi kendala klasik. Pengamat kebijakan publik di Dompu menilai pemerintah daerah perlu lebih agresif mencari sumber pendanaan alternatif melalui CSR, kemitraan swasta, dan optimalisasi PAD.

‎‎Infrastruktur dan Identitas Kultural: Wajah Baru Dompu‎

‎Sepuluh proyek strategis daerah berhasil dibangun. ‎Sejumlah proyek strategis ini mulai mengubah wajah kota Dompu. Infrastruktur bukan hanya  konektivitas, tetapi juga simbol kehadiran negara di ruang publik.‎ Pembangunan tersebut antara lain ;

‎1. Rekonstruksi Jembatan Nangasia.

‎2. Rehabilitasi tebing Sungai Laju.

‎3. Penyediaan air bersih Desa Soro.

‎4. Lanjutan jalan Soro–Napa.

‎5. Penanganan jalan & drainase permukiman Soro.

‎6. Penataan kawasan permukiman Soro.

‎7. Pembangunan Kantor Camat Manggelewa.

‎8. Pembangunan Kantor Camat Woja.

‎9. Rehabilitasi Radiologi RSUD Dompu.

‎10. Pembangunan RTH Karijawa.

 

‎Di ranah kultural, penguatan identitas daerah melalui rekor MURI tarian Ou Balumba dan program Magrib Mengaji menunjukkan pendekatan pembangunan berbasis nilai lokal. Pemerintah berupaya menyeimbangkan modernisasi dengan pelestarian budaya.

‎Tahun Kedua: Ujian Konsistensi dan Kepercayaan Publik

‎Tahun pertama pemerintahan BBF–DJ dapat dibaca sebagai fase peletakan fondasi. Sistem mulai dibangun, perlindungan sosial diperluas, dan wajah kota perlahan berubah. Namun bangunan kesejahteraan yang dijanjikan masih berupa kerangka yang menunggu pengisian.‎

‎Memasuki tahun kedua, ujian sesungguhnya adalah konsistensi:‎ apakah janji yang tertunda akan direalisasikan, atau tenggelam dalam rutinitas birokrasi dan seremonial.‎

‎Bagi masyarakat Dompu, harapan itu belum padam. Api kepercayaan masih menyala, meski kecil, menunggu bukti nyata bahwa arah pembangunan tidak sekadar retorika politik, melainkan jalan panjang menuju kesejahteraan yang inklusif. (*)

‎

Loading

Tags: BBF DJCapaian pembangunanDompu MajuSatu Tahun Kepemimpinan

Related Posts

Sulistiawati Sumbang Emas, Anggar Dompu Tambah Tiga Medali di Porprov NTB 2026

Sulistiawati Sumbang Emas, Anggar Dompu Tambah Tiga Medali di Porprov NTB 2026

by tamborapost
17 Juli 2026
0

MATARAM – Kontingen anggar Kabupaten Dompu kembali menambah pundi-pundi medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII 2026. Dari...

BPK Temukan Kekurangan Volume pada 12 Proyek Dompu

BPK Temukan Kekurangan Volume pada 12 Proyek Dompu

by tamborapost
17 Juli 2026
0

Termasuk Tiga Proyek Strategis Daerah DOMPU – Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap belanja modal Pemerintah Kabupaten Dompu Tahun Anggaran...

Perolehan Medali Dompu Terus Bertambah, Sementara Raih 3 Emas, 9 Perak dan 10 Perunggu di Porprov NTB XII 2026

Perolehan Medali Dompu Terus Bertambah, Sementara Raih 3 Emas, 9 Perak dan 10 Perunggu di Porprov NTB XII 2026

by tamborapost
16 Juli 2026
0

MATARAM - Kontingen Kabupaten Dompu terus menunjukkan tren positif pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026. Hingga...

Jamaah THU Mengaku Puas: Hotel Dekat Masjidil Haram, Pelayanan Maksimal, Umrah Jadi Nyaman

Jamaah THU Mengaku Puas: Hotel Dekat Masjidil Haram, Pelayanan Maksimal, Umrah Jadi Nyaman

by tamborapost
15 Juli 2026
0

MAKKAH – Rasa syukur dan kebahagiaan mendalam terpancar dari wajah para jamaah umrah PT Taufik Haji dan Umrah (THU) setelah...

Sementara 2 Emas, 3 Perak, dan 3 Perunggu, Kontingen Dompu Terus Kejar Target Juara Umum

Sementara 2 Emas, 3 Perak, dan 3 Perunggu, Kontingen Dompu Terus Kejar Target Juara Umum

by tamborapost
15 Juli 2026
0

DOMPU– Kontingen Kabupaten Dompu mulai menunjukkan performa positif pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) XII Tahun...

Next Post
INTI dan JMSI NTB Berbagi Berkah di Ponpes Nurul Madinah Kuripan

INTI dan JMSI NTB Berbagi Berkah di Ponpes Nurul Madinah Kuripan

Info APBD Provinsi NTB TA.2026…(30)

Info APBD Provinsi NTB TA.2026...(30)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Sulistiawati Sumbang Emas, Anggar Dompu Tambah Tiga Medali di Porprov NTB 2026

Sulistiawati Sumbang Emas, Anggar Dompu Tambah Tiga Medali di Porprov NTB 2026

17 Juli 2026
BPK Temukan Kekurangan Volume pada 12 Proyek Dompu

BPK Temukan Kekurangan Volume pada 12 Proyek Dompu

17 Juli 2026
No Result
View All Result

BERITA TERPOPULER

  • Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rapat Koordinasi Ricuh, Kades dan Camat Kempo Nyaris Adu Jotos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Titian Mas Kecelakaan, Satu Tewas Ditempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Mistik Dibalik Kecelakaan Maut Bus Titian Mas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kronologi Lengkap Tragedi Berdarah di Bima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0




Pos-pos Terbaru

  • Sulistiawati Sumbang Emas, Anggar Dompu Tambah Tiga Medali di Porprov NTB 2026
  • BPK Temukan Kekurangan Volume pada 12 Proyek Dompu
  • Porprov NTB 2026 Bukan hanya Perebutan Medali, Arena Seleksi Menuju PON 2028
  • Bupati dan Ketua KONI Dompu Hadir Langsung di Arena, Tujuh Petinju Dompu Melaju ke Final Porprov NTB XII
  • Perolehan Medali Dompu Terus Bertambah, Sementara Raih 3 Emas, 9 Perak dan 10 Perunggu di Porprov NTB XII 2026
Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan   Mar »
Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan   Mar »

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan   Mar »
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN

© 2020 Tamborapost.com