• Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
Kamis, 23 April 2026
  • Login
Tamborapost.com
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

‎Kades Suka Damai Luruskan Polemik Perataan Tanah Kuburan, Unggahan Viral Dinilai Telah Dibelokkan Jauh dari Fakta Lapangan

Tambora Post by Tambora Post
26 November 2025
in HEADLINE
0
‎Kades Suka Damai Luruskan Polemik Perataan Tanah Kuburan, Unggahan Viral Dinilai Telah Dibelokkan Jauh dari Fakta Lapangan
Inilah sebagian kecil tanah kuburan yang diratakan untuk dijadikan tempat parkir. Hal ini justru dipolemikkan.

 

DOMPU –  Kepala Desa Suka Damai, Lalu Wirapati, akhirnya angkat bicara terkait video dan unggahan viral di media sosial yang dibuat oleh seorang konten kreator dengan akun Shalim net. Dalam konten tersebut, sang kreator menuding dirinya menjual material tanah kuburan.  Tuduhan yang disebut Wirapati sebagai fitnah yang sengaja dipelintir untuk menggiring opini dan merusak nama baiknya.

RELATED POSTS

‎Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026 ‎

Gebrak DPPKB Dompu 2026, Pelayanan KB Gratis Sasar Wilayah Prioritas…(1) ‎

‎Wirapati menegaskan, narasi yang disebarkan akun tersebut bertolak belakang dengan fakta lapangan. Ia menyebut unggahan itu bukan hanya dilebih-lebihkan, tetapi diduga sengaja “digoreng” untuk kepentingan tertentu di media sosial dan menjatuhkan pamornya sebagai kepala desa.

‎“Apa yang mereka unggah itu tidak benar. Faktanya jelas tidak seperti yang dituduhkan. Tapi unggahan itu terus diulang untuk membentuk opini seolah-olah saya menjual tanah kuburan,” tegas Wirapati.

Suasana dialog dengan masyarakat berlangsung di tanah kuburan. Saat kades memberikan penjelasan secara detail.

‎Sudah Ajak Dialog, Tapi Tetap Diserang

‎Menurut Wirapati, pihaknya bahkan sudah beberapa kali mengajak pemilik akun dan rekan-rekannya untuk berdialog secara langsung. Ia mengaku telah memberikan penjelasan yang lengkap mengenai persoalan yang diviralkan itu. Namun upaya klarifikasi itu dinilai tidak diindahkan.

‎“Mereka sudah saya temui, sudah saya jelaskan baik-baik. Tapi seolah-olah mereka tidak mau mendengar. Unggahan video dan tulisan yang merugikan saya justru terus dilanjutkan,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, serangan berulang tersebut telah memberikan dampak sosial terhadap dirinya sebagai kepala desa, termasuk munculnya persepsi negatif dari sebagian masyarakat yang hanya melihat judul dan potongan video tanpa mengetahui konteks sebenarnya.

‎Merusak Nama Baik

‎Wirapati menyayangkan tindakan konten kreator yang dianggapnya tidak memahami fakta, tetapi tetap mengunggah konten yang menyesatkan.

‎“Ini bukan hanya salah informasi, tetapi sudah merusak nama baik saya sebagai kades. Keluarga dan warga juga ikut terdampak dengan fitnah seperti itu,” tambahnya.

‎Dirinya berharap masyarakat lebih bijak dalam menerima informasi di media sosial, serta tidak mudah terpancing oleh konten yang tidak berlandaskan data dan tidak melalui verifikasi.

‎Langkah Selanjutnya?

‎Ketika ditanya soal langkah hukum, Wirapati mengaku masih mempertimbangkan opsi tersebut.

‎“Untuk sementara saya fokus pada pelayanan masyarakat. Tapi kalau serangan semacam ini terus berlanjut, tentu saya akan mempertimbangkan langkah-langkah yang diperlukan,” pungkasnya.

‎Secara utuh Wirapati, memberikan penjelasan terkait dengan perataan sebagian kecil tanah kuburan tersebut. Ia menegaskan bahwa isu tersebut telah dibelokkan jauh dari fakta, sehingga memunculkan kesan negatif yang mencoreng nama baiknya.

‎Menurut penjelasan Kades, persoalan ini bermula ketika lima paket program pembangunan milik Pemerintah Provinsi NTB masuk ke wilayah Desa Suka Damai, termasuk proyek peningkatan jalan tani. Saat pelaksana proyek berkoordinasi dengan pemerintah desa mengenai lokasi pengambilan material, Kades melihat peluang untuk sekaligus menjalankan aspirasi masyarakat.

‎Sejak 2023, tokoh-tokoh masyarakat telah mengusulkan agar sebagian kecil tanah fasilitas kuburan yang luas totalnya sekitar dua hektar itu, diratakan untuk dijadikan tempat parkir. Kondisi area yang curam selama ini membuat kendaraan warga kerap parkir sembarangan saat proses pemakaman berlangsung.

‎“Kebetulan ada program, ada alat berat, dan ada kebutuhan desa yang sejak lama diusulkan tokoh masyarakat. Maka saya sampaikan rencana itu kepada BPD dan aparatur desa. Semuanya setuju,” jelas Kades.

‎Selain itu, terdapat rencana pengeboran air bersih di lokasi tersebut melalui pokok pikiran anggota DPRD Dompu asal Suka Damai, Siswandi.

Suasana dialog antara warga dengan pemerintah desa di Kantor Desa Suka Damai. 

‎Kades menambahkan, bukan hanya meratakan tanah, pihak pelaksana proyek juga memberikan kompensasi berupa dana sebesar Rp. 2 juta untuk kegiatan masjid. Nilai ini, menurutnya, jauh lebih besar dibanding nilai tanah urukan yang hanya Rp. 25 ribu per truk jika harus dijual.

‎“Ini sebenarnya keuntungan bagi desa. Tanah parkir menjadi lebih layak, kita mendapatkan kompensasi untuk masjid, dan semua dilakukan tanpa menggunakan dana desa. Apalagi pekerjaan ini mendukung peningkatan status jalan. Tanahnya bukan untuk dibawa keluar,” ujarnya.

‎Insiden Cekcok dan Video Viral

‎Wirapati juga menyinggung insiden yang terjadi saat proses pengerjaan berlangsung. Seorang warga datang membawa parang dan menghentikan kegiatan perataan tanah, bahkan menghadang operator dan sopir truk. Sekretaris desa yang diutus ke lokasi sempat terlibat adu mulut saat memberikan penjelasan.

‎“Saat itu saya masih jauh. Tapi setelah mendengar laporan, saya langsung menyusul. Saya jelaskan baik-baik, dan mereka menerima. Bahkan sudah salaman dan meminta maaf kepada operator,” katanya.

‎Namun, keadaan berubah ketika warga tersebut kemudian mengunggah video dan narasi menyerang pemerintah desa melalui akun media sosial. Unggahan itulah yang memicu gelombang komentar miring dan hujatan kepada Kades.

‎“Setelah saya jelaskan, masalah sebenarnya sudah selesai. Tapi yang membuat kami kecewa adalah mereka menyerang di media sosial dengan narasi yang dipelintir. Publik akhirnya berasumsi macam-macam. Nama baik saya rusak,” tegasnya.

‎Harapan Kades: “Jangan Dipelintir, Ini Demi Kebaikan Bersama”

‎Kades Wirapati berharap polemik ini tidak terus dipanaskan. Ia menegaskan tidak ada niat sedikit pun untuk merusak fasilitas umum, apalagi tanah fasilitas kuburan. Perataan tersebut, katanya, justru untuk melaksanakan usulan masyarakat agar area kuburan lebih tertata dan nyaman saat digunakan.‎

‎“Niat kami baik. Ini amanat tokoh masyarakat. Kami hanya ingin memberikan manfaat bagi warga, bukan mencari masalah,” ungkapnya.

Bahkan dia memberikan keyakinan, tanah hasil perataan tersebut tidak akan mengalami longsor walaupun dalam jangka waktu 10 tahun. “Saya sangat tahu betul bagaimana dengan tekstur tanah di Suka Damai, meski belasan tahun tidak akan longsor,” tutupnya. (di)

Loading

Tags: DOMPUKades Suka DamaiManggelewaPerataan tanah kuburanviral

Related Posts

‎Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026  ‎

‎Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026 ‎

by tamborapost
23 April 2026
0

MATARAM– Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PT Bank NTB Syariah bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram turut ambil bagian...

Gebrak DPPKB Dompu 2026, Pelayanan KB Gratis Sasar Wilayah Prioritas…(1)  ‎

Gebrak DPPKB Dompu 2026, Pelayanan KB Gratis Sasar Wilayah Prioritas…(1) ‎

by tamborapost
23 April 2026
0

‎DOMPU – Komitmen meningkatkan kualitas keluarga dan menekan angka stunting terus diperkuat Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten...

‎Kolaborasi JMSI NTB–ITDC, Media Gathering Digelar Saat GT World Challenge Asia  ‎  ‎

‎Kolaborasi JMSI NTB–ITDC, Media Gathering Digelar Saat GT World Challenge Asia ‎ ‎

by tamborapost
22 April 2026
0

Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB saat melakukan audiensi dengan manajemen The Mandalika ITDC, Selasa (21/4/2026).‎   ‎KUTA...

‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026

‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026

by tamborapost
19 April 2026
0

DOMPU — Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, memberikan klarifikasi terkait tingginya alokasi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja...

‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB  ‎

‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB ‎

by tamborapost
18 April 2026
0

‎Kenangan almarhum, Sekjen PWI Pusat saat menyerahkan hadiah kepada H. Boy Mashudi sebagai juara lomba karaoke di Hotel Lombok Raya...

Next Post
Hari Menanam Pohon Indonesia, PT STM bersama Warga Hu’u Tanam Ratusan Bibit Pohon

Hari Menanam Pohon Indonesia, PT STM bersama Warga Hu’u Tanam Ratusan Bibit Pohon

‎Blunder Sikap Kadis DPMPD Dompu, Dinilai Membangkang dan Cederai Wibawa Bupati  ‎

‎Blunder Sikap Kadis DPMPD Dompu, Dinilai Membangkang dan Cederai Wibawa Bupati ‎

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

‎Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026  ‎

‎Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026 ‎

23 April 2026
Gebrak DPPKB Dompu 2026, Pelayanan KB Gratis Sasar Wilayah Prioritas…(1)  ‎

Gebrak DPPKB Dompu 2026, Pelayanan KB Gratis Sasar Wilayah Prioritas…(1) ‎

23 April 2026
No Result
View All Result

BERITA TERPOPULER

  • Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rapat Koordinasi Ricuh, Kades dan Camat Kempo Nyaris Adu Jotos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Titian Mas Kecelakaan, Satu Tewas Ditempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Mistik Dibalik Kecelakaan Maut Bus Titian Mas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kronologi Lengkap Tragedi Berdarah di Bima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0




Pos-pos Terbaru

  • ‎Bank NTB Syariah Gandeng GOW Kota Mataram, Apresiasi Perempuan melalui Aksi Sosial di Momentum Hari Kartini 2026 ‎
  • Gebrak DPPKB Dompu 2026, Pelayanan KB Gratis Sasar Wilayah Prioritas…(1) ‎
  • ‎Kolaborasi JMSI NTB–ITDC, Media Gathering Digelar Saat GT World Challenge Asia ‎ ‎
  • ‎Porsi Belanja Pegawai Capai 61,08 Persen, Pemkab Dompu Jelaskan Komponen APBD 2026
  • ‎Kenangan Terakhir Sang Sekjen PWI di Bumi NTB ‎
November 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
« Okt   Des »
November 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
« Okt   Des »

November 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
« Okt   Des »
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN

© 2020 Tamborapost.com