• Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami
Kamis, 30 April 2026
  • Login
Tamborapost.com
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN
No Result
View All Result
Tamborapost.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

‎EDITORIAL : Hati-hati Meminjamkan Perusahaan

Tambora Post by Tambora Post
8 Januari 2026
in HEADLINE
0
‎EDITORIAL : Hati-hati Meminjamkan Perusahaan

KASUS DUGAAN korupsi Rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Sori Paranggi di Kabupaten Dompu kembali membuka borok lama dalam tata kelola proyek pemerintah. Praktik pinjam bendera perusahaan dan menjamurnya kontraktor dadakan. Fenomena ini bukan cerita baru, tetapi terus berulang dengan pola yang hampir sama, berujung pada proyek bermasalah dan proses hukum.

‎Dalam banyak momentum politik lokal, terutama pasca pemilihan kepala daerah, muncul kontraktor-kontraktor instan yang tiba-tiba “naik kelas”. Mereka mendapatkan proyek bukan karena kompetensi teknis atau rekam jejak profesional, melainkan sebagai balas jasa atas dukungan politik. Ketika kapasitas tidak sejalan dengan tanggung jawab, kualitas pekerjaan menjadi korban pertama.

RELATED POSTS

‎RSUD Dompu Gandeng Kejari, Perkuat Pengawasan Pembangunan dan Rehabilitasi Rumah Sakit

Encop Sopia Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Politik di Universitas Indonesia

‎Kasus Sori Paranggi menjadi contoh konkret. Proyek bernilai lebih dari Rp2,1 miliar itu diduga dikerjakan oleh pihak yang tidak memiliki legalitas perusahaan sendiri. Legalitas CV dipinjam hanya untuk memenuhi syarat administrasi tender. Praktik ini bukan sekadar pelanggaran etika usaha, tetapi sudah masuk wilayah pidana karena membuka ruang manipulasi, pengendalian proyek yang lemah, dan potensi kerugian negara.

‎Lebih ironis lagi, praktik pinjam perusahaan kerap dibiarkan, bahkan difasilitasi. Pejabat yang seharusnya menjadi penjaga gawang administrasi dan kualitas proyek justru lalai atau abai. Ketika fungsi pengawasan melemah, proyek publik berubah menjadi ladang kompromi. Bukan lagi instrumen pelayanan masyarakat.

‎Kerugian negara sebesar Rp638 juta dalam kasus ini bukan angka kecil. Namun, kerugian yang lebih besar adalah rusaknya kepercayaan publik. Infrastruktur irigasi yang seharusnya menopang produktivitas petani justru menjadi simbol kegagalan tata kelola dan ketidakseriusan dalam menjaga uang rakyat.

‎Penahanan tiga tersangka oleh Kejaksaan Negeri Dompu patut diapresiasi sebagai langkah penegakan hukum. Namun penindakan saja tidak cukup. Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengadaan barang dan jasa, termasuk menutup celah praktik pinjam bendera dan memastikan proyek hanya dikerjakan oleh pihak yang benar-benar kompeten.

‎Pesan penting dari kasus ini jelas.  Meminjamkan perusahaan bukan perkara sepele. Bagi pemilik perusahaan, praktik tersebut adalah pintu masuk risiko hukum. Bagi pejabat, pembiaran adalah bentuk kelalaian serius. Dan bagi publik, ini menjadi pengingat bahwa korupsi sering kali berawal dari kompromi kecil yang dibiarkan membesar.

‎Jika praktik ini terus ditoleransi, maka proyek berkualitas buruk dan kasus hukum serupa hanya tinggal menunggu waktu. Negara dirugikan, rakyat dikecewakan, dan hukum kembali sibuk membersihkan akibat dari kesalahan yang sebenarnya bisa dicegah sejak awal. (Saudi)

‎

Loading

Tags: EditorialKasus Korupsipinjam bendera

Related Posts

‎RSUD Dompu Gandeng Kejari, Perkuat Pengawasan Pembangunan dan Rehabilitasi Rumah Sakit

‎RSUD Dompu Gandeng Kejari, Perkuat Pengawasan Pembangunan dan Rehabilitasi Rumah Sakit

by tamborapost
29 April 2026
0

DOMPU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu resmi menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Dompu melalui penandatanganan Perjanjian Kerja...

Encop Sopia Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Politik di Universitas Indonesia

Encop Sopia Raih Gelar Doktor Bidang Ilmu Politik di Universitas Indonesia

by tamborapost
29 April 2026
0

DAMAR BANTEN - Encop Sopia resmi berhak menyandang gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan promotor, Co promotor, dan Tim...

‎Rp1,2 Miliar per Tahun Dana Vokasi Dompu Diperiksa Polda NTB  ‎

‎Rp1,2 Miliar per Tahun Dana Vokasi Dompu Diperiksa Polda NTB ‎

by tamborapost
28 April 2026
0

DOMPU — Program pendidikan vokasi hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Dompu dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) kini masuk radar penyidik Tindak...

‎Jejak Rp 23,48 Miliar Dana Cukai Tembakau: Dari Irigasi Retak hingga Pesta Perjalanan Dinas  ‎

‎Jejak Rp 23,48 Miliar Dana Cukai Tembakau: Dari Irigasi Retak hingga Pesta Perjalanan Dinas ‎

by tamborapost
27 April 2026
0

Nampak seorang petani di Dusun Pasir Putih Desa Calabai saat menunjuk papan informasi proyek saluran irigasi yang bersumber dari DBHCHT...

Jelang Seleksi NTB, PWI Dompu–Bima Matangkan Atlet Lewat Pertandingan Persahabatan  ‎

Jelang Seleksi NTB, PWI Dompu–Bima Matangkan Atlet Lewat Pertandingan Persahabatan ‎

by tamborapost
26 April 2026
0

‎DOMPU — Menjelang ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 yang akan digelar di Lampung, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten...

Next Post
‎Penahanan Tersangka Dugaan Korupsi Sori Paranggi Dinilai Prematur, Advokat Singgung Semangat KUHAP Baru

‎Penahanan Tersangka Dugaan Korupsi Sori Paranggi Dinilai Prematur, Advokat Singgung Semangat KUHAP Baru

‎Info APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026…(2) ‎

‎Info APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026...(2) ‎

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

‎RSUD Dompu Gandeng Kejari, Perkuat Pengawasan Pembangunan dan Rehabilitasi Rumah Sakit

‎RSUD Dompu Gandeng Kejari, Perkuat Pengawasan Pembangunan dan Rehabilitasi Rumah Sakit

29 April 2026
Melalui Program GENTING, DPPKB Dompu Hadirkan Bantuan Nutrisi bagi Keluarga Risiko Stunting di Desa Sorisakolo

Melalui Program GENTING, DPPKB Dompu Hadirkan Bantuan Nutrisi bagi Keluarga Risiko Stunting di Desa Sorisakolo

29 April 2026
No Result
View All Result

BERITA TERPOPULER

  • Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    Ini Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu di Dompu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rapat Koordinasi Ricuh, Kades dan Camat Kempo Nyaris Adu Jotos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bus Titian Mas Kecelakaan, Satu Tewas Ditempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Mistik Dibalik Kecelakaan Maut Bus Titian Mas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Kronologi Lengkap Tragedi Berdarah di Bima

    0 shares
    Share 0 Tweet 0




Pos-pos Terbaru

  • ‎RSUD Dompu Gandeng Kejari, Perkuat Pengawasan Pembangunan dan Rehabilitasi Rumah Sakit
  • Melalui Program GENTING, DPPKB Dompu Hadirkan Bantuan Nutrisi bagi Keluarga Risiko Stunting di Desa Sorisakolo
  • ‎DPPKB Dompu Salurkan Bantuan Nutrisi Program GENTING untuk Keluarga Rentan Stunting di Desa Mumbu
  • ‎DPPKB Dompu Distribusikan Bantuan Nutrisi untuk Keluarga Risiko Stunting di Desa Karamabura ‎
  • Menuju Dompu Bebas Stunting, Ini Kunci yang Harus Dijaga ‎
Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des   Feb »
Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des   Feb »

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des   Feb »
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Syarat Penggunaan
  • Kontak Kami

© 2020 Tamborapost.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • KESEHATAN
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • UMUM
  • PEDESAAN

© 2020 Tamborapost.com