DOMPU- Membangun Peternakan di Dompu, harus lebih banyak yang mau terjun untuk memajukan peternakan khususnya meningkatkan SDM baik di peternakan, termasuk petugas yang memanfaatkan pengembangan teknologi yang semakin maju, teknologi inseminasi buatan dan transfer embrio. “Ini merupakan teknologi untuk meningkatkan produksi dan produktifitas ternak yang tentunya juga bertujuan untuk menarik minat peternak di NTB khusunya Dompu,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Muhammad Abduh.
Dia menyebut ada tahun ini populasi ternak sapi sebanyak 164.166 ekor atau terjadi penambahan signifikan 6,2% dibanding tahun sebelumnya banyak 6 %. Populasi kerbau sebanyak 16.789 ekor, kambing 50.170 ekor. “Penambahan populasi tersebut didukung bertambahnya jumlah kelahiran alam maupun terjadinya akselerasi peningkatan populasi melalui inseminasi buatan oleh para petugas inseminator kita,” jelasnya.
Pelayanan inseminasi buatan mengalami penambahan yang sangat signifikan. Hingga bulan agustus ini jumlah pelayanan telah melampaui hingga lebih dari 200 persen dari target 7000 d0sis untuk tahun 2023. Support dan dukungan pemerintah dalam mensukseskan peternakan masyarakat telah diwujudkan dalam beberapa kegiatan penting seperti melakukan penanganan vaksinasi PMK yang masif dan menyeluruh dengan capaian vaksinasi 67,12 %, penandaan mencapai 78% dari total populasi dan telah dilakukan sosialisasi percepatan pengenalan hijauan makanan ternak bagi peternak dan kelompok ternak untuk peningkatan kualitas pakan.
“Gerakkan akselerasi pelayanan inseminasi buatan (IB) yang makin gencar dan masif diilakukan diseluruh wilayah kabupaten Dompu. Kehadiran peternak beserta sapi dalam kegiatan kontes hari ini menjadi cerita dan kebanggaan tersendiri bagi keberhasilan peternakan rakyat dikabupaten Dompu,” terangnya. (di/adv)
![]()










