DOMPU – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) XXVIII Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat dimanfaatkan betul oleh Pemerintah Kabupaten Dompu.
Lewat kolaborasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Dompu menghadirkan bazaar produk lokal yang sukses mencuri perhatian pengunjung.
Stand pameran yang didirikan oleh Disperindag dan Dekranasda Kabupaten Dompu terlihat ramai sejak hari pertama. Para pengunjung antusias menjelajahi berbagai produk olahan dan kerajinan tangan khas Dompu yang dipajang secara apik. Mulai dari tenun lokal, makanan olahan, hingga produk UMKM lainnya, semua menggambarkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi daerah bermotto Nggahi Rawi Pahu itu.
Kepala Disperindag Dompu, Ir. H. Armansyah, M.Si menjelaskan bahwa partisipasi ini bukan sekadar meramaikan acara keagamaan, melainkan juga sebagai strategi promosi produk lokal.
“Kami ingin momen besar seperti STQH ini menjadi etalase bagi produk-produk unggulan Dompu. Ini kesempatan untuk memperkenalkan potensi industri kecil dan menengah kita kepada publik NTB,” ujarnya.
Armansyah menambahkan, produk-produk yang dipamerkan merupakan hasil binaan UMKM lokal yang telah mendapat dukungan dan pembinaan dari pemerintah daerah. Tak sedikit pengunjung yang mengaku tertarik membeli produk karena kualitasnya yang unik dan harga yang terjangkau.
Bazaar ini sekaligus menunjukkan bahwa pelaku ekonomi kreatif Dompu siap bersaing dan tampil di panggung yang lebih luas. (di/adv)
![]()










