DOMPU – Musyawarah Olahraga Luar Biasa Kabupaten (Musorkablu) KONI Dompu 2025 menjadi momentum bersejarah bagi dunia olahraga Dompu.
Asrullah, ST resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Dompu periode 2025–2029.
Ia melenggang tanpa pesaing setelah calon lainnya, Mohammad Subahan, SE dinyatakan tidak memenuhi syarat administratif. Dengan semangat menyatukan kekuatan, Asrullah menyampaikan pidato kemenangan yang menegaskan arah dan semangat kepemimpinannya.
“Saya datang untuk menyatukan, bukan memecah. Bagi saya, 39 cabang olahraga adalah satu tubuh. Tidak ada kotak-kotak, tidak ada permusuhan,” ujar Asrullah yang disambut tepuk tangan peserta Musorkablu.
Ia mengajak seluruh elemen untuk segera move on dari perbedaan dalam proses pemilihan dan bersatu menatap tantangan besar ke depan, terutama menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
“Tugas kita berat. Dompu harus bisa mempertahankan bahkan melampaui prestasi sebelumnya. Dan itu hanya mungkin kalau kita bersatu dan fokus membina atlet. Waktu kita tidak banyak,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Asrullah tak ragu menyentuh kenyataan pahit yang selama ini dirasakan para atlet. Salah satunya minimnya perhatian dan pembinaan.
“Banyak atlet kecewa. Mereka merasa tidak dibina secara maksimal. Ini jadi PR besar kita. Saya berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan dan semangat juang mereka,” ungkapnya.
Ia menyatakan, kemajuan dunia olahraga tidak bisa hanya bergantung pada anggaran pemerintah daerah. Oleh karena itu, ia akan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya.
“Kita akan gandeng swasta, organisasi masyarakat, siapapun yang peduli. KONI harus jadi rumah besar yang terbuka untuk semua pihak yang ingin memajukan olahraga Dompu,” tandasnya.
Lebih jauh, Asrullah menekankan untuk tidak mengaitkan suksesi pemilihan Ketua KONI Dompu dengan dukungan dari Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE maupun Wakil Bupati Dompu, Sirajudin, SH. Sebab, pemilihan ketua KONI benar-benar murni berjalan normal.
“Bahkan saat saya ke Kemenpora bersama Pak Bupati, beliau tidak pernah memperkenalkan saya sebagai calon ketua KONI. Ini bukti beliau juga ingin pemilihan berlangsung objektif dan terhormat,” kata Asrullah, menyampaikan apresiasi atas sikap netral Pemda.
Mengakhiri pidatonya, Asrullah mengajak seluruh pengurus cabor, pelatih, atlet dan stakeholder olahraga lainnya untuk bekerja bersama membangun prestasi tanpa sekat-sekat lama.
“Terima kasih atas amanah ini. Mari kita jadikan KONI sebagai rumah besar yang solid, profesional dan mampu mengangkat marwah olahraga Dompu. Kita mulai lembaran baru, bersama untuk prestasi yang lebih tinggi,” tutupnya penuh semangat. (di)
![]()










