Hujan lebat yang menguyur, Jumat (3/4) pagi hingga sore menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Bima dan Dompu, Nusa Tenggara Barat dikepung banjir bandang.
Kondisi terparah terjadi di Kabupaten Bima. Bahkan, ketinggian air di beberapa wilayah mencapai hingga atap rumah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tamborapost.com di Kabupaten Bima sejumlah wilayah terdampak yakni, hampir seluruh desa di Kacamatan Monta.
Paling parah di Desa Pela dan Simpasai. Kerugian harta benda belum terhitung. Sejumlah fasilitas pemerintah lainya ikut terdampak.
Kemudian, banjir juga mengepung wilayah Kecamatan Bolo dan Madapangga. Wilayah terdampak di Kecamatan Bolo, Desa Tambe, Rasabou, Kampung Sigi, Leu, Kananga dan Timur.
Sedangkan di Kecamatan Madapangga, banjir meluap disejumlah rumah warga di Desa Dena, Woro, Campa, Ncandi, Monggo, Tonda dan Rade. Bahkan, di kecamatan ini terdapat salah satu jembatan yang menghubungkan antara desa yang satu dengan lainnya terputus.
Sementara, di Kabupaten Dompu dua Kecamatan di wilayah selatan ikut terdampak banjir. Yakni, Kecamatan Pajo dan Hu’u. Untuk wilayah Pajo banjir merendam rumah warga di Desa Ranggo dan Tembalae. Sedangkan di Hu’u banjir terjadi di Desa Cempi Jaya dan Jala. (di)
![]()










