Ketua DPD PKS Dompu, Noval Polandi, SP didampingi Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Dompu, Abdullah, S.Kel dan Ketua Dewan Etik Daerah (DED) PKS Dompu, Muhammad Tahir, ST saat menyampaikan keterangan pers.
DOMPU – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Dompu ke VI tahun 2025 menjadi momentum penting untuk konsolidasi sekaligus menyusun strategi pemenangan Pemilu 2029.
Dalam forum tersebut, PKS menargetkan peningkatan perolehan suara dan kursi legislatif dengan mengedepankan politik pelayanan, transparansi serta kedekatan dengan masyarakat. Seluruh kerja elektoral dipastikan berjalan seiring dengan kerja-kerja kerakyatan, sehingga manfaat yang dirasakan publik menjadi prioritas utama.
“Musda ini kita hajatkan untuk beberapa hal. Pertama, konsolidasi internal PKS Dompu terkait tiga program pusat. Memperbanyak kader, mengukuhkan kaderisasi dan mempersiapkan pemenangan pemilu, meski masih lima hingga enam tahun lagi,” ujar Ketua DPD PKS Kabupaten Dompu, Noval Polandi, ST dalam konferensi pers usai menggelar Musda di Kantor DPD PKS Dompu, Minggu (7/09/2025).
PKS menilai Pemilu 2029 sebagai momentum strategis. Meski pada Pemilu sebelumnya PKS berhasil menempati posisi ketiga secara perolehan suara, namun kursi di DPRD Dompu hanya berjumlah dua. Karena itu, pada Pemilu mendatang PKS menargetkan perolehan lima kursi yang tersebar di seluruh daerah pemilihan.
“Ini momentum mengumpulkan semangat dan komitmen semua pengurus. Target kita lima kursi, insya Allah bisa terisi penuh di semua dapil,” tegasnya.
Selain fokus pada pemilu, Musda juga menegaskan komitmen PKS untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. Sesuai arahan dari DPP, PKS akan segera menjalin silaturahmi dengan Bupati Dompu untuk memperkuat kerja sama dalam agenda pembangunan.
“Setelah Musda ini, kami akan menyampaikan kesiapan PKS untuk bersinergi dengan pemerintah. Sesuai tema kami, kokoh bersama memajukan Dompu untuk Indonesia,” tambahnya.
Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Dompu, Abdullah, S.Kel, menegaskan bahwa pihaknya optimistis menatap Pemilu 2029. Ia menjawab keraguan publik dengan komitmen untuk bekerja keras memperkuat posisi kader serta menjaga konsistensi dalam pembinaan internal partai.
Sementara itu, Ketua Dewan Etik Daerah (DED) PKS Dompu, Muhammad Tahir, ST, menekankan bahwa transformasi PKS selama satu dekade terakhir telah membuktikan kesiapan partai dalam menghadapi berbagai dinamika politik.
Ia menyebut, keberadaan lembaga dewan etik menjadi salah satu pilar penting yang memastikan kader PKS dapat berperilaku sesuai norma di tengah masyarakat.
“Dengan adanya dewan etik, kami bisa memastikan setiap kader tidak hanya menjaga integritas, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Tahir. (di)
![]()










